Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Harga Air Minum dalam Kemasan yang Murah dan Kualitas Air di Indonesia

Reynaldo Dion Pratama oleh Reynaldo Dion Pratama
29 Oktober 2022
A A
Harga Air Minum dalam Kemasan yang Murah dan Kualitas Air di Indonesia Terminal Mojok

Harga Air Minum dalam Kemasan yang Murah dan Kualitas Air di Indonesia (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setidaknya ada dua faktor kendala dalam meningkatkan kualitas air di Indonesia. Pertama, sungai masih jadi sumber utama dari PDAM padahal sebagian besar sungai di Indonesia sudah tercemar. Sungai-sungai ini sudah tercemar limbah rumah tangga, limbah industri, dan kotoran lainnya. Apalagi adanya pemberitaan bahwa UNICEF Indonesia mengatakan 70% air minum rumah tangga di Indonesia sudah tercemar tinja. Kecilnya angka rumah tangga yang memiliki sarana toilet dengan sambungan tangki septik yang tertutup dan yang rutin membersihkan tangkinya minimal satu kali dalam lima tahun adalah kurang dari 8%. Akibatnya, limbah tinja jadi nggak terkelola dengan baik sehingga mencemari lingkungan dan sumber air sekitar.

Kedua, PDAM ternyata kesulitan menjaga saluran air ke warga tetap steril. Masalahnya, kualitas pipa nggak memadai dan kebocoran yang terjadi masih terlalu tinggi. Jika melihat dua kendala tersebut, rasanya Indonesia sulit mendapatkan air bersih yang layak konsumsi.

UUD 1945 pada Pasal 33 Ayat 3 berbunyi: “Bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar besarnya bagi kemakmuran rakyat.” Namun, nggak ada penjelasan untuk pasal tersebut sehingga makna penguasaan negara menjadi multitafsir, khususnya terhadap undang-undang yang berkaitan erat dengan sumber daya alam.

Mahkamah Konstitusi juga menafsirkan, dikuasai negara bukan berarti negara memiliki, namun dalam pengertian bahwa negara merumuskan kebijakan, melakukan pengaturan, melakukan pengurusan, melakukan pengelolaan. Makna ini membuat negara menguasai hajat hidup orang banyak termasuk soal sumber daya alam, dan nggak menafikan bahwa pihak swasta atau perorangan berperan di dalamnya. Negara memang sudah sesuai dalam menjalankan apa yang diamanahkan oleh UUD 1945, namun belum maksimal dan belum serius dalam penanganan air bersih di Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah juga sudah mempunyai program Zona Air Minum Prima atau yang biasa disebut ZAMP. ZAMP sendiri adalah zona atau wilayah khusus yang dirancang sebagai kawasan pelayanan dengan kualitas air telah memenuhi standar dan merupakan air siap minum tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Namun alangkah baiknya jika pemerintah lebih mementingkan pembenahan sumber air yang digunakan masyarakat. Harapannya, tentu saja agar bumi, air, dan kekayaan alamnya dapat dirasakan masyarakat Indonesia secara nyata.

Mungkin kalau suatu hari nanti saya bisa mencicipi air minum di negara lain, rasanya bakal berbeda dengan air minum di Indonesia. Terima kasih, Raisa, sudah membuka mata saya soal kondisi air minum di Indonesia.

Penulis: Reynaldo Dion Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Stop Nyinyirin Orang yang Bawa Air Minum Sendiri ke Tempat Makan, Ini Bukan Sekadar Perkara Irit!

Baca Juga:

Alasan Saya Bertahan dengan Air Minum Rebusan, Lebih Hemat dan Jelas Asal-usulnya

AirKu, Air Minum Kemasan Kebanggaan Kulon Progo yang Nggak Kalah dari Air Minum Kemasan Ternama

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2022 oleh

Tags: air minumsumber daya alam
Reynaldo Dion Pratama

Reynaldo Dion Pratama

Hardcore kidz yang menjalani hidup sebagai straight edge.

ArtikelTerkait

5 Kasta Air Minum Kemasan Paling Cocok untuk Kalian yang Sedang FOMO Lari

Kasta Air Minum Kemasan Paling Cocok untuk Kalian yang Sedang FOMO Lari

2 September 2024
Aquviva Memang 'Maknyes', tapi Belum Mampu Menggeser Popularitas Le Minerale

Aquviva Memang “Maknyes”, tapi Belum Mampu Menggeser Popularitas Le Minerale

17 Mei 2025
Mempertanyakan Alasan Produsen Air Minum Membuat Kemasan Mini, Lebih Banyak Mudaratnya Ketimbang Manfaatnya Mojok.co

Mempertanyakan Alasan Produsen Air Minum Membuat Kemasan Mini, Lebih Banyak Mudaratnya Ketimbang Manfaatnya

29 Juli 2024
Le Minerale, Air Mineral Kemasan "Kemarin Sore" yang Mempreteli Dominasi Aqua

Le Minerale, Air Mineral Kemasan “Kemarin Sore” yang Mempreteli Dominasi Aqua

24 Juni 2024
AirKu, Air Minum Kemasan Kebanggaan Kulon Progo yang Nggak Kalah dari Air Minum Kemasan Ternama

AirKu, Air Minum Kemasan Kebanggaan Kulon Progo yang Nggak Kalah dari Air Minum Kemasan Ternama

8 Oktober 2025
Adi, Air Minum dalam Kemasan dari Sumber Mata Air Gunung Slamet Bumijawa Tegal yang Justru Sulit Dijumpai di Daerah Pegunungan

Adi, Air Minum dalam Kemasan dari Sumber Mata Air Gunung Slamet Bumijawa Tegal yang Justru Sulit Dijumpai di Daerah Pegunungan

26 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal Mojok.co

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

18 Juni 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

18 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
40 Jam Disiksa Bus Putra Remaja dari Jogja Sampai Jambi (Unsplash)

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

16 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.