Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Healing di Stasiun Patukan yang Sama dengan Melanggar Aturan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
8 Juni 2023
A A
Healing di Stasiun Patukan yang Sama dengan Melanggar Aturan

Healing di Stasiun Patukan yang Sama dengan Melanggar Aturan (Rafada via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan cari gara-gara deh kalau main ke Stasiun Patukan, Sleman.

Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang stasiun khusus kereta pengangkut bahan bakar mesin (BBM) yang lokasinya ada di Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasiun yang bernama Stasiun Rewulu ini memang bukan untuk menaikturunkan penumpang. Cuma ada kereta pengangkut BBM yang berhenti di stasiun ini.

ADVERTISEMENT

Di artikel tersebut, saya menyinggung bahwa Stasiun Rewulu lumayan cocok jadi tempat main untuk segala usia. Soalnya, ada banyak hiburan dan jajanan buat anak-anak, tempat estetik buat pecinta fotografi, dan kopi pinggir sawah buat muda-mudi.

Masih di DIY dan nggak jauh dari Stasiun Rewulu, ada juga stasiun yang cocok untuk dijadikan tempat main atau healing. Tapi kalau mau main ke stasiun ini, kamu harus berani dan nekat karena mengunjungi stasiun ini sama dengan melanggar hukum. Kok bisa?

Bukan stasiun penumpang

Stasiun Patukan berada di sebelah timur Stasiun Rewulu, lebih tepatnya di Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Lokasinya dekat dengan Jembatan Layang Kaliabu.

Sama seperti Stasiun Rewulu, Stasiun Patukan bukan tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Kereta api yang berhenti di stasiun ini sangat jarang, kecuali kalau ada case khusus seperti penyusulan antarkereta api atau emplasemen Stasiun Tugu dan Lempuyangan penuh yang membuat kereta harus menunggu dulu di sini.

Di sekitar Stasiun Patukan ada perkampungan warga. Menariknya, di sisi utara dan selatan stasiun ada banyak sekali pemancingan. Di dekat pemancingan ini juga tumbuh banyak rumput. Ketika saya mendatangi Stasiun Patukan, ada seorang bapak yang sedang ngarit di sana.

Sepi, cocok untuk healing

Stasiun Patukan juga menjadi magnet warga sekitar untuk mencari hiburan terjangkau. Di sekitar palang pintu kereta api, saya melihat segerombolan warga menonton kereta api yang lewat. Tampak juga beberapa pedagang jajanan tapi nggak sebanyak Stasiun Rewulu. Jumlah pengunjung Stasiun Patukan pun lebih sedikit daripada Stasiun Rewulu. Setelah saya cari tahu, ternyata pengunjung dan pedagang di sekitar Stasiun Patukan memang berkurang drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

Dibandingkan dengan Stasiun Rewulu, Stasiun Patukan lebih cocok digunakan untuk healing kaum introvert yang phobia keramaian. Di sini ada dua jalan yang terletak di utara dan selatan stasiun.

Jalan yang berada di selatan sudah dikonblok. Ada pagar tinggi yang memisahkan jalan ini dengan area rel. Tempat ini jadi favorit bagi bocil-bocil yang sedang bikin konten TikTok dan pasangan yang berpacaran. Soalnya di antara jalan dengan pagar memang ada semacam taman yang teduh.

Ujung dari jalan ini menuju langsung ke stasiun. Sayangnya, hanya petugas yang boleh masuk ke dalam area stasiun. Saat saya datang pun pagar untuk masuk ke dalam stasiun digembok.

Cari gara-gara kalau main ke Stasiun Patukan

Gara-gara nggak bisa masuk ke area stasiun lewat jalur sebelah selatan, saya akhirnya mencoba jalan di sebelah utara. Sewaktu memasuki jalan ini, saya melihat ada peringatan dilarang parkir di gerbangnya. Saya mengira kalau kendaraan yang parkir di dekat gerbang jalan sebelah utara bakal menutup akses keluar masuk pengunjung, jadi saya langsung tancap gas ke ujung jalan. Di jalan sebelah utara ini nggak ada pagar yang membatasi jalan dengan area rel. Tepat di ujung jalan, ada kantor UPT Resor Jembatan 6.1 Yogyakarta yang terkunci rapat gerbangnya.

Kendaraan hanya bisa diparkirkan di depan kantor ini karena sudah nggak ada jalan yang bisa dilalui, kecuali ke area perkampungan. Di dekat kantor UPT, ada tempat teduh dan rumput yang empuk buat duduk. Waktu saya datang, sedang ada beberapa anak kecil yang bermain dan keluarga yang piknik di sana.

Satu hal yang nggak mereka sadari adalah mereka duduk tepat di samping papan peringatan yang melarang pengunjung masuk ke area stasiun dan jalur kereta api. Ancaman hukumannya ngeri, bisa berupa hukuman pidana kurungan tiga bulan atau denda Rp15 juta.

Duh, padahal Stasiun Patukan ini sudah hampir saya jadikan tempat healing karena tempatnya teduh dan sepi, cocok buat piknik sambil baca buku. Tapi nggak jadi deh, takut niat menghabiskan waktu dengan healing di stasiun malah berubah jadi ngabisin waktu mendekam di hotel prodeo.

Buat kamu yang berencana main ke Stasiun Patukan, pastikan untuk mengunjungi tempat yang memang diizinkan, yaitu bisa di dekat palang pintu atau jalan sebelah selatan. Kalau nekat ke jalan sebelah utara dan ketahuan oleh petugasnya, siap-siap nggak bisa keluar dan pulang karena gerbangnya akan digembok. Itulah yang terjadi sama saya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Stasiun Lempuyangan Jogja, Stasiun Sederhana Saksi Pertemuan yang Manis dan Perpisahan yang Tragis.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2023 oleh

Tags: Kabupaten SlemanSlemanstasiun keretaStasiun Patukan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

4 Duka yang Dirasakan Penduduk di Sepanjang Rel Kereta Api . (Unsplash.com)

4 Duka yang Dirasakan Penduduk di Sepanjang Rel Kereta Api

18 Juli 2022
4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Stop Mencibir Mahasiswa Asal Bantul yang Ngekos di Sleman, Kami Ngekos karena Kami Masih Sayang Punggung!

3 Juli 2024
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
Terima Kasih Pemerintah Kabupaten Sleman, Sudah Menciptakan Pencegah Obesitas dan Darah Rendah Berupa Jalan Rusak di Jalan Kabupaten Mojok.co

Terima Kasih Pemerintah Kabupaten Sleman, Sudah Menciptakan Pencegah Obesitas dan Darah Rendah Berupa Jalan Rusak di Jalan Kabupaten

9 Juli 2024
Pertigaan Mbesi Jalan Kaliurang Sleman, Pertigaan Penuh Ancaman (Unsplash)

Pertigaan Jalan Besi Sleman: Salah Satu Pertigaan di Jalan Kaliurang yang Makin Berbahaya bagi Pengendara Motor

10 Januari 2025
Stasiun Merak Jalan di Tempat padahal Strategis dan Punya Potensi

Stasiun Merak Jalan di Tempat padahal Punya Potensi

9 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

30 Juni 2026
Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

29 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026
Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.