Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
4 Februari 2024
A A
Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka

Pengantin Baru Dilarang Lewat 3 Jalan di Jogja Ini karena Bisa Celaka (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian adalah pengantin baru yang mau jalan-jalan di Jogja, pastikan kalian nggak lewat ketiga jalan ini, ya!

Lantaran lahir dan tumbuh besar di pelosok desa, sejak kecil saya sudah akrab dengan berbagai mitos yang beredar di masyarakat. Bahkan waktu masih kecil dulu, ibu kerap melarang saya melakukan hal-hal yang katanya pamali. Misalnya, nggak boleh duduk di atas bantal karena bisa bisulan, nggak boleh makan sambil tiduran kalau nggak mau berubah jadi ular, dan bahkan nggak boleh keluar rumah di waktu magrib biar nggak digondol genderuwo.

Selain mitos soal sehari-hari, rupanya ada sejumlah mitos di kalangan masyarakat Jogja yang berkaitan dengan hubungan percintaan. Salah satu mitos yang terkenal adalah larangan mengunjungi Candi Prambanan bagi sepasang kekasih karena bisa bikin putus. Nggak berhenti di situ, ada juga mitos soal pengantin baru yang konon katanya dilarang melewati beberapa jalan di Jogja.

Menurut beberapa cerita, pengantin baru yang nekat melintas di beberapa jalan Jogja ini bakal mendapat malapetaka. Berikut tiga jalan di Jogja yang nggak boleh dilewati pengantin baru.

#1 Lewat Jembatan Jirak konon bikin rumah tangga nggak langgeng

Jalan di Jogja pertama yang konon nggak boleh dilewati pengantin baru adalah Jembatan Jirak. Jembatan ini terletak di Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Warga sekitar sejak dulu menganggap angker jalanan satu ini. Banyak orang yang menghubungkan tingginya angka kecelakaan di sini dengan gangguan jin atau setan.

Konon katanya, Jembatan Jirak sudah ada sejak masa kolonial Belanda atau sekitar 300 tahun yang lalu. Jembatan satu ini dulu menghubungkan Kecamatan Semanu dan Kota Wonosari. Dulu jembatannya terbuat dari kayu. Akan tetapi karena sering hanyut terbawa arus sungai di bawahnya, jembatan ini pun dibangun secara permanen dengan pondasi yang lebih kuat.

Mitos yang beredar, pengantin baru nggak dianjurkan melewati jalan di Jogja ini jika usia pernikahannya belum genap 40 hari. Konon, kalau ada pengantin baru yang nekat melintas di Jembatan Jirak akan mendapat malapetaka dan hubungan rumah tangganya nggak langgeng.

Warga sekitar biasanya akan mencari jalan alternatif untuk menghindari jembatan ini. Bahkan ada beberapa pihak keluarga calon pengantin yang memberikan beberapa sesaji di bawah Jembatan Jirak agar “penunggu jembatan” nggak mengganggu pesta pernikahan.

Baca Juga:

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

#2 Perempatan Palbapang, salah satu jalan di Jogja yang nggak boleh dilewati pasangan pengantin baru

Sepertinya masyarakat Jogja sudah familier dengan cerita soal perempatan Palbapang, Bantul. Perempatan yang terletak sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Jogja ini memang menyimpan mitos yang cukup mengerikan. Konon, kalau ada orang sakit yang lewat sini sakitnya bakal bertambah parah, bahkan bisa meninggal!

Mitos soal jalan di Jogja ini nggak berhenti sampai situ. Sepasang pengantin baru atau rombongan pengantar pengantin juga dilarang melintas di sini. Katanya kalau nekat melintasi perempatan Palbapang, pernikahannya akan sering mendapat musibah.

Seumpama kalian adalah pengantin baru yang nggak bisa menghindari perempatan ini, kalian dianjurkan untuk melepas ayam di area perempatan dan meletakkan sesaji. Katanya sih hal ini dilakukan sebagai penolak bala agar acara pernikahan berjalan lancar dan terhindar dari marabahaya.

#3 Kalau memaksa lewat Jalan Watu Manten dianjurkan untuk memberi sesajen agar terhindar dari celaka

Beberapa tahun lalu, cerita soal Watu Manten (Batu Temanten) sempat bikin heboh masyarakat Gunungkidul. Konon batu tersebut nggak bisa dipecahkan oleh petugas proyek. Alat berat yang digunakan untuk menghancurkan batu bahkan mendadak mati.

Batu keramat yang berada di Desa Semugih, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul itu rupanya menyimpan kisah cinta yang tragis. Konon, dulu ada sepasang pengantin yang berteduh di bawah pohon. Saat mereka tengah berteduh, tiba-tiba terjadi longsor. Nahas, pengantin baru tersebut tertimpa batu dan akhirnya meninggal dunia.

Akhirnya setelah kejadian itu, warga secara turun-temurun melestarikan petilasan Watu Manten. Pengantin baru yang usia pernikahannya belum genap 5 hari bahkan dilarang melintas di jalan Jogja satu ini. Katanya kalau tetap memaksa lewat sini, dianjurkan untuk memberikan sesaji agar terhindar dari malapetaka.

Terserah kalian mau percaya atau nggak pada cerita soal ketiga jalan di Jogja tadi. Pesan saya, entah kalian pengantin baru atau bukan, berdoa dan beribadah pada Tuhan Yang Maha Esa adalah hal utama yang nggak boleh dilewatkan. Itu yang paling penting.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Tambak-Bendo Jogja, Jalan Kecil Penghubung Jogja, Bantul, Sleman yang Bikin Kapok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2024 oleh

Tags: Bantulcalon pengantinGunungkiduljalanjalan di jogjaJogjaMitosmitos pernikahanpamalipengantin baru
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Bus Ekonomi Mustika, Penguasa Jalanan Semarang-Jogja: Dulu Jadi Andalan, Sekarang Berkawan Sepi

Bus Ekonomi Mustika, Penguasa Jalanan Semarang-Jogja: Dulu Jadi Andalan, Sekarang Berkawan Sepi

29 September 2023
jilu

Gagal Nikah Gara-Gara Larangan Menikah Anak Pertama dengan Anak Ketiga (JiLu)

4 September 2019
Salah Paham Terkait Malioboro Jogja yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang bahkan oleh Orang Jogja Sendiri

Salah Paham Terkait Jalan Malioboro Jogja yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang, bahkan oleh Orang Jogja Sendiri

3 November 2025
Cari Kos Murah di Jogja Ibarat Mencari Jarum di Tumpukan Jerami 10 Ton, Susahnya Minta Ampun!

Cari Kos Murah di Jogja Ibarat Mencari Jarum di Tumpukan Jerami 10 Ton, Susahnya Minta Ampun!

17 Juli 2022
Penamaan Kampung di Jogja yang Terinspirasi dari Prajurit Keraton terminal mojok.co

Nggak Usahlah Ndakik-Ndakik Bicarain Romantisasi Jogja

30 November 2019
Pantai Gesing Gunungkidul, Tempat Terbaik buat Healing dan Berburu Ikan Segar yang Kini Tinggal Kenangan

Pantai Gesing Gunungkidul, Tempat Terbaik buat Healing dan Berburu Ikan Segar yang Kini Tinggal Kenangan

20 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda PCX 160 Dibuat Ceper, Modifikasi Motor yang Saya Harap Lenyap dari Jalanan

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.