Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hal yang Akan Terjadi Kalau Serial ‘Midnight Diner’ Setting-nya di Indonesia

Talitha Nabilla Uzlah oleh Talitha Nabilla Uzlah
2 Januari 2021
A A
Hal yang Akan Terjadi Kalau Serial 'Midnight Diner' Setting-nya di Indonesia terminal mojok.co

Hal yang Akan Terjadi Kalau Serial 'Midnight Diner' Setting-nya di Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Liburan akhir tahun akhirnya udah di depan mata, hal yang gue tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Ini adalah waktunya untuk bermalas-malasan dan melakukan semua hal yang nggak bisa gue lakukan pada hari biasa. Nah semenjak pandemi, gue udah punya kebiasaan baru buat nabung serial atau film yang bakal gue tonton pas liburan. Untuk memulai ritual pada liburan ini, gue memutuskan memilih Midnight Diner sebagai serial pertama untuk dinikmati. 

Serial ini sebenernya udah terpendam cukup lumayan lama di watchlist Netflix gue. Midnight Diner udah bolak-balik seliweran di timeline Twitter karena udah di-review sama beberapa akun reviewer film yang membuat gue semakin penasaran.

Secara singkat, Midnight Diner ini menceritakan seorang bapak yang biasa dipanggil Master oleh para pelanggannya dan membuka kedai makanan yang jam bukanya mulai pukul 12 malam sampai kira-kira pukul 7 pagi. Di kedai ini, Master cuma menyediakan 4 menu, yaitu tonjiru (sup sayur babi), sake, beer, sama shōchū. Nah, yang bikin kedai ini unik adalah setiap pelanggan bisa request makanan yang mau dia pesan asalkan ada bahan bakunya dan nggak ribet cara masaknya. Serial ini plot cerita setiap episodenya berbeda, biasanya makanan yang dimasak sama Master adalah makanan kesukaan si pelanggan dan berkaitan sama cerita atau kenangan yang dipunyai si pelanggan tersebut.

Midnight Diner memberikan kesan heartwarming buat para penontonnya dan cocok banget ditonton sambil santai karena nggak perlu mikir keras dan mudah dicerna. Tapi, pernah kepikiran nggak sih gimana jadinya kalo Midnight Diner ada di Indonesia? Berikut beberapa kemungkinan yang akan terjadi kalo misalkan Midnight Diner, setting tempat dan ceritanya ada di Indonesia:

#1 Warmindo atau warung burjo

Warmindo (warung Indomie) atau warung burjo (bubur kacang ijo) adalah tempat yang pertama kali langsung muncul di benak gue. Buat mahasiswa yang sekaligus merangkap menjadi anak kost pasti udah nggak asing dengan tempat ini. Tempat ini adalah penyelamat bagi sebagian besar anak kost karena harga makanannya pas dengan kantong dan cukup ngenyangin di perut. Warmindo atau warung burjo biasanya menjajakan bubur kacang ijo, Indomie dengan berbagai rasa, gorengan tahu tempe, dan minuman instan yang siap seduh. Dengan berkembangnya warmindo atau warung burjo ini, mereka juga jual nasi dan lauk pauk seperti yang biasanya dijual di warteg. Warmindo atau warung burjo ini bisa jadi setting yang pas untuk Midnight Diner ala Indonesia. Penjaga warmindo juga punya skill masak yang nggak kalah jago sama Master, buktinya banyak pelanggan setia yang selalu balik lagi ke tempat ini.

Mungkin, plot cerita yang bisa diangkat kalau setting tempatnya di warmindo atau warung burjo, bisa aja cerita tentang balada mahasiswa yang nggak rampung-rampung ngerjain skripsinya, seseorang yang habis putus cinta ditinggal pujaan hati, atau cerita anak kost yang lagi pusing mikirin tunggakan sewa kost. Saking seringnya,banyak pelanggan yang suka ngajak ngobrol dan cerita ke penjaga warung yang kemudian si penjaga warung lama kelamaan terbiasa menjadi tempat tampungan cerita para pelanggannya.

#2 Warkop (warung kopi)

Selain warmindo, tempat yang kira kira bakal pas untuk dijadikan setting tempat Midnight Diner yaitu warkop. Meskipun namanya warkop, tempat ini nggak hanya menjual kopi, warkop juga menjajakan minuman seduh lainnya. Hampir mirip sih konsepnya sama warmindo, cuman warkop ini lebih ke spesialis minuman aja. Warkop emang bisa dijadikan tempat andalan buat nongkrong-nongkrong santai sambil melepas penat dari kegiatan yang sudah kita lakukan selama satu hari penuh. Banyak ditemukan warkop yang dijadikan basecamp oleh para driver ojol (ojek online). 

Nah karena inilah gue berpikir, warkop bisa dijadikan ide tempat yang cocok buat Midnight Diner. Apalagi, biasanya para driver ojol ini sering tukar cerita satu dengan lainnya tentang keluh kesah mereka dari yang senang sampai yang sedih selama ngebid (mencari penumpang). Sebab, berdasarkan pengalaman-pengalaman gue selama menggunakan ojek online, pada saat perjalanan para driver sering bercerita kepada gue dan pasti ada saja kisah yang menarik untuk didengar. Jadi, bakal ada banyak ide cerita seru dan cocok dengan genre yang diangkat oleh Midnight Diner yaitu, slice of life. 

Baca Juga:

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

Oleh karena serial ini cukup sukses di Jepang, Midnight Diner juga sudah di-remake di beberapa negara lainnya, seperti Tiongkok dan Korea. Dengan adanya beberapa kemungkinan kalau misalkan Midnight Diner dengan setting cerita di Indonesia inilah, bisa memberikan ide kepada para produser untuk me-remake serial Midnight Diner ala kearifan lokal Indonesia.

BACA JUGA Jika Plankton Memilih Jadi Pengusaha Bidang Teknologi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Januari 2021 oleh

Talitha Nabilla Uzlah

Talitha Nabilla Uzlah

Full time student, half time movie geek.

ArtikelTerkait

Kabupaten Trenggalek Juga Punya Banyak Pendekar dan Sisi Gelap Ini Pernah Ada

12 Oktober 2021
Cara yang Saya Lakukan Saat Menabung di Celengan agar Prosesnya Menyenangkan terminal mojok.co

Cara yang Saya Lakukan Saat Menabung di Celengan agar Prosesnya Menyenangkan

22 Februari 2021
Culture Shock Ngekos di Jogja Gara-gara Kipas Angin Terminal Mojok

Ternyata Kipas Angin Nggak Penting Amat kalau Ngekos di Jogja

5 Maret 2021
Fans Sepak Bola Itu Banyak Jenisnya, Nggak Usah Merasa Paling Sejati terminal mojok.co

Soccer, Istilah Ciptaan Orang Inggris yang Dibenci Orang Inggris

14 September 2020
Menerka Alasan para Fans K-Pop Sangat Royal Saat Beli Merchandise Idolanya terminal mojok.co

Menerka Alasan para Fans K-Pop Sangat Royal Saat Beli Merchandise Idolanya

11 Juni 2021
SUN, Girlband Baru yang Katanya Lebih Mirip Kelompok Biduan Dangdut Terminal Mojok

SUN, Girlband Baru yang Katanya Lebih Mirip Kelompok Biduan Dangdut

30 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

9 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.