Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
29 November 2023
A A
Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia (Mfikriansori via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Margonda Raya Depok sebenar-benarnya neraka bagi para pengendara. Mumet deh kalau lewat sini tiap hari!

Kalau rakyat Indonesia bikin acara penghargaan untuk setiap kota, nampaknya Depok bakal memborong banyak piala. Kota kelahiran penyanyi dangdut Ayu Ting Ting itu paling nggak akan menyabet kategori terajaib dan teraneh. Tanpa menggali ingatan terlalu dalam, kita pun sudah paham kalau fenomena-fenomena ajaib bin aneh pernah terjadi di Depok. Sebut saja babi ngepet, keranda terbang, sampai warga mengaku nabi.

Di samping dua penghargaan itu, Depok juga akan menjadi nominasi terkuat di kategori jalanan paling problematik. Buat kamu yang belum tahu, Depok ini punya Jalan Margonda Raya yang tak ubahnya neraka di dunia. Seandainya kamu punya teman warga Depok yang tiap hari lewat Jalan Margonda, coba pastikan kondisi fisik dan psikisnya baik-baik saja.

Jalan Margonda Raya di Depok ini permasalahannya sudah bukan lagi sepele. Mari kita lihat seberapa problematiknya Jalan Margonda Raya sampai bisa memenangkan penghargaan ini.

#1 Jalan Margonda Raya Depok macet setiap hari

“Alah, macet mah biasa.”

No. Big no. Jangan normalisasikan macet. Ini adalah PR besar bagi setiap kepala daerah untuk diselesaikan. Jangan anggap seakan-akan macet itu hal lumrah. Kalau kita sebagai warga saja menjadikan kemacetan sebagai hal yang biasa, apalagi kepala daerah? Bisa-bisa 5 tahun mereka nggak kerja apa-apa, dong.

Balik lagi ke masalah Jalan Margonda Raya di Depok yang pertama, yaitu macet. Kemacetan di jalan sepanjang 6,5 kilometer ini sudah ditahap nggak tertolong lagi. Jalan Margonda Raya yang notabene adalah akses utama bagi para pelaju yang bekerja di Jakarta selalu penuh sesak kendaraan tiap hari, utamanya pada jam berangkat dan pulang kantor. Berbagai macam kendaraan tumpah ruah di Jalan Margonda ini, merayap dengan kecepatan di bawah 10 kilometer per jam.

Kemacetan ini memicu orang-orang jadi egois dan nggak taat peraturan. Mereka yang nggak sabar menunggu pasti akan membawa kendaraannya naik ke trotoar dan melaju di area yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

#2 Langganan banjir

Di saat orang-orang menanti turunnya hujan, kayaknya warga yang tinggal maupun lewat Jalan Margonda Raya Depok justru was-was. Soalnya tiap turun hujan deras, jalan yang menggunakan nama tokoh sejarah Indonesia ini pasti auto tergenang.

Banjir di Jalan Margonda bukan sekali atau dua kali terjadi. Tiap tahun jalan ini selalu disambangi banjir. Ketinggian banjirnya juga beragam, mulai dari 40 cm sampai setinggi bodi motor. Banjir justru kian parah saat ada proyek galian kabel di sekitaran jalan ini. Kudu banyakin sabar sih kalau berangkat dan pulang kerja di musim penghujan lewat Jalan Margonda Raya Depok ini.

#3 Bongkar pasang trotoar di Jalan Margonda Raya Depok

Entah apa yang dipikirkan pemerintah Kota Depok. Sudah berbulan-bulan trotoar di Jalan Margonda Raya Depok ini dalam proyek revitalisasi. Kalau dibenerin biar jadi lebih bagus dan layak mah nggak masalah, ya. Tapi bukannya bikin pejalan kaki nyaman, trotoar yang baru saja ditata malah dibongkar lagi. Sederhana, tapi bikin warga marah.

Proyek revitalisasi trotoar jalan ini pasti memakan anggaran yang nggak sedikit. Bayangkan saja, proyek yang baru saja selesai tiba-tiba diulang lagi dari awal. Revisi skripsi pun kayaknya nggak separah itu.

Akibatnya, baik pejalan kaki maupun pengendara lagi-lagi terganggu dengan proyek penataan trotoar di Jalan Margonda Raya Depok. Sisa-sisa karung dan pasir galian yang menggunung memicu kemacetan makin parah. Sudah gitu ukuran trotoar di Jalan Margonda juga kecil, yaitu hanya 6 langkah orang dewasa. Berjalan kaki di Margonda sama saja dengan menantang maut. Trotoar nggak bisa buat lewat. Kalau bisa lewat pun hak pejalan kaki diambil oleh pengendara egois. Hadeeeh.

#4 Jalan yang rawan kecelakaan

Jalan Margonda Raya yang bisa dibilang menjadi jantung Kota Depok ini dilewati jutaan kendaraan tiap harinya. Sayangnya, pengetahuan, kedisiplinan, dan keahlian berkendara orang-orang yang melintas di sini masih rendah. Buktinya, kecelakaan terlampau sering terjadi di jalan ini.

Di samping faktor human error, kondisi jalan juga kerap berpengaruh pada peluang terjadinya kecelakaan. Misalnya saja separator jalan di Margonda yang dulu sering banget bikin mobil nyangkut.

Selain sudah memakan banyak nyawa dan menyebabkan banyak orang luka-luka, kecelakaan di Jalan Margonda Raya Depok otomatis bikin macet makin panjang juga. Tahu sendiri kan kebiasaan rakyat Indonesia yang suka mengerubungi TKP. Selain itu, dasarnya Jalan Margonda juga sudah padat dan lebar jalan nggak luas-luas amat ikut menjadi faktor pemicu makin panjangnya antrean kendaraan.

Jalan Margonda Raya Depok dengan segala problemanya membuat jalan ini pantas mendapatkan “penghargaan” atau minimal mendapat gelar “neraka”. Hanya pengendara-pengendara tangguh yang kuat melintasi jalan ini setiap hari. Apalagi mereka jugalah yang menjadi kelinci percobaan wacana pemerintah yang (hampir akan) memberlakukan wacana jalan berbayar dan ganjil genap. Yah, intinya selagi belum nemu jalan baru, sabar aja deh kalau lewat Jalan Margonda Raya ini.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Terjebak di Jalan Raya Muchtar, Cara Terburuk Menghabiskan Waktu di Kota Depok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2023 oleh

Tags: depokJalan Margonda RayaJawa BaratKota Depokpilihan redaksi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bikin Pelanggan Kesal Saat Beli Nasi Padang

Dear Zee JKT48, Kamu Nggak Salah kok Makan Nasi Padang Pakai Sendok

8 Januari 2023
Kerja Full Time sebagai Musisi Kafe Ternyata Masuk Akal dan Menguntungkan Juga

Kerja Full Time sebagai Musisi Kafe Ternyata Masuk Akal dan Menguntungkan Juga

29 Oktober 2023
7 Informasi Penting yang Perlu Kamu Tahu Soal Hyundai STARGAZER! Terminal Mojok.co

7 Informasi Penting yang Perlu Kamu Tahu Soal Hyundai STARGAZER!

1 Agustus 2022
3 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Kota Bandung yang Bikin Puasa Kamu Nggak Berasa, Tahu-tahu Sudah Azan Magrib!

3 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Kota Bandung yang Bikin Puasa Kamu Nggak Berasa, Tahu-tahu Sudah Azan Magrib

19 Maret 2024
Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu terminal mojok.co

Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu

13 Januari 2022
Calo Kerja, Sisi Gelap di Balik Gemerlapnya Cikarang Kota Industri

Calo Kerja, Sisi Gelap di Balik Gemerlapnya Cikarang Kota Industri

21 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

28 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.