Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Ini 5 Hal yang Saya Temukan Selama Sebulan Menjadi Freelancer Ecek-ecek

Nar Dewi oleh Nar Dewi
10 Agustus 2023
A A
Jenis-jenis Situs Freelance Berdasarkan Sistem Kerjanya terminal mojok freelancer
Share on FacebookShare on Twitter

Job freelancer KYC yang rentan tidak dibayar

Pernah saya dapat job freelance yang menurut saya sangat menguntungkan, yaitu job KYC (Know Your Customer). Biasanya ada perusahaan yang ingin menarik sebanyak-banyaknya customer baru. Mereka pun membuka program afiliasi.

Bila ada customer yang bisa menarik orang lain ikut mendaftar, ia akan dibayar sekian puluh rupiah. Nah, biasanya, keuntungan afiliasi itu dibagi dua. Dua kali saya coba-coba ikut job seperti ini dengan imbalan masing-masing 30 ribu rupiah. Saya sempat berpikir, enak sekali begini saja dapat uang.

Tapi ternyata tidak semua penyedia job KYC amanah. Kita sudah susah-susah verifikasi, eh dibawa kabur upah yang dijanjikan.

Scammer luar negeri merajalela

Serius, ternyata scammer bisa berasal dari mana-mana termasuk dari luar negeri. Bahkan makin ke sini, para scammer ini makin niat dalam melakukan penipuan. Pernah saya lihat seorang scammer yang menggunakan nama asli Indonesia. Bahasanya pun dibuat seolah-olah sudah fasih berbahasa gaul. Tapi ternyata setelah di-chat, ia gelagapan dengan istilah-istilah populer seperti “mager, gw, dan gercep.”

Pola kerja scammer freelance ini juga mirip-mirip. Hampir semuanya meminta kita chat ke Telegramnya. Setelah itu kita dijanjikan pekerjaan dengan upah tidak masuk akal. Masa, saya dijanjikan 2000 dolar cuma modal terjemahin 5 lembar halaman.

Setelah tanya ke freelancer lain, ternyata memang begitu modus operandi mereka. Setelah pekerjaan kita selesaikan, kita akan diminta membayar sekian juta dulu sebelum 2000 dolar-nya ditransfer.

Banting-bantingan upah yang dinormalisasi

Adik saya cukup pintar untuk urusan gambar-menggambar. Makanya ia sempat ingin menawarkan kemampuannya tersebut. Tapi, ia jadi kicep setelah melihat pricelist yang ditetapkan kompetitornya. Sebab fee yang dipasang adik saya hampir 2 kali lipat fee dari si kompetitor itu.

Udah kerja serius, bayaran tidak dikasih

Terakhir, saya juga sempat membaca beberapa freelancer yang mengeluh tidak dibayar. Sebagai sesama freelancer, tentu saya jadi ikutan miris juga.

Baca Juga:

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Kabur dari Magang di Jepang

Padahal meski kelihatannya ecek-ecek, berbagai kerja freelance tersebut tetaplah memerlukan tenaga dan paket data. Carinya pun susah karena jumlah loker freelance yang sedikit.

Yah, kira-kira itulah 5 hal ironis yang pernah saya temukan selagi mencoba jadi freelancer. Bila diarahkan dengan benar, bonus demografi memang bisa bikin negara jadi maju. Tapi di sisi lain, bila lapangan kerja sangat sedikit, sudah dipastikan nasib para pekerja akan makin mengenaskan.

Penulis: Nar Dewi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Rekomendasi Situs Freelance di Indonesia, Mana yang Terbaik?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: bonus demografifreelancerkerjascam
Nar Dewi

Nar Dewi

IRT suka nulis

ArtikelTerkait

5 Sisi Gelap Kerja Freelance di Situs Penyedia Kerja Mojok.co

Kerja Freelance Dibilang Nggak Punya Masa Depan, padahal yang Gaji Tetap Juga Masih Ngutang

31 Juli 2025
Panduan yang Harus Dipahami sebelum Memutuskan Kerja di Jepang

Panduan Singkat Sebelum Memutuskan Kerja di Jepang

19 Oktober 2021
Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar Mojok.co

Meme “Kerja, Kerja, Kerja, Tipes” Itu Sesat, Tidak Sepenuhnya Benar

26 Januari 2024
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

5 Januari 2026
Jadi PNS Nggak Melulu Enak, Inilah Hal-hal Pilu yang Harus Dihadapi Terminal mojok

Jadi PNS Nggak Melulu Enak, Inilah Hal-hal Pilu yang Harus Dihadapi

5 Februari 2021
Jadi PNS Nggak Pernah Gratis, tetap Butuh Duit  Mojok.co

Jadi PNS Nggak Benar-benar Gratis, tetap Butuh Duit 

8 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.