Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Hal yang Dilakukan Tsubasa Ozora hingga Taro Misaki Saat Sepak Bola Libur

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
3 Mei 2020
A A
Hal yang Dilakukan Tsubasa Ozora hingga Taro Misaki Saat Sepak Bola Libur terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau lagi libur sepak bola, Tsubasa Ozora dan kawan-kawanya pada ngapain, ya?

Berbicara tentang sepak bola di masa pandemi, memang sejumlah liga di berbagai belahan dunia banyak yang mandek. Mulai dari Spanyol, Italia, hingga Jepang menutup agenda olahraga demi memutus mata rantai pandemi corona. Berbagai tim sepak bola memusatkan kebugaran tim di kediaman masing-masing dan dipantau langsung oleh staf kepelatihan melalui video call. Banyak juga pemain sepak bola yang mengkampanyekan pentingnya mencuci tangan, Alisson Backer contohnya. Juga, aktivitas mereka di media sosial meningkat, banyak yang menyapa penggemarnya.

Lalu, bagaimana dengan Tsubasa Ozora dan kawan-kawannya yang kini sudah beranjak dewasa dan membela berbagai tim besar di Eropa maupun Jepang? Dalam masa swakarantina ini, tentu banyak agenda yang bisa mereka lakukan di rumah masing-masing. Mulai dari live Instagram, membantu orang tua, bercengkrama bersama keluarga hingga latihan keras, inilah hasil penelusuran dari Mojok Institut untuk pembaca Mojok.

Pertama, Tsubasa Ozora yang kini tinggal di Spanyol dan harus mengikuti standarisasi porsi latihan khusus dari Barcelona. Tentu di masa jeda, Tsubasa akan memposting di akun Instagram-nya atas konfirmasi kesehatan dirinya. Juga, Tsubasa Ozora akan memposting foto bersama Sanae yang tengah mengandung dua anak kembar buah cintanya dengan Tsubasa. Terus, Tsubasa akan menulis caption begini, “Tetap jaga kesehatan untuk kalian semua. Bola adalah teman, tapi kalau istri ya Misae, to. Mosok bola. Emangnya kalian yang jomblo menahun. Xixixi~”

Kedua, Kojiro Hyuga yang kini sedang masa peminjaman dari Juventus ke Reggiana, Italia. Tentu Hyuga mengikuti perintah otoritas Italia mengenai aturan lockdown. Ia akan sibuk membuat snapgram atas konfirmasi keadaannya selama di Italia. Karena cinta keluarga, ia juga akan membuat snapgram yang isinya dia sedang video call dengan ibunya dan tiga adiknya. Sisi garang Hyuga akan hilang selama hal-hal yang berkaitan dengan keluarga dan kemanusiaan. Tentu ia akan menyumbang pendapatannya untuk korban virus corona yang ada di Reggio Emilia dan sekitarnya. Yang jelas, Hyuga nggak umuk dan malahan terkesan misterius.

Hyuga juga akan membuat postingan suasana mess pribadi lengkap dengan alat fitness untuk tetap menopang kebugaran tubuhnya. Ia pasti akan menulis postingan seperti ini, “Semoga kalian diberikan yang terbaik dan kesehatan. Aku di sini baik-baik saja, kalian tidak perlu khawatir tentang diriku. Semoga Liga Italia lekas berjalan kembali dan dunia diberi kesembuhan, aku sudah tidak sabar menendang bola! #TendanganMacan #LoveForLove.”

Ketiga, Jun Misugi si pangeran lapangan yang nyambi jadi influencer lantaran tampan. Pastinya, si tampan asal klub FC Tokyo juga menyibukkan dirinya melakukan swakarantina di pondoknya yang mewah. Jun juga akan disibukkan menghibur fans wanitanya yang menyebar seantero Jepang. Pria yang pernah memiliki riwayat penyakit jantung ini bakal tak henti-hentinya mengingatkan para penggemarnya untuk menjaga kebersihan tangan, minum vitamin yang cukup dan menghibur mereka selama swakarantina. Dalam live Instagram, ia menghibur dengan bermain musik dan membawa gitar, “Hai gadis-gadis terbaik! Bagaimana kabarnya? Oh, iya, aku mau nyanyi sebuah lagu nich. Judulnya adalah Cidro. ‘Wong seng tak tresnani mblenjani janji~’”

Keempat, Taro Misaki pemain sepak bola asal Jubilo Iwata ini nggak doyan main medsos. Memiliki ayah seorang pelukis, tampaknya berkah tersendiri untuk Misaki yang nggak gabut ketika swakarantina seperti ini. Ia malahan senang berada di rumah, karena sejak ia kecil, ia pindah berkala rumah ke rumah (((cie, nyanyi))) adalah proses yang tidak bisa hindari demi kesuksesan karier ayahnya. Selain melukis, Misaki mungkin juga gemar membaca dan menulis. Intelektualitasnya bermain bola dan beberapa kali pergi ke Eropa, pantas jika Misaki punya bacaan menarik di kamarnya. Mungkin saja bukunya Fiersa Besari dengan judul Catatan Juang yang ia anggap ‘Misaki banget’ karena jiwa petualang sang tokoh bernama Juang.

Baca Juga:

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

Alternatif lainnya ya menulis. Misaki bisa saja menumpahkan keresahannya selama ini dalam sebuah tulisan. Dan tentunya, muara tulisan itu adalah Terminal Mojok yang esok harinya ia mendapat pesan melalui email, “Halo. Selamat, artikel Anda telah diterbitkan di Terminal Mojok. Judul artikel: Apa Salahnya sih Pemain Bola Juga Menyukai Seni?”

Kelima, Ryo Ishizaki rekan satu tim Misaki di Jubilo Iwata. Tentu Ishizaki memilih untuk pulang ke Nankatsu. Ia sangat khawatir dengan ibunya di sana. Ia pun terlibat dalam satu misi, yakni menyuruh ibunya untuk menutup sementara bisnis pemandian air panas. Takutnya, hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dan Ishizaki menjalankan perintah pemerintah untuk tidak menimbulkan keramaian. Tentu, ibunya yang super galak ini menolak keras-keras permintaan anaknya dan bilang, “Sumber keuangan keluarga arep mbok tutup? Dan anakku sekarang sedang dipecat mbek klubnya? Yungalah tulung, Gusti!”

Ishizaki dengan kesal pun menjawab, “Healaaaah, aku itu nggak dipecat, Mbok, Simbok. Tapi kompetisi J. League lagi libur. Cepat tutup pemandian air panas ini untuk sementara. Agar tidak terjadi hal-hal yang nggak diinginkan!”

Ibunya pun kembali melawan, “Dasar anak kemakan hoaks! Mandi di kolam renang itu nggak mungkin bikin hamil! Cuma ibu-ibu halu yang memikirkan hal itu.”

Keenam, Ken Wakashimatsu dan Shun Nitta yang sibuk berguru di perguruan silat orangtua Ken. Walau berbeda tim di J.League, Ken di Nagoya Grampus dan Nitta membela Kashiwa Reysol, mereka tetap berteman akrab dan mengasah kemampuan kombinasi antara sepak bola dan silat. Dalam istirahat di hutan, Nitta pun memberanikan diri meminta bantuan Ken, “Lik Ken, mbok aku ajari ultimate wakado-ryu shootoooo~”

BACA JUGA Daripada Coach Kira, Tsubasa Cocoknya Dilatih oleh Sajuri Sahid Saja! dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2021 oleh

Tags: pandemi coronaSepak Bolataro misakitsubasa ozora
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Sepak Bola Wanita Tak Semembosankan yang Dibayangkan Terminal Mojok.co

Sepak Bola Wanita Tak Semembosankan yang Dibayangkan

29 April 2022
Butuh HP Android Murah? Lirik Ponsel Zaman Old untuk Alternatif di Tengah Pandemi! Memangnya Ada Stiker Miskin Kalau Pakai HP Xiaomi dan Sepeda Motor Beat?

Butuh HP Android Murah? Lirik Ponsel Zaman Old untuk Alternatif di Tengah Pandemi!

16 Mei 2020
Bagi Orang Madura, Bahasa Madura Tak Kalah Njelimetnya dengan Bahasa Inggris madura united bahasa daerah

Biar Nggak Bingung Mana Madura United FC Mana Madura FC, Saya Berikan 3 Perbedaannya

31 Agustus 2020
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Panduan Memahami Taktik Sepak Bola secara Sederhana Biar Nggak Kayak Coach yang Itu

12 Februari 2021
Curahan Hati Emak-Emak Jadi Guru di Rumah dan Dituntut Serba Bisa

Curahan Hati Emak-emak yang Jadi Guru di Rumah dan Dituntut Serbabisa

9 April 2020
Harvest Moon Adalah Panduan Sempurna Menyongsong New Normal Ngobrol sama Sakura Haruno, Dokter Konoha yang Sukses Memerangi Pandemi Corona

Ngobrol sama Sakura Haruno, Dokter Konoha yang Sukses Perangi Pandemi Corona

31 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.