Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan

Nur Anisa Budi Utami oleh Nur Anisa Budi Utami
9 September 2025
A A
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Masih muda kok mau sih jadi guru PAUD?” Pertanyaan itu sangat sering saya dapatkan. Saking seringnya, lama-lama saya jadi maklum dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Saya juga jadi memahami kenapa orang terheran-heran dengan keputusan saya. 

Kuliah jurusan pendidikan, apalagi pendidikan PAUD, bukanlah pilihan sejak awal. Awalnya, saya ambil Jurusan Manajemen yang kerap dianggap keren dan punya prospek cerah. Hingga akhirnya, saya merasa nggak cocok dengan jurusan ini, merasa ada yang kurang. Pindah ke Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) pun jadi pilihan.  

Jelas banyak orang mempertanyakan keputusan besar itu. Bahkan, ada yang menganggap saya menyia-nyiakan kesempatan. Tapi, ketika hati sudah mantap, orang lain boleh saja meragukan, asal saya sendiri tidak goyah.

Guru, khususnya Guru PAUD, profesi yang masih dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Gajinya tidak besar. Bahkan, kadang sudah habis hanya untuk bensin pulang-pergi ke sekolah. Ditambah lagi, banyak orang menganggap guru PAUD bukan pekerjaan yang menjanjikan masa depan aman. 

Gaji guru PAUD tidak seberapa, tapi ada saja rezekinya

Menjadi guru PAUD memang penuh tantangan. Ada kalanya saya merasa lelah, terutama saat cuaca tidak bersahabat. Berangkat mengajar di pagi hari saat hujan deras, pulang pun masih basah kuyup. Di momen seperti itu, pikiran untuk mencari pekerjaan lain dengan gaji lebih besar kadang terlintas. Bayangan tentang hidup yang lebih tenang, tanpa harus khawatir uang bensin atau kebutuhan bulanan, seolah-olah begitu menggoda. Tapi, kenyataannya, esok harinya saya tetap bangun pagi, tetap bersiap, dan tetap berangkat mengajar.

Menyadari gaji guru PAUD yang tidak seberapa, saya mencari cara lain untuk menambah penghasilan. Saya mencoba usaha kecil-kecilan lewat status WhatsApp (WA) hingga jadi affiliator TikTok. Hasilnya memang tidak besar, tapi lebih baik daripada tidak punya penghasilan tambahan sama sekali. 

Anehnya, walau pendapatan saya kecil, ada saja rezeki lain yang muncul di saat tidak terduga. Dan, saya percaya, rezeki itu datang bukan hanya dari usaha sendiri, tapi juga dari keberkahan doa orang lain. Bisa jadi doa orang tua murid atau mungkin dari kebaikan kecil yang tanpa sadar saya lakukan lewat profesi ini. 

Profesi yang mensyaratkan untuk terus belajar

Salah satu hal yang membuat saya bertahan jadi guru PAUD bukanlah gaji, tapi kebahagiaan yang didapat sehari-hari. Sapaan ceria dan tawa anak-anak saat masuk kelas memberi semangat baru. Begitu pula, ekspresi bangga mereka ketika mereka berhasil melakukan hal-hal sederhana seperti menulis huruf pertama atau memakai baju sendiri. Hal-hal kecil seperti itu yang justru memberi energi besar. Rasanya tidak ternilai, dan itu yang membuat saya sadar kalau guru PAUD bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan hati.

Baca Juga:

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

Selain itu, dunia pendidikan anak usia dini membuat saya terus belajar. Saya mendapat banyak kesempatan mengikuti pelatihan, menambah ilmu, dan mencoba hal-hal baru. Pekerjaan ini mensyaratkan diri ini untuk tidak berhenti belajar. Itulah yang membuat saya merasa cocok.

Keputusan aneh, tapi saya menikmatinya

Bagi sebagian orang, keputusan menjadi guru PAUD mungkin terlihat aneh, bahkan rugi. Namun, buat saya, tidak semua hal bisa diukur dengan materi. Ada kebahagiaan lain yang jauh lebih berharga: perasaan berguna, dihargai, dan dicintai oleh anak-anak yang polos dan tulus. Dari mereka sata belajar arti sabar, ketulusan, dan rasa syukur yang sebenarnya.

Jadi, kalau ada yang bertanya lagi, “Masih muda kok mau sih jadi guru PAUD?” Saya hanya akan membalasnya tersenyum. Karena jawabannya sudah jelas: saya memang ingin berada di sini, di tengah tawa anak-anak, di jalan yang membuat hatiku merasa hidup.

Penulis: Nur Anisa Budi Utami
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Derita Fresh Graduate Hari Ini: Lapangan Kerja Kian Sempit dan Syarat Lowongan Kerja Makin Aneh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2025 oleh

Tags: gaji gurugaji guru PAUDguruguru paudjurusan manajemenjurusan pendidikan anak usia diniPAUDpendidikan anak usia dini
Nur Anisa Budi Utami

Nur Anisa Budi Utami

Guru TK yang tinggal di Kulon Progo. Suka menulis, ngopi, dan jalan-jalan.

ArtikelTerkait

Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Pengalaman Sales Platform Pendidikan Menjadi Guru Dadakan: kalau Keadaannya Begini, Nggak Kaget kalau Guru Mengeluh dan Stres

Pengalaman Sales Platform Pendidikan Menjadi Guru Dadakan: kalau Keadaannya Begini, Nggak Kaget kalau Guru Mengeluh dan Stres

1 September 2024
Mengenal Cikgu Tiger dalam Serial Upin Ipin, Sosok Guru yang Menyimpang dari Makna Digugu dan Ditiru

Cikgu Tiger dalam Serial Upin Ipin, Sosok Guru yang Menyimpang dari Makna Digugu dan Ditiru

4 Juli 2024
Emang Iya Kuliah Keguruan Cepat Balik Modal?

Emang Iya Kuliah Keguruan Cepat Balik Modal?

30 Juli 2022
Menerka Alasan Guru Matematika Nggak Pernah Bolos Mengajar

Menerka Alasan Guru Matematika Nggak Pernah Bolos Mengajar

4 Maret 2024
Tugas Guru Ternyata Banyak, Mengajar Murid Cuma Sampingan Mojok.co

Mengenal Macam-macam Tugas Guru, Mengajar Ternyata Cuma Sampingan

26 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.