Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

Faris Firdaus Alkautsar oleh Faris Firdaus Alkautsar
16 Januari 2026
A A
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi orang yang sudah terbiasa, naik Transjakarta mungkin terasa sepele. Tinggal tap kartu, naik bus, duduk, lalu turun di halte tujuan. Tapi bagi pengguna pemula, pengalaman pertama naik Transjakarta bisa berubah jadi petualangan yang melelahkan, bahkan bikin nyasar.

Saya termasuk orang yang cukup sering berlalu-lalang menggunakan Transjakarta, baik untuk urusan kuliah, acara dan jalan-jalan di Jakarta. Dari pengalaman itu, pengguna pemula sebaiknya mengetahui beberapa hal mendasar agar perjalanan tetap aman dan, yang paling penting, sampai tujuan dengan selamat.

Arah perjalanan itu harga mati

Kesalahan paling umum pengguna baru Transjakarta adalah menganggap satu halte hanya punya satu arah. Padahal, banyak halte yang melayani dua arah perjalanan dengan jalur dan platform berbeda.

Akibatnya fatal. Anda bisa saja naik bus dengan nomor koridor yang benar, tapi arah yang salah. Jika ini terjadi, siap-siap waktu tempuh membengkak jauh lebih lama.

Kalau masih beruntung, halte berikutnya punya jalur dua arah sehingga Anda bisa turun dan menyeberang. Kalau tidak, opsinya tinggal dua: lanjut sampai jauh atau turun dan keluar halte. Dalam kondisi tertentu, naik ojek daring justru lebih masuk akal daripada memaksa berjalan kaki sambil kebingungan di jalanan kota besar yang tidak ramah pejalan kaki.

Naik Transjakarta tidak selalu berarti bebas macet

Bus Transjakarta sering dipromosikan sebagai solusi anti-macet. Itu tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Tidak semua rute Transjakarta punya jalur busway steril.

Ada koridor yang masih harus berbagi jalan dengan kendaraan lain. Motor dan mobil pribadi juga kerap menyusup ke jalur busway. Kalau sudah begini, perjalanan yang seharusnya singkat bisa molor tanpa ampun, apalagi kalau ada kecelakaan atau hujan deras.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda menggunakan Transjakarta ketika Anda tidak dikejar waktu dan tujuan berada relatif dekat dari halte. Misalnya ya, jarak di bawah 2 KM lah. Kalian masih bisa menempuh jarak tersebut dengan berjalan kaki atau dengan naik ojek.

Baca Juga:

Saya Pengguna Setia Transjakarta dan Setuju kalau Tarifnya Naik asal 4 Hal Ini Terpenuhi

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

Soal penempatan kursi

Bagi penumpang pria yang baru pertama naik Transjakarta, pihak Transjakarta menandai kursi bagian tengah ke depan dengan sekat sebagai area khusus wanita dan prioritas. Ingat ini baik-baik ya.

Sebaiknya kalian memilih duduk di bagian tengah ke belakang jika kalian tidak ingin pramusapa menegur atau penumpang lain melirik dengan tatapan tidak ramah. Kalau penuh, berdiri saja. Tidak ada ruginya berdiri sebentar daripada jadi bahan teguran.

Saldo kartu jangan pas-pasan

Transjakarta menerapkan sistem tap in dan tap out. Saldo minimum yang disarankan adalah Rp5.000. Tarif sekali jalan sekitar Rp3.500, tapi saldo harus cukup sejak awal untuk bisa tap in.

Pastikan juga selalu tap out. Kelalaian tap out bisa membuat kartu bermasalah di perjalanan berikutnya. Sebenarnya ini hal sepele, tapi sering dilupakan pengguna baru.

Tidak semua halte Transjakarta ramah fisik

Perlu diakui, Transjakarta belum menyediakan halte yang ramah bagi semua orang dengan gangguan otot atau persendian. Beberapa halte, terutama di Koridor 13, memiliki akses yang tinggi dan cukup melelahkan.

Jika kondisi fisik sedang tidak prima, sebaiknya pertimbangkan moda transportasi lain.

Ngomong-ngomong, Kalau bingung, tanyalah pramusapa. Mereka ada bukan untuk menghakimi, tapi membantu. Pepatah “malu bertanya sesat di jalan” sangat relevan di dunia per-TJ-an.

Cari rute alternatif Transjakarta

Sebenarnya, Transjakarta menghubungkan beberapa koridor dalam peta perjalanannya. Kalian bisa memanfaatkannya jika bosan menunggu dan ingin keliling kota menggunakan rute alternatif. Hal ini juga dapat mempersingkat perjalanan Anda jika bus yang ingin Anda naiki mengalami keterlambatan signifikan akibat kemacetan, gangguan cuaca dan membludaknya penumpang.

Menaiki Transjakarta sebenarnya sederhana. Yang bikin ribet biasanya bukan sistemnya, tapi kurangnya informasi dan kesiapan penumpang. Dengan memahami arah, rute, dan aturan dasar, Transjakarta bisa jadi transportasi murah, aman, dan cukup manusiawi untuk bertahan hidup di Jakarta. Selamat menikmati perjalanan dan jangan sampai nyasar.

Penulis: Faris Firdaus Alkautsar
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2026 oleh

Tags: cara isi saldo transjakartakursi penumpang transjakartapanduan naik transjakartatransjakarta
Faris Firdaus Alkautsar

Faris Firdaus Alkautsar

Mahasiswa Akuntansi Universitas Terbuka. Punya motto hidup "walau berjalan di atas bumi, ingatlah bahwa kita hidup di bawah langit".

ArtikelTerkait

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

Saya Lebih Suka Halte Bundaran HI yang Dulu: Minimalis tapi Tetap Estetis

6 September 2023
Transjakarta Koridor 9 Jurusan Pinang Ranti-Pluit Menyimpan Banyak Masalah

Transjakarta Koridor 9 Jurusan Pinang Ranti-Pluit Menyimpan Banyak Masalah

2 Agustus 2023
Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta Terminal Mojok

Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta

1 Februari 2023
Jadi “Ikan Pepes” di KRL Jabodetabek Jauh Lebih Baik daripada di Transjakarta

Jadi “Ikan Pepes” di KRL Jabodetabek Jauh Lebih Baik daripada di Transjakarta

1 Juli 2025
Jangan Naik Transjakarta Saat Hujan Lebat kalau Nggak Mau Terjebak Selamanya

Jangan Naik Transjakarta Saat Hujan Lebat kalau Nggak Mau Terjebak Selamanya

12 April 2024
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

6 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

11 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba
  • Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu
  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.