Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Indomaret dan Alfamart Menjamur di Gunungkidul Menjadi Ancaman Nyata Bagi UMKM Toko Kelontong

Umi Hartati oleh Umi Hartati
2 April 2024
A A
Indomaret Kuasai Gunungkidul, Ancam Eksistensi Toko Kelontong (Unsplash)

Indomaret Kuasai Gunungkidul, Ancam Eksistensi Toko Kelontong (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Gunungkidul berkembang dengan pesat. Wisata yang terkelola dengan baik membuat banyak investor meliriknya, tak terkecuali Raffi Ahmad. Bentuk perkembangan lain yang terlihat adalah kemunculan toko retail seperti Indomaret dan Alfamart, yang di sisi lain mulai mengancam usaha toko kelontong di sana. 

Perkembangan memang begitu masif. Bahkan di taraf kecamatan besar seperti Wonosari, hampir setiap satu kilo ada gerai Indomaret atau Alfamart. Sepanjang 2024 ini, saya sudah menyaksikan lebih dari 6 Indomaret dan Alfamart melakukan grand opening. Dan dari penelusuran saya, pemilik franchise ini rata-rata adalah warga asli Gunungkidul. Hal ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi di sana semakin membaik.

Peluang bagi para lulusan SMA di Gunungkidul 

Dengan menjamurnya toko retail ini di Gunungkidul, otomatis banyak karyawan baru yang nantinya akan direkrut. Nah, tentu ini adalah peluang yang baik untuk para anak muda yang baru saja lulus SMA atau SMK dan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. 

Menjadi karyawan Indomaret atau Alfamart bisa menjadi alternatif pilihan. Walaupun banyak beredar berita tentang sisi hitam bekerja di sana seperti siap nombok kalau ada barang hilang atau tidak sesuai dengan stock yang ada dalam data. Namun, kedua franchise juga membuka jenjang karier dengan peluang yang tinggi. 

Misalnya berawal dari pramuniaga/ kasir, merchandiser, asisten kepala toko, kepala toko, dan seterusnya. Sehingga jika bertahan untuk bekerja di sana, masa depan yang mapan tidak mustahil lagi.

Sistem kerja di Indomaret ataupun Alfamart sudah terstruktur dengan baik, sehingga karyawan tinggal mengikuti tata alur kerjanya. Gaji yang ditawarkan pun di atas UMR Gunungkidul. Belum lagi ada bonus dan jaminan BPJS. Tentu sangat menggiurkan bukan.

Indomaret dan Alfamart bisa menjadi ancaman bagi toko kelontong

Sisi menggiurkan Indomaret dan Alfamart tentu tidak hanya dinikmati karyawannya. Yang paling merasakan keuntungannya tentu saja pemilik franchise ini. Bisa dibilang Indomaret dan Alfamart ini adalah investasi yang dapat menjadi passive income di masa senja kelak. 

Bermodal kurang lebih Rp500 juta, para franchisor ini nantinya akan menerima beres dari pihak Indomaret dan Alfamart. Mulai dari produk untuk mengisi toko hingga manajemen karyawannya sudah dihandle langsung dari pusat. Tak heran jika rich people Gunungkidul berbondong-bondong untuk menanamkan hartanya dengan franchise toko retail ini.

Baca Juga:

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Namun, di balik itu semua, ada pihak-pihak yang terdampak imbasnya. Salah satunya adalah para UMKM yang membuka toko kelontong. Secara harga sih para toko kelontong ini berani bersaing, karena sudah jelas di Indomaret dan Alfamart harganya akan lebih mahal jika tanpa promo. 

Namun, secara ketenaran, para toko kelontong ini jelas kalah telak. Yups, kadang orang-orang ke Indomaret atau Alfamart mengesampingkan harga. Mereka lebih memilih toko retail ini karena terbilang komplet. Mulai dari kebutuhan sehari-hari, sayur, buah, ATM, kopi, hingga sekedar nongkrong saja terfasilitasi dengan baik di sana. 

Jadi, walaupun di toko kelontong lebih murah, banyak orang Gunungkidul lebih memilih ke Indomaret atau Alfamart yang sudah jelas lengkap sehingga cukup one stop shopping. Apalagi untuk orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dari luar kota. Berhenti di toko retail biasanya sudah menjadi tujuan persinggahan.

Suara pengusaha UMKM yang hanya bisa pasrah

Lalu apa kata para pengusaha UMKM toko kelontong ini? Menurut beberapa pemilik toko kelontong yang saya jumpai, yang tokonya berdekatan dengan Indomaret atau Alfamart, mereka memilih untuk nrimo ing pandum alias menerima segala pemberian dari yang Maha Kuasa. 

Mereka percaya Tuhan sudah mengatur rezeki masing-masing. Ya mau bagaimana lagi, mereka hanya bisa menerima dan pasrah. Walaupun tak mengelak juga kalau keberadaan toko retail itu di membuat omset toko kelontong menurun. 

Namun, ini semua tak menyurutkan semangat mereka. Para tetangga atau warga lokal di dekat saya biasanya lebih memilih toko kelontong dibanding Indomaret atau Alfamart. Beberapa pemilik toko kelontong ini juga ada yang memutar otaknya dengan cara berjualan online atau menawarkan jasa mengantarkan barang sampai ke rumah, sehingga tidak kehilangan konsumen.

Itu dia gambaran toko retail yang tengah menjamur di Gunungkidul dan bersaing dengan toko kelontong. Kalau kalian, lebih memilih belanja di mana?

Penulis: Umi Hartati

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Dosa Lain Indomaret yang Membuat Pelanggan Kecewa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2024 oleh

Tags: alfamartGunungkidulindomarettoko kelontong
Umi Hartati

Umi Hartati

Menulis adalah jejak hidup.

ArtikelTerkait

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan Mojok.co

4 “Dosa” Indomaret dan Alfamart yang Bikin Kesal Pelanggan

8 November 2025
5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Warung Madura Menjualnya Mojok.co

5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Warung Madura Menjualnya 

22 Mei 2025
4 Dosa Warung Kelontong yang Bikin Pelanggan Kabur

4 Dosa Warung Kelontong yang Bikin Pelanggan Kabur

12 Januari 2024
5 Produk yang Cuma Ada di Lawson, Indomaret Tidak Menjualnya Mojok.co

5 Produk yang Cuma Ada di Lawson, Indomaret Tidak Menjualnya

9 Februari 2025
5 Rekomendasi Angkringan Enak di Gunungkidul terminal mojok.co

5 Rekomendasi Angkringan Enak di Gunungkidul

26 November 2021
Jembatan Jirak Gunungkidul: Jadi Tempat Main Pedagang Ternak hingga Saksi Bisu Kisah Cinta Anak Penguasa Kerajaan Jin dengan Manusia

Jembatan Jirak Gunungkidul: Jadi Tempat Main Pedagang Ternak hingga Saksi Bisu Kisah Cinta Anak Penguasa Kerajaan Jin dengan Manusia

10 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co semarang

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.