Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Inilah 5 Merek Fried Chicken Paling Enak di Tembalang

Valian Aulia Pradana oleh Valian Aulia Pradana
3 September 2020
A A
Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja olive chicken popye chicken crush Jogchick terminal mojok.co

Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja olive chicken popye chicken crush Jogchick terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kelurahan Tembalang dan sebagian dari Kecamatan Banyumanik didesain sebagai kawasan pendidikan di Kota Semarang. Tak tanggung-tanggung ada lima perguruan tinggi yang berdiri di tanah yang katanya dulu jadi tempat jin buang anak ini.

Yang paling terkenal tentu saja Universitas Diponegoro (Undip), universitas negeri kebanggaan masyarakat Jawa Tengah yang sering jadi tempat pelarian mahasiswa yang gagal masuk UI, UGM, atau ITB. Kedua adalah, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Semarang, tempat berkumpulnya mbak-mbak perawat dan bidan idaman mertua sekaligus berfungsi sebagai kampus pusat sekolah-sekolah kepunyaan Kemenkes lain di Jawa Tengah. Selanjutnya yaitu Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang mitosnya dulu adalah kampus vokasi Undip sebelum berdiri sendiri.

Dua kampus terakhir adalah sebuah kampus swasta yaitu Universitas Pandanaran dan Politeknik Pekerjaan Umum yang merupakan sekolah dibawah Kementrian Pekerjaan Umum. Selain itu saya tak tahu lagi tentang dua kampus tersebut karena menemukan mahasiswanya pun cukup sulit di tanah Tembalang tercinta.

Adanya banyak kampus tentunya akan memunculkan banyak mahasiswa indekos juga. Efeknya permintaan jenis makanan pun semakin bervariasi. Dari mulai makanan khas daerah sampai makanan impor beredar di segala sudut jalanan. Termasuk ayam tepung khas Amerika atau kita sebut saja fried chicken supaya berbeda dengan fried chicken lain seperti ayam penyet, ayam pop, apalagi ayam kampus.

Di tanah Tembalang ada berbagai merk fried chicken baik yang masih ada komplit dengan tempatnya maupun yang sudah gulung tikar. Merk-merk ini saling beradu rasa dan tentunya harga yang harus bisa sesuai kantong mahasiswa. Berikut saya coba bandingkan lima merk fried chicken yang paling disukai mahasiswa Tembalang.

Olive

Olive adalah sebuah pilihan aman apabila Anda ingin makan enak tapi sudah tidak memungkinkan menarik uang di ATM. Merk inipun ada di mana-mana, tak cuma di Tembalang. Selain jadi primadona di Semarang, ayam Olive juga jadi favorit mahasiswa kota pelajar Jogja.

Dari segi rasa, Olive tak perlu diragukan lagi. Bumbunya bercampur mesra baik dengan daging maupun kulit yang masih cukup renyah. Pun dari perspektif harga sangatlah bersahabat. Hanya dengan 10 ribu, paha ayam dan es teh sudah siap dilahap, tinggal siapkan seribu perak untuk bayar parkir. Cukup bisa dimaklumi dengan harga yang lebih murah, ukuran ayam tidak terlalu besar dan nasi agak sedikit. Bagi Anda yang belum makan seharian, saya sarankan pesan dua porsi.

Sabana

Mirip dengan Olive, Sabana juga tidak hanya jadi makanan unggulan di Tembalang tetapi juga di Jogja. Tak mengherankan memang mengingat demografi masyarakat sama-sama dipenuhi mahasiswa rantau yang perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dan serat. Namun sayang sekali sepertinya itu tidak berlaku bagi saya.

Baca Juga:

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

Entah kenapa rasa ayam Sabana tidak pernah masuk ke mulut saya. Kulitnya pun bagi saya tidak terasa renyah terlebih lagi tidak luas. Meski punya porsi nasi yang lebih banyak ketimbang Olive, tapi itu tidak menolong harganya yang lebih mahal. Tentu ini sesuatu yang subyektif, bisa saja rasa Sabana cocok dengan lidah Anda ya silahkan saja. Bisa juga saya beli ayam Sabana di cabang yang kebetulan tidak enak. Ya siapa yang tahu toh.

Chicken Fighter

Chicken Fighter jelas tahu dirinya tidak mungkin bersaing jika biasa-biasa saja. Berbeda dengan merk yang lain yang dalam satu porsi menunya hanya terbatas nasi-ayam-saus sambal, Chicken Fighter menyediakan menu yang berbeda dengan saus pedas dan keju.

Bagi Anda penyuka pedas – pedas akan sangat menikmati hidangan Chicken Fighter. Saus pedasnya benar-benar meresap ke kulit dan daging. Selain penyuka pedas, pecinta keju juga akan dimanjakan karena Anda bisa menambahkan keju mozarella. Harganya memang cukup mahal, tapi ini tidak mengherankan karena sifatnya pangsa pasar yang segmented dan sedikit premium.

Oti

Tembalang finest! Sebuah produk lokal khas Tembalang yang tidak dapat ditemui di tempat lain! Saya berpikir sebaiknya setiap rektor Undip, Poltekkes, Polines, Unpand, maupun Politeknik PU mengeluarkan surat edaran yang menyatakan mahasiswanya harus makan fried chicken Oti setidaknya sekali dalam masa kuliah sebagai syarat kelulusan.

Daging ayam Oti besar dan tebal. Kulitnya renyah, luas, dan wajib disisakan untuk dimakan paling akhir. Dan yang menjadi koncian adalah bumbu micin yang diletakkan dalam sebuah wadah pada setiap meja untuk siap ditabur di atas nasi dan ayam seberapapun banyaknya Anda ingin. Harganya sedikit lebih mahal ketimbang Olive, tapi masih cukup untuk bisa makan di akhir bulan. Yang paling unik sebetulnya adalah model tempat makannya yang lebih mirip warung makan biasa di mana ada lesehan dan menggunakan kursi kayu.

KFC

Merk yang satu ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Ada di mana-mana dan semua orang tahu rasanya. Tapi larang cok! Yang pasti rasanya enak tapi tidak mungkin untuk jadi menu makanan harian, ya kecuali kalau Anda tinggalnya di apartemen belakang KFC Tirto sih.

Baiklah setelah membandingkan 5 fried chicken favorit saya justru tidak menyangka kalau ini akan memakan 750 lebih kata, padahal cuma bahas makanan. Tapi yoweslah kita langsung simpulkan saja.

Apabila Anda punya uang lebih bisa menikmati KFC atau Chicken Fighter, Anda bahkan bisa menjadikannya makanan sehari-hari jika sangu bulanannya diatas 2,5 juta. Jika Anda sedang seret dan ATM Cuma bisa memilih yang keluar uang 50 ribu, maka Olive atau Sabana lebih cocok. Tapi Anda harus haqul yakin kalau apapun yang terjadi juara fried chicken di Tembalang adalah Oti Fried chicken. Rasa enak, daging gede, kulit tidak boleh dimakan duluan, dan harga yang pas saya rasa sudah cukup membuatnya jadi entitas paling khas di Tembalang Raya.

BACA JUGA Lampu Etalase Penjual Fried Chicken Kenapa Selalu Oren ya? ?  dan tulisan Valian Aulia Pradana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2020 oleh

Tags: fried chickenKulinertembalang
Valian Aulia Pradana

Valian Aulia Pradana

Mahasiswa penyuka pisang goreng ayam tepung

ArtikelTerkait

Gudeg Kaleng: Oleh-oleh Jogja yang Enak, tapi Punya Banyak Kekurangan  Mojok.co

Gudeg Kaleng: Oleh-oleh Jogja yang Enak, tapi Punya Banyak Kekurangan 

3 Agustus 2024
ayam geprek

Sulitnya Mencari Ayam Geprek yang Enak di Kota Padang

13 Desember 2021
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

28 Desember 2025
Sungguh Malang Nasib Orang yang Nggak Doyan Makan Durian terminal mojok.co

Sungguh Malang Nasib Orang yang Nggak Doyan Makan Durian

4 Februari 2021
Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja terminal mojok.co

Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja

6 Oktober 2020
indomie

Menobatkan Diri Sebagai Penyuka Indomie Itu Tidak Sulit

2 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.