Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Hi-Tech Mall Surabaya Masih Aja Hidup Segan Mati Tak Mau

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
22 Oktober 2025
A A
Hi-Tech Mall Surabaya Masih Aja Hidup Segan Mati Tak Mau Mojok.co

Hi-Tech Mall Surabaya Masih Aja Hidup Segan Mati Tak Mau (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belanja di Surabaya itu mudah. Banyak pusat perbelanjaan atau mal yang siap memenuhi kebutuhan kalian. Bahkan, tidak sedikit mal yang punya spesifikasi khusus, mal yang menjual barang-barang elektronik misal. Di Surabaya banyak mal seperti itu, salah satu yang jadi andalan saya adalah Hi-Tech Mall atau yang kini juga dikenal THR IT Mall.  

Itu mengapa, ketika butuh membeli laptop baru beberapa waktu lalu, tanpa pikir panjang saya langsung ke Hitech Mall. Sebab, 6 tahun sebelumnya, saya juga beli laptop di Hitech Mall ini. Apalagi, jaraknya yang mending kalau diukur dari tempat tinggal saya di Kabupaten Gresik.

Sebenarnya, sudah lama beredar di media online dan media sosial soal kondisi Hi-Tech Mall Surabaya ini. Berbagai sumber menggambarkannya bak hidup segan mati tak mau. Bahkan, kondisinya pernah dibahas salah satu penulis Terminal Mojok dengan judul Pengalaman Saya Mengunjungi THR IT Mall Surabaya: Nuansanya Suram dan Hampir Kena Tipu. 

Akan tetapi, saya tetap saja kaget ketika pertama kali masuk Hi-Tech Mall setelah sekian lama. Tak disangka perubahannya sedrastis ini. Kondisinya berbeda 180 derajat dengan tahun lalu. Sumpah, rasanya canggung banget rasanya mau sebut bangunan ini sebagai mal. 

Hanya satu lantai mal yang beroperasi di Hi-Tech Mall Surabaya

Ketika masuk kawasan Hi-Tech Mall Surabaya, ayah saya sudah lebih dulu bergumam. Menanyakan apakah lokasi yang dituju sudah benar. Sebab, pusat perbelanjaan elektronik itu terlihat sangat sepi. Padahal, dilihat dari bangunannya Hi-Tech Mall nggak kecil-kecil amat dan cukup megah. 

Pertanyaan ayah saya semakin menghantui ketika memasuki parkiran. Bagaimana tidak, sangat sedikit kendaraan terparkir di sana. Jumlahnya mungkin tidak sampai 30 kendaraan. Padahal, waktu menunjukan pukul 11 siang saat kami mampir. Keraguan kami sedikit memudar ketika penjaga karcis parkir menanyakan niat kami parkir apakah untuk membeli laptop. Oh, berarti mal ini masih menjual alat-alat elektronik. 

Sisa keraguan kami menjadi kenyataan ketika masuk ke dalam gedung mal. Tangganya kumuh dan liftnya mati. Dan, kagetnya lagi, hanya satu lantai yang beroperasi. Ketika kami masuk ke lantai 2, ruangannya sudah kosong melompong. Lebih seramnya lagi, semua sales langsung berteriak menawarkan produknya ketika ada pembeli. 

Sebagai satu-satunya pembeli, jujur saja pengalaman itu memang agak seram. Terlebih ketika menyusur tenan demi tenan. Hi-Tech Mall Surabaya benar-benar jadi implementasi mall yang hidup segan, tapi mati pun tak mau.

Baca Juga:

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

Bangunan yang ngeri-ngeri sedap

Selain tangga yang terlihat nggak terawat, seluruh sudut bangunan ini benar-benar kumuh. Tumpukan debu terlihat samar-samar sejauh saya melayangkan pandangan. Kalau dilihat pakai color grading atau preset kamera, bangunan lantai ini udah kayak pakai base cokelat. Beuh, beneran ini mah. Lebih mirip pasar yang lagi direnovasi.

Yang bikin saya dan ayah saya bingung, mal ini benar-benar terlihat normal beroperasi kalau dari luar. Palang di depan pun masih tertempel berdiri gagah. Hi-Tech Mall. Gitu deh. 

Setelah mencari di Google, nggak ada tanda-tanda pasti yang menyebutkan mal ini tutup. Kecuali, ya memang, ternyata ada sih beberapa artikel yang mengatakan penjualan Hi-Tech Mall turun drastis beberapa waktu belakangan.

Begitu banyak perubahan terjadi selama 6 tahun terakhir. Sebenarnya pemerintah setempat sudah menyadari kondisi mal ini dan merencanakan revitalisasi. Semoga saja segera terealisasi supaya Hi-Tech Mall Surabaya tidak beneran gulung tikar. 

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kerja di Mal Itu Enak, Adem, Banyak Jajan, kecuali Bayar Parkirnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Oktober 2025 oleh

Tags: Hi-Tech MallHi-Tech Mall Surabayamall surabayaSurabaya
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

5 Daerah Penghasil Rujak Cingur Terenak di Jawa Timur terminal mojok.co

5 Daerah Penghasil Rujak Cingur Terenak di Jawa Timur

7 Desember 2021
Surabaya Belum Butuh Kereta Tanpa Rel, Mending Perbaiki Dulu Transportasi Umum yang Sudah Ada Mojok.co

Surabaya Belum Butuh Kereta Tanpa Rel, Mending Perbaiki Dulu Transportasi Umum yang Sudah Ada

10 Juni 2024
UNESA Bisa Dibilang Kampus Terbaik di Surabaya, tapi Setelah UNAIR. Lihat Saja Perbedaannya, Bumi Langit, Bos!

UNESA Bisa Dibilang Kampus Terbaik di Surabaya, tapi Setelah UNAIR. Lihat Saja Perbedaannya, Bumi Langit, Bos!

22 Oktober 2023
Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri eri cahyadi

Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri

1 November 2024
Surabaya Selepas Hujan Tak Lagi Seindah Video Orang-orang, Hanya Tinggal Banjir dan Macet di Jalan

Surabaya Selepas Hujan Tak Lagi Seindah Video Orang-orang, Hanya Tinggal Banjir dan Macet di Jalan

6 Maret 2024
Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya Mojok.co

Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya

5 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026
Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

28 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

25 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.