Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Pantura Rembang Adalah Jalan Nasional Terburuk, Tidak Pernah Benar-benar Layak Dilewati

Mochamad Firman Kaisa oleh Mochamad Firman Kaisa
26 November 2025
A A
Jalan Pantura Rembang Adalah Jalan Nasional Terburuk, Tidak Pernah Benar-benar Layak Dilewati

Jalan Pantura Rembang Adalah Jalan Nasional Terburuk, Tidak Pernah Benar-benar Layak Dilewati (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dua lajur untuk semua jenis kendaraan

Salah satu masalah inti Jalan Pantura Rembang adalah lebarnya yang tidak ideal. Ruas jalan banyak titik hanya memiliki dua lajur. Satu untuk kendaraan besar, satu untuk kendaraan kecil. Tidak ada jalur khusus motor dan tidak ada bahu jalan yang memadai. Desain ini jelas tidak cocok untuk arus kendaraan sepadat Pantura, terutama karena kawasan ini dilalui truk logistik dari berbagai daerah.

Kondisi sempit ini menyebabkan motor dan mobil kecil sering tertekan oleh truk besar yang mendominasi lajur utama. Banyak pengendara terpaksa melaju sangat dekat dengan tepi jalan, yang sayangnya sering kali berlubang. Ketika dua truk bersisian atau ketika ada truk parkir di tepi jalan, arus lalu lintas langsung tersendat. Situasi ini terjadi hampir setiap hari, terutama di jam sibuk.

Selain membuat perjalanan lambat, jalur sempit ini juga meningkatkan risiko kecelakaan. Sebab pengendara tidak memiliki ruang untuk menghindar ketika ada hambatan mendadak.

Jalan berlubang, masalah yang terus berulang di Jalan Pantura Rembang

Lubang di Pantura Rembang bukan hanya persoalan estetika, tetapi persoalan keselamatan. Hampir setiap musim hujan, lubang muncul di berbagai titik. Ukurannya bervariasi, dari lubang kecil yang hampir tak terlihat hingga lubang besar yang bisa membuat kendaraan terpental.

Tambalan jalan memang dilakukan, tetapi sifatnya sementara. Karena volume truk sangat tinggi, tambalan cepat rusak dan kembali menganga. Siklus ini terus berulang sepanjang tahun. Beberapa titik bahkan menjadi langganan kerusakan karena struktur tanah yang tidak stabil dan sistem drainase yang buruk.

Bagi pengendara motor, lubang di Jalan Pantura Rembang ini menjadi momok. Tidak sedikit kasus pengendara jatuh karena roda terperosok atau kehilangan kendali.

Jalan nasional yang melintas di tengah kota

Masalah lain yang jarang dibahas adalah fakta bahwa Jalan Pantura Rembang ini melewati jantung kota. Artinya, aktivitas kota seperti sekolah, pasar, perkantoran, dan permukiman berada tepat di sepanjang jalur jalan nasional. Kondisi ini membuat tingkat kepadatan semakin tinggi karena lalu lintas lokal bertemu langsung dengan arus kendaraan antarprovinsi.

Ketika jam masuk sekolah, anak-anak harus menyeberang di tengah lalu lintas truk. Pedagang pasar yang membawa barang juga harus bersaing ruang dengan kendaraan besar. Interaksi antara dua jenis lalu lintas ini tidak ideal dan sering menjadi penyebab kemacetan maupun kecelakaan.

Baca Juga:

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

Banyak kota di Indonesia telah memindahkan jalur nasional ke lingkar luar kota untuk mengurangi beban pusat kota. Namun di Rembang, solusi ini belum terealisasi. Akibatnya, kota menjadi ikut menanggung dampak dari arus lalu lintas skala nasional.

Banyaknya truk melintas di Jalan Pantura Rembang

Pantura Rembang adalah salah satu jalur favorit truk pengangkut logistik. Dari truk pasir, truk expedisi, hingga trailer kontainer, semuanya melewati jalur ini. Tidak jarang juga ditemukan truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang secara aturan seharusnya tidak diizinkan melintas, tetapi pada kenyataannya tetap lewat.

Dominasi truk ini membuat jalan cepat rusak karena beban yang ditanggung melebihi kapasitas desain. Selain itu, truk yang melaju lambat di tanjakan atau tikungan sering menyebabkan antrian panjang. Ketika ada truk mogok, maka perjalanan bisa terhambat berjam-jam.

Bagi pengendara kendaraan kecil, melaju di belakang truk bisa sangat menyulitkan, apalagi karena sebagian truk menutupi hampir seluruh pandangan ke depan. Situasi ini membuat pengendara motor dan mobil harus ekstra waspada.

Tingkat kecelakaan yang tinggi

Gabungan jalur sempit, truk besar, jalan tidak rata, dan lubang yang tak terhindarkan membuat tingkat kecelakaan di Jalan Pantura Rembang tergolong tinggi. Laporan tahunan kepolisian mencatat Rembang sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di jalur Pantura Jawa Tengah. Mayoritas kecelakaan melibatkan roda dua, terutama karena pengendara menghindari lubang atau tersenggol kendaraan lain dalam kondisi jalur yang terbatas.

Kecelakaan yang melibatkan truk pun tidak sedikit, terutama di daerah tikungan atau di titik menanjak. Banyak pengendara tidak menyadari bahwa mereka berada di titik buta truk, sehingga tabrakan sering terjadi ketika kendaraan kecil mencoba menyalip.

Tantangan perbaikan Jalan Pantura Rembang

Pantura Rembang menghadapi banyak persoalan sekaligus, jalur sempit, lubang yang terus muncul, dominasi truk berat, jalan nasional yang memotong pusat kota, dan tingkat kecelakaan yang tinggi. Semua masalah ini saling terkait dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan perbaikan tambal-sulam.

Jika pemerintah ingin kondisi Pantura Rembang benar-benar membaik, solusi jangka panjang harus diprioritaskan, pelebaran jalan, pembangunan jalur lingkar kota, pengawasan truk ODOL, dan perbaikan struktur tanah serta drainase. Tanpa langkah-langkah tersebut, Pantura Rembang akan tetap menjadi salah satu ruas jalan nasional yang paling bermasalah dan paling menguras kesabaran pengendara.

Penulis: Mochamad Firman Kaisa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalur Pantura Rembang-Tuban, Jalan Paling Indah Se-Pantura dengan Pemandangan Bibir Pantai yang Memikat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 November 2025 oleh

Tags: jalan nasionaljalan pantura rembangjalur panturakabupaten rembangpanturarembang
Mochamad Firman Kaisa

Mochamad Firman Kaisa

Alumni UIN Sunan Kalijaga yang sekarang bekerja sebagai guru di MAN 2 Rembang. Pemerhati politik dan sosial budaya.

ArtikelTerkait

Ayam dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang (Unsplash)

Ayam Jago dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang

12 Mei 2023
Jalur Pantura Tegal Meresahkan Pengendara karena Punya Segudang Masalah

Jalur Pantura Tegal Meresahkan Pengendara karena Punya Segudang Masalah

8 Maret 2024
5 Alasan Jalur Pantura Situbondo Rawan Kecelakaan

Jalur Pantura, Jalur Khusus Kaum Tangguh!

2 Maret 2023
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Jalur Pantura Kendal Nggak Berubah dari Dulu, Masih Mengancam Nyawa Pengendara

Jalur Pantura Kendal Nggak Berubah dari Dulu, Masih Mengancam Nyawa Pengendara

7 Maret 2025
Kabupaten Bogor yang Membuat Salah Paham Orang Kudus (Unsplash)

Fakta Kabupaten Bogor: Jauh dari Pusat Kota dan Membuat Beberapa Orang Kudus Kenalan Saya Jadi Salah Paham

21 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat
  • Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal
  • Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang
  • Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan
  • Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah
  • Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.