Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Sisi Menyebalkan Ibu-ibu Tetangga Saat Bertamu ke Rumah

Erfransdo oleh Erfransdo
30 Juli 2024
A A
3 Sisi Menyebalkan Ibu-ibu Tetangga Saat Bertamu ke Rumah Mojok.co

3 Sisi Menyebalkan Ibu-ibu Tetangga Saat Bertamu ke Rumah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada-ada saja perilaku menyebalkan ibu-ibu tetangga ketika bertamu ke rumah saya. 

Hidup bertetangga memang susah-susah gampang. Satu sisi, tetangga layaknya saudara karena mereka yang akan membantu kalau kita ada kesusahan atau perlu pertolongan. Di sisi lain, tetangga juga punya sisi menjengkelkan. Sebenarnya wajar saja, tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk tetangga sekitar. 

Saya relatif bisa berdamai dengan berbagai jenis tetangga menyebalkan, tapi tidak dengan para ibu-ibu yang tinggal di sekitar saya. Mereka sering sekali mampir ke rumah karena ada perlu dengan ibu saya. Sebenarnya silakan saja mampir dan bertemu ibu saya, asal tidak mengganggu kenyamanan penghuni rumah lain. 

#1 Niatnya sebentar, tapi menjadi berjam-jam karena mengobrol

Hal pertama yang bikin sebal saat ibu-ibu tetangga bertamu ke rumah adalah tidak tahu waktu dan tempat ketika mengobrol. Awalnya ibu-ibu tersebut hanya akan mengembalikan sesuatu atau punya perlu sebentar dengan ibu saya. Namun, pertemuan tersebut menjadi sangat lama karena tamu ibu saya dan  tetangga itu malah melakukan hal di luar rencana, yakni mengobrol hingga bergosip.

Meskipun ditutup-tutupi dengan suara yang dipelankan, tetap saja penghuni di dalam rumah masih saja bisa mendengarnya. Apalagi jika di dalam rumah tersebut ada orang yang pemalu atau introvert. Adanya ibu-ibu yang gosip di dalam rumah atau pagar membuat orang introvert tersebut menjadi terhambat pergerakannya ketika hendak ke luar rumah. Awalnya hanya berniat mengembalikan barang, eh, malah ditambah dengan ngegosip berjam-jam.

#2 Membawa anaknya yang kecil (dan nakal), tapi tidak diawasi

Saya tidak masalah kalau ada ibu-ibu tetangga yang bertamu ke rumah sambil membawa anaknya yang masih kecil. Dengan syarat, anak tersebut tidak bandel. Hal paling menyebalkan saat ibu-ibu tetangga ke rumah adalah membawa anaknya yang terkenal bandel dan sulit dinasihati. Lebih menyebalkan lagi, saat sang ibu malah lepas tangan dan sibuk mengobrol dengan ibu saya.

Anak-anak bandel yang sulit dinasihati biasanya akan mengacak-acak rumah seenaknya. Kadang mereka suka menangis yang membuat penghuni rumah jadi terganggu. Jika si anak berbuat salah, si ibu malah meminta memaklumi karena dalih masih anak-anak. Ingin mengusir, tidak enak. Alhasil, penghuni rumah termasuk ibu saya pun harus sabar menunggu ibu itu pergi dengan kesadaran dirinya sendiri.

#3 Tetangga ibu-ibu masuk ke rumah tanpa izin

Mengucapkan salam dan mengetuk pintu adalah salah satu adab dalam bertamu. Meskipun sudah kenal atau bertetangga dekat, adab dalam bertamu harus selalu bisa diterapkan. Sayangnya, perilaku sederhana seperti itu sudah semakin ditinggalkan. Karena sudah bertetangga dekat, mereka berpikir bahwa masuk ke rumah tetangganya tanpa mengetuk pintu atau mengucapkan salam sudah menjadi hal yang lumrah.

Baca Juga:

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

Beberapa kali saya mendapati tipe tetangga yang seperti ini. Karena sudah bertetangga dekat dengan ibu saya, beliau sering main nyelonong begitu saja tanpa salam. Padahal, di rumah itu bukan hanya ibu saya yang tinggal, tapi juga suami beserta anak-anaknya. Meskipun tetangga, tetap saja perilaku seperti itu amat sangat tidak sopan.

Itulah beberapa perilaku tetangga ibu-ibu yang sering bikin jengkel. Kejadian seperti ini sering terjadi di daerah kampung yang penghuninya sudah dekat satu sama lain. Saya harap, orang-orang seperti mereka bisa belajar lebih banyak lagi terkait adab dalam bertamu.

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Jenis Tetangga Menyebalkan yang Lebih Baik Dihindari

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: ibu-ibuIbu-ibu TetanggaRumahTempat Tinggaltetangga
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

ngasak beras nasi liwet tradisi ngaliwet sunda mojok

Ngasak, Kegiatan yang Paling Ditunggu-tunggu Ibu-ibu di Banyuwangi

31 Agustus 2021
Perempuan yang Suka Beres-beres di Rumah Pacarnya Itu Buat Apa, sih? Terminal Mojok

Perempuan yang Suka Beres-beres di Rumah Pacarnya Itu buat Apa, sih?

29 Maret 2022
Butuh Kesabaran Ekstra kalau Punya Tetangga yang Pelihara Ayam Kampung terminal mojok.co

Butuh Kesabaran Ekstra kalau Punya Tetangga yang Pelihara Ayam Kampung

26 Januari 2021
Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan terminal mojok

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan

9 Juni 2021
3 Hal yang Sulit Dilakukan Penghuni Perumahan Cluster Terminal Mojok.co

3 Hal yang Sulit Dilakukan Penghuni Perumahan Cluster

29 April 2022
Semarang Mungkin Kota yang Menyebalkan, tapi Meninggalkannya Tidak Pernah Mudah Mojok.co sambiroto

Sambiroto, Sebaik-baiknya Daerah untuk Ditinggali di Semarang

30 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

Yamaha Vega Force: Takhta Tertinggi Motor Entry Level yang Tak Boleh Dilewatkan

9 Maret 2026
Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash) bandung

Kota Malang Mirip Bandung: Sama-Sama Adem dan Sejuk, tapi Lebih Rapi dan Terawat

8 Maret 2026
Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

8 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.