Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jalanan di Dalam UNS Menyiksa, Mahasiswa Baru Harus Hati-hati dan Waspada!

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
14 Juni 2025
A A
Jalanan di Dalam UNS Menyiksa, Mahasiswa Baru Harus Hati-hati dan Waspada!

Jalanan di Dalam UNS Menyiksa, Mahasiswa Baru Harus Hati-hati dan Waspada!

Share on FacebookShare on Twitter

Kau bisa bicara banyak hal tentang UNS. Kau bisa bicara tentang, prestasi misalnya. Atau bicara bahwa kampus ini dikelilingi banyak kuliner enak di Solo. Tapi, saya yakin, ada satu hal yang hampir tak pernah dibicarakan tentang salah satu kampus terbaik di Solo ini, yaitu jalanan kampus UNS yang jauh dari kata layak.

FYI, UNS itu luas. Dan kampus yang luas, pasti punya banyak jalan percabangan, menikung dan naik turun. Jadi bisa dibayangkan jalanan dalam UNS itu seperti apa. Mungkin bagi kalian yang motornya Mio karbu, mengelilingi UNS bisa menghabiskan setengah tangki bensin karena UNS itu luas.

Tapi kalau cuman perkara luas, harusnya tak ada masalah. Toh, banyak kampus luas tapi jalanannya nggak pernah dianggap menyiksa. Nah, saya jelaskan kenapa untuk kasus UNS ini, ceritanya beda.

Jalanan UNS yang kebanyakan menggunakan paving

Kebanyakan jalan di dalam UNS itu menggunakan paving, walaupun ada juga beberapa jalan yang menggunakan aspal. Sebetulnya tidak masalah kalau jalanan di dalam UNS itu menggunakan paving tetapi jika dirawat atau diperhatikan kualitasnya. Sebab, paving, kalau tidak dirawat, justru bikin nggak nyaman.

Pertama, jelas nggak nyaman karena nggak rata. Nggronjal, istilah Jawanya. Terus, permukaan paving jelas tidak “digigit” oleh ban sebagus aspal. Ditambah lagi saat musim hujan tiba, banyak paving yang menjadi licin karena ada lumut ini bisa terjadi karena tidak pernah dibersihkan.

Sudah banyak mahasiswa yang menjadi korban, saya sudah pernah melihat sendiri di depan mata. Termasuk saya yang hampir jatuh saat belok di kondisi paving yang basah dan berlumut karena habis hujan.

Kurang penerangan

Bukan mahasiswa rasanya kalau nggak pernah pulang kuliah malam hari. Itu biasa saja. Tapi beda cerita kalau di UNS. Pulang di kala gelap, itu nggak cuman uji nyali, tapi juga uji keselamatan.

Banyak titik jalan yang gelap karena tidak ada penerangan sama sekali. Sebetulnya ada lampu jalan tetapi entah kenapa lampu itu tidak pernah dinyalakan sama sekali. Entah karena rusak, atau justru karena tidak peduli. Dua-duanya sama saja, intinya, GELAP!

Baca Juga:

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

Pelit cermin cembung

Seperti yang sudah saya tuliskan di awal tadi, kalau jalanan di dalam UNS itu banyak tikungan yang tentunya membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Dan banyak tikungan yang terdapat blind spot di situ. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, biasanya ada cermin cembung agar pengendara bisa melihat dari banyak arah.

Cuman nih, cermin cembung di UNS itu kurang memadai. Sebetulnya sudah ada cermin cembung di tikungan jalan UNS, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Padahal tikungan yang punya blind spot ada banyak lho. Saya jadi bertanya-tanya, apakah keselamatan mahasiswa itu bukan prioritas?

Itulah alasan saya kenapa saya anggap jalanan di dalam UNS itu menyiksa mahasiswa. Semoga aja ada perubahan dan bagi mahasiswa baru jangan kaget. Yang penting ati-ati aja, nggak berarti kampus itu buruk atau gimana kok. Universitas Sebelas Maret tetaplah kampus terbaik di Solo. Selamat datang buat mahasiswa baru, yang penting hati-hati aja.

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kuliah di UNS Memang Murah, tapi Panas dan Bau Sampah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2025 oleh

Tags: cermin cembungjalan kampuspavingsoloUNS
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi terminal mojok

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi

10 November 2021
Hargai Orang yang Belajar Bahasa Jawa, dong. Jangan Sedikit-sedikit Dibilang Nggak Pantas terminal mojok.co

Panduan Dasar Bahasa Jawa yang Solo Banget

11 Desember 2020
Solo Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan Mojok.co

Solo Memang Tidak Kalah dari Jakarta, Tidak Kalah Memprihatinkan

18 Desember 2023
Mustahil UNS Menyediakan Sepeda Listrik seperti UI, Bus Kampus dan Mobil Listrik Saja Jadi Pajangan

Mustahil UNS Menyediakan Sepeda Listrik seperti UI, Bus Kampus dan Mobil Listrik Saja Jadi Pajangan

15 Juli 2024
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

27 Januari 2026
Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan Mojok.co

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan

3 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

2 Juni 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B Terminal

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

27 Mei 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.