Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Honda MegaPro, Produk Gagal dengan Beragam Penyakit Turunan yang Bikin Nyesek Pemiliknya

Budi oleh Budi
10 Agustus 2023
A A
Honda Mega Pro, Motor yang yang Identik dengan Bapack-bapack motor honda megapro

Honda Mega Pro, Motor yang yang Identik dengan Bapack-bapack (Firzafp via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Honda MegaPro hadir setelah menerima tongkat estafet dari Honda GL series yang sudah lebih dulu mengaspal di jalanan. Sebagai pengganti, MegaPro sudah jelas mendapat kebaruan dari sisi desain dan kapasitas mesin. Tenaga mesinnya jadi gede untuk ukuran motor setelah masa Reformasi. Yups, Honda MegaPro dikenalkan tahun 1999 setelah menggantikan GL Pro yang kudu pensiun di tahun sebelumnya.

Meski dilabeli sebagai pengganti, sepertinya Honda melupakan akan suatu hal. Dan suatu hal tersebut adalah kesalahan Honda yang hanya berfokus pada model dan output mesin hingga mengabaikan sisi lain. Yang akhirnya menimbulkan banyak masalah sampai motor ini akhirnya nggak diproduksi lagi.

Generasi Honda MegaPro dari waktu ke waktu

Generasi pertama Honda MegaPro seperti yang sudah saya bilang sebelumnya telah dikenalkan tahun 1999. Dan generasi ini dikenal sebagai MegaPro Hiu. Julukan itu muncul sebab bodi belakangnya mirip tampang Hiu. Rada wagu memang.

Berbekal mesin 160 cc SOHC tanpa electric starter bikin motor ini lumayan menyebalkan. Salah teknik nyelah starter saja, siap-siap kaki memar. Kaki kanan saya salah satu korbannya.

Berselang tiga tahun kemudian, MegaPro Hiu secara desain masih sama, plek ketiplek. Lampu depan membulat, tangki gede 8 liter, bodi belakang tetap kayak hiu, mesin masih 160 cc serta memakai ban 18 inci depan belakang. Tapi, di seri ini mendapat kebaruan di sistem starter-nya. Jika dulu masih mengandalkan engkolan untuk menghidupkan mesin, di tahun ini sudah lebih mudah. Tinggal pencet tombol kuning di stang sisi kanan, mesin seketika menyala.

Generasi MegaPro Hiu bertahan cukup lama dengan memberi gimmick visual berupa stiker bodi baru. Hingga akhirnya motor ini purna tugas dan digantikan sang MegaPro 160 Advance atau biasa dikenal sebagai MegaPro Primus tahun 2006.

Di seri ini, desain MegaPro cukup berubah drastis terutama di bagian bodi belakang. Ciri khas ikan hiu-nya sudah hilang dan diganti “buntut” lebih sporty yang agak meruncing. Oh iya, julukan MegaPro Primus semata-mata karena dulu bintang iklannya adalah Primus Yustisio. Itu saja.

Desainnya memang lebih sporty karena memakai velg palang. Tapi, secara keseluruhan baik mesin, fitur dan tetek bengek lainnya masih sama dengan MegaPro Hiu. Bisa dibilang, Honda hanya mengganti “baju” tanpa melakukan perbaikan dari masalah-masalah di seri sebelumnya.

Baca Juga:

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

Baca halaman selanjutnya: Primus dijegal V-ixion…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: hondahonda megaproPenyakitproduk gagalvixion
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Suzuki Pabrik Motor Paling Aneh, Bukannya Jualan Malah Ibadah (Unsplash)

Suzuki Memang Pabrik Motor Paling Aneh, Bukannya Jualan Cari Cuan, eh Mereka Malah Ibadah

12 April 2025
olahraga

Olahraga itu Kebutuhan, Bukan Cuma Hobi

4 Agustus 2019
Saya Nggak Menyesal Membeli Honda Vario 125 2013

Honda Vario 125 2013, Motor yang Nggak Saya Sesali Pembeliannya

24 Juli 2023
Honda Beat Sebaik-baiknya Motor Ojol, Nyaman bagi Driver dan Penumpang Mojok.co

Honda Beat Sebaik-baiknya Motor Ojol, Nyaman bagi Driver dan Penumpang

29 Juni 2024
motor honda astrea 800 Pol espargaro Honda scoopy Honda CT125 Honda CRF honda beat street motor matik MOJOK.CO honda c70

Mengenang Honda Astrea 800, Motor Terkuat di Jagat Raya

12 Desember 2020
Ilustrasi Suzuki Skydrive Membunuh Bengkel Resminya Sendiri (Unsplash)

Suzuki Skydrive, Motor Aneh yang Membunuh Bengkel Resminya Sendiri

18 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.