Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Iklan Marjan, Iklan Sirop Fenomenal Pertanda Datangnya Ramadan

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
17 Maret 2023
A A
Iklan Marjan, Pertanda Datangnya Ramadan

Iklan Marjan, Iklan Sirop Fenomenal Pertanda Datangnya Ramadan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada beberapa metode untuk menentukan datangnya Ramadan di Indonesia. Pertama dengan metode hisab, yang kedua dengan rukyatul hilal. Eits, ada satu cara lagi yang non-formal, yaitu dengan kemunculan iklan Marjan, diikuti dengan display berbagai produk sirop di deretan utama swalayan.

Iklan Marjan begitu fenomenal

Iklan Marjan dan Ramadan sudah begitu melekat sebagaimana KFC dan Natal di Jepang. Jika iklan Marjan sudah muncul di layar kaca, otomatis masyarakat akan paham bahwa Ramadan tinggal hitungan hari. Hadirnya iklan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para perempuan yang masih punya utang puasa untuk segera membayarnya.

Tahun ini iklan Marjan hadir dengan tajuk “Baruna Sang Penjaga Samudera”. Iklan 2023 digadang-gadang sebagai iklan Marjan terbaik sejauh ini dengan sinematik yang sungguh apik. Rasanya tak berlebihan jika warganet menjulukinya sebagai Marjan Cinematic Universe (MCU), plesetan dari Marvel. Sebagian yang lain bilang Marjan adalah studio film yang berkedok jualan sirop. Memang kualitas CGI yang ditayangkan terasa di luar nalar untuk sekelas iklan, sudah setara film saja.

Terlepas dari buah karya tahun ini yang banyak menuai pujian, iklan Marjan dengan segala ciri khasnya memang sudah menjadi fenomena tersendiri di negeri ini. Kehadirannya selalu dinanti, bahkan membuat masyarakat bertanya-tanya ada kejutan apa lagi di tahun mendatang.

Mengamati perkembangan iklan Marjan dari waktu ke waktu

Sebelum tahun 2010, iklan Marjan tak banyak berbeda dengan iklan sirop pada umumnya. Masih menonjolkan aspek kesegaran dan kenikmatan produk sebagai jualan utamanya. Tentu saja tetap dibumbui dengan suasana khas Ramadan dan Lebaran.

Namun sejak tahun 2010, sirop ini mulai hadir dengan kemasan baru yang kelak akan menjadi ciri khasnya. Template itu berupa cerita bersambung yang terbagi ke dalam 3 babak. Tema cerita yang dipilih juga terbilang out of the box. Tak ketinggalan muatan pesan moral di dalamnya.

Berikut ini tema iklan Marjan dari tahun ke tahun sejak 2010:

  • Mudik (2010)
  • Silat x hiphop (2011)
  • Lomba dayung perahu (2012)
  • Karapan sapi (2013)
  • Balon udara (2014)
  • Sepak takraw (2015)
  • Rampak bedug x drumband (2016)
  • Tari Betawi x sepatu roda (2017)
  • Wayang golek x robot (2018)
  • Timun Mas (2019)
  • Lutung Kasarung (2020)
  • Reogman (2021)
  • Dewi Sri vs Kala Wereng (2022)
  • Baruna Sang Penjaga Samudera (2023)

Jika kita amati, Marjan tak segan-segan menggali kekayaan negeri sendiri sebagai sumber inspirasi, baik dari kehidupan masyarakat sehari-hari hingga memasukkan unsur-unsur kebudayaan lokal. Bahkan sejak tahun 2019, brand sirop ini telah naik level dengan menghadirkan kualitas visual yang semakin memukau. Konsepnya berubah dari adegan slice of life ke cerita rakyat yang dinarasikan bagaikan sebuah dongeng. Semuanya itu berhasil digubah dengan sentuhan modern sehingga tetap relate dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:

Bagi-bagi Takjil yang Niatnya Mulia tapi Kadang Bikin Jalanan Jadi Macet dan Ricuh

Bukber Itu Cuma Akal-akalan Kapitalisme, Kalian Cuma Dibodohi, dan Anehnya, Kalian Nurut!

Alih-alih menonjolkan suasana islami yang begitu kental sebagaimana iklan Ramadan pada umumnya, sirop produksi PT Lasallefood Indonesia ini justru berani menonjolkan aspek nasionalitasnya. Sungguh suatu langkah yang tak biasa. Namun di sisi lain berhasil membuat iklan Marjan begitu berbeda dan menyedot perhatian.

Strategi cerdas di balik megahnya iklan Marjan

Agaknya Marjan sadar betul bahwa produk yang dijualnya bukanlah barang konsumsi sehari-hari. Ia adalah produk musiman yang hanya dinikmati di momen-momen spesial, seperti buka puasa saat Ramadan dan momen kumpul keluarga saat Lebaran. Sirop ini seolah menjadi komoditas penting untuk menyemarakkan dua momen kemenangan tersebut.

Di samping itu, masyarakat punya tradisi bertukar bingkisan saat Ramadan. Sekali lagi, Marjan juga hadir sebagai salah satu opsi isian hampers yang dianggap pantas. Mengingat nama brand-nya yang sudah terkemuka.

Oleh sebab itu, keputusan Marjan untuk beriklan menjelang Ramadan hingga Idul Fitri saja terasa sangat tepat. Sebab kebutuhan akan produk ini memang sedang tinggi-tingginya. Selain menciptakan stereotip yang khas, sekaligus memungkinkan pihak perusahaan menghemat anggaran beriklannya selama berbulan-bulan. Inilah alasan mengapa sirop ini sanggup memproduksi iklan dengan kemasan grande. Suatu kelebihan yang cukup sulit dimiliki oleh produk lain.

Konsistensi yang berbuah manis

Strategi pengiklanan Marjan memang berdampak begitu besar. Kemunculannya yang hanya setahun sekali ditambah konsepnya yang unik menjadikan iklan Marjan begitu ikonik. Frekuensi penayangannya pun cukup tinggi. Sehingga tak mengherankan kalau Marjan berhasil menjadi top of mind produk sirop di Indonesia. Sirop satu ini tetap laris manis diburu masyarakat walaupun beberapa kompetitornya sanggup menawarkan harga yang lebih rendah.

Sudah berjalan lebih dari satu dekade, atau tepatnya 13 tahun Marjan konsisten dengan strategi marketingnya. Pilihan sirop yang diiklankan pun tak kalah konsisten, belum berubah setidaknya 12 tahun belakangan. Mereka istiqomah menayangkan sirop rasa coco pandan dan melon di dalam iklan. Padahal Marjan memproduksi 25 varian rasa yang terbagi ke dalam tiga seri, yaitu Marjan Syrup Boudoin (13 rasa), Marjan Squash (8 rasa), dan Marjan Syrup with Milk (4 rasa). Rasanya sangat jarang saya jumpai ke-25 varian tersebut tersedia secara lengkap dalam satu toko.

Asumsi saya, mungkin Marjan nggak mau membuat konsumen bingung dengan mengiklankan banyak pilihan rasa. Maka dipilihlah sirop rasa coco pandan dan melon yang paling populer sebagai ikon. Lagi pula mau rasa apa pun yang terjual nggak terlalu jadi masalah, selama angka penjualannya sudah melampaui target.

Dengan segala keunikannya ini, tak berlebihan jika iklan Marjan selalu dinanti dan jadi perbincangan. Tak mengherankan pula jika PT Lasallefood Indonesia bisa meraup untung yang begitu besar di bulan Ramadan berkat produk sirop ini. Bahkan berkali-kali lipat lebih banyak dari bulan-bulan biasa.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kritik Buat Iklan Ramadan Marjan yang Makin Nggak Ngena.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2023 oleh

Tags: iklan marjanRamadansirup marjan
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

pak RT

Merindukan Tarhim Pak RT

21 Mei 2019
7 Lagu Religi Tak Biasa yang Bisa Didengarkan untuk Sambut Ramadan Terminal Mojok

7 Lagu Religi Tak Biasa yang Bisa Didengarkan untuk Sambut Ramadan

31 Maret 2022
Rekomendasi Kurma di Indomaret, Mana yang Lebih Enak?

Rekomendasi Kurma di Indomaret, Mana yang Lebih Enak?

8 April 2023
Tradisi Munggahan: Tradisi Sunda Jelang Ramadan yang Bikin Perut Kembung

Tradisi Munggahan: Tradisi Sunda Jelang Ramadan yang Bikin Perut Kembung

23 April 2020
Buku Agenda Ramadan, Membuat Saya Pernah Dikatain Kafir. #TakjilanTerminal10 terminal mojok.co

Buku Agenda Ramadan, Membuat Saya Pernah Dikatain Kafir. #TakjilanTerminal10

17 April 2021
buka puasa

Ramadan Tiba, Undangan Bukber Mulai Bertebaran

7 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.