Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Jawa Jember, Jalan Paling Ruwet Se-Jember yang Menyiksa Pejalan Kaki

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
14 Februari 2024
A A
Jalan Jawa Jember, Jalan Paling Ruwet Se-Jember yang Menyiksa Pejalan Kaki Mojok.co

Jalan Jawa Jember, Jalan Paling Ruwet Se-Jember yang Menyiksa Pejalan Kaki (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Jawa Jember adalah salah satu jalan paling sibuk di Kota Tembakau. Manusia dengan berbagai kepentingan dan kegiatan tumpah ruah di jalan ini, mulai dari pelajar hingga pedagang. Tidak heran kalau sehari-hari jalan ini cukup padat. Bahkan, Jalan Jawa Jember bisa berubah menjadi sangat menyebalkan di saat-saat tertentu.

Tidak sekadar sibuk, Jalan Jawa Jember menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan. Bagaimana tidak, setiap hari ada saja persoalannya, mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi jalan yang nggak ramah pejalan kaki sama sekali. 

Jalan Jawa Jember yang super sibuk

Jalan Jawa Jember termasuk ke dalam area kampus Universitas Jember (Unej). Namun, pengguna jalan ini tidak hanya mahasiswa kampus itu saja. Ratusan pelajar juga melewati jalan ini sehari-hari. Asal tahu saja, di dekat jalan ini terletak beberapa sekolah seperti SMPN 3 Jember dan SMAN 2 Jember. 

Selain dilewati mahasiswa dan pelajar, Jalan Jawa Jember menjadi akses ke kantor-kantor dinas. Salah satunya, Dispendukcapil Kabupaten Jember. Sudah terbayang betapa sibuknya jalan ini kan? Apalagi ketika jam berangkat dan pulang kerja. 

Jalan yang ramai bagaikan magnet bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Sepanjang trotoar Jalan Jawa Jember terdapat PKL yang menjajakan berbagai macam dagangan. Mereka buka pagi hingga malam karena kawasan itu memang jarang sepi.

Tidak sekadar pedagang kaki lima, sepanjang jalan itu juga bermunculan parkir liar. Jelas situasi ini menimbulkan lalu lintas yang ruwet. Sudah Jalan Jawa Jember memang padat, ditambah jalan yang menyempit karena parkir liar.

Belum selesai sampai di situ, kondisi jalan semakin rumit dengan kehadiran Sistem Satu Arah (SSA) secara berkala. Sebenarnya SSA bertujuan baik, mempermudah lalu lalang kendaraan di kawasan tersebut. Namun, penerapannya sering kali justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara. Banyak yang menilai merepotkan dan tidak berdampak signifikan. 

Tidak ramah pejalan kaki

Deskripsi di atas sepertinya cukup untuk menggambarkan betapa ruwetnya Jalan Jawa Jember. Keruwetan itu tidak hanya dirasakan oleh pengendara, tapi juga pejalan kaki. Bayangkan saja, PKL yang memenuhi trotoar membuat para pejalan kaki tidak punya ruang untuk berjalan. Ingin berjalan dipinggir jalan, sudah ada parkir liar. 

Baca Juga:

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Pejalan kaki harus berjalan sisi luar parkir liar ketika melewati jalan ini. Di mana pejalan kaki harus bersinggungan langsung dengan kendaraan yang melaju. Betul-betul tidak aman, sangat rawan terjadi kecelakaan. Namun, mereka tidak punya pilihan lain. 

Sebenarnya pemerintah pernah menerapkan beberapa kebijakan untuk mengurai rumitnya jalan ini. Salah satunya menertibkan PKL. Permasalah PKL seolah menjadi masalah yang menahun di jalan ini, konon sudah sejak 20 tahun yang lalu. Namun, hingga saat ini tidak kunjung terlihat hasilnya. 

Saya rasa memang perlu upaya lebih serius untuk menertibkan PKL di Jalan Jawa Jember. Selain itu, supaya jalan ini semakin ramah pejalan kaki, pemerintah juga perlu mengatasi parkir liar di badan jalan. Segera kembalikan trotoar dan jalan sebagaimana mestinya, sehingga jalan ini bisa lebih ramah dan aman untuk pengguna jalan kaki maupun pengguna jalan lain, tanpa terkecuali.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Di mata orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2024 oleh

Tags: jalan jawajalan jawa jemberjemberparkir liarpejalan kakiPKL
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

3 Mitos Pantai Payangan Jember yang Banyak Dipercaya Orang Terminal Mojok

3 Mitos Pantai Payangan Jember yang Banyak Dipercaya Orang

23 Februari 2022
Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Perjalanan Terlama yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Rute Perjalanan Terpanjang yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

25 Juli 2023
UNJ Kampus yang Nggak Ramah Pejalan Kaki, tapi Ramah ke Pengendara Mobil Mojok.co

UNJ Kampus Negeri yang Nggak Ramah Pejalan Kaki, tapi Ramah ke Pengendara Mobil

13 Februari 2024
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan ‘Parkir Gratis’!

2 Januari 2026
Jalan Persatuan UGM Surganya Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara dan Pejalan Kaki Mojok.co

Jalan Persatuan UGM Surganya Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara dan Pejalan Kaki

10 Maret 2025
Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur (Pexels)

Banyuwangi dan Jember Terlalu Sering Disepelekan Jawa Timur

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.