Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Gunung Tidar: Paku Pulau Jawa sekaligus Tempat Nongkrong Nobita

Imron Amrulloh oleh Imron Amrulloh
8 Januari 2022
A A
Gunung Tidar: Paku Pulau Jawa sekaligus Tempat Nongkrong Nobita

Gunung Tidar: Paku Pulau Jawa sekaligus Tempat Nongkrong Nobita (Instagram @gunung_tidar)

Share on FacebookShare on Twitter

Bicara soal Kota Magelang, sudah tentu tidak akan lepas dari yang namanya Gunung Tidar. Bagaimana tidak? Gunung yang berada persis di tengah Kota Magelang ini dikatakan sebagai pakunya tanah Jawa. Bisa dikatakan demikian karena memang di puncaknya terdapat monumen berbentuk seperti halnya paku. Monumen tersebut dulunya merupakan pusaka yang ditancapkan oleh Syekh Subakir ketika hendak menaklukkan tanah Jawa.

Masih soal Kota Magelang dan Gunung Tidar. Pernah denger nggak sih atau baca kalau katanya Gunung Tidar itu mirip sama bukit belakang sekolahnya Nobita? Setelah saya amati lagi, ternyata beneran mirip lho. Letak Gunung Tidar yang berada di tengah kota hampir sama dengan bukit belakang sekolahnya Nobita. Nah, bicara soal bukit belakang sekolah, pernah nggak sih ngebayangin kalo Nobita jadi orang Magelang? Dengan Gunung Tidar sebagai bukit belakang sekolah tentunya.

Mulai dari tempat tinggal Nobita dulu deh. Dalam serial anime Doraemon, Keluarga Nobita dikatakan bermukim di daerah yang cukup mahal yakni di Nerima Ward, Tokyo. Nah, kalau jadi orang Magelang, Nobita nggak terlalu perlu tinggal di daerah yang mahal-mahal amat. Nobita hanya perlu tinggal di daerah Jagoan. Ya meskipun nggak mahal tapi yang penting duwe aji kalo di Magelang. Pasalnya kawasan Jagoan merupakan kawasan asrama polisi, jadi cukup dihargai. Tapi ya gitu, tetap belum cukup buat menghadapi Giant dan Suneo.

Untuk sekolahan, Nobita diprediksi akan sekolah di SDN Rejowinangun Selatan. Mungkin lebih ke SDN Rejowinangun Selatan 4, soalnya letaknya lebih dekat dengan Gunung Tidar. Ya meskipun nggak belakang sekolah banget, tapi yang penting Nobita masih gampang kalo mau nggalau ke Gunung Tidar.

Kalau di serial, Nobita pergi ke bukit pas ada masalah dan pulang nggak bawa apa-apa. Nah, kalau Nobita versi Magelang, ketika pergi ke bukit belakang sekolah alias Gunung Tidar. Pulang-pulang dia akan menjadi sobat yang sangat religius. Bayangkan saja, Gunung Tidar memiliki setidaknya empat petilasan yang bisa diziarahi. Mulai dari Makam Syekh Subakir, Makam Kyai Sepanjang, juga makam dari Kyai Semar, serta petilasan Pangeran Purbaya berupa pohon beringin.

Yang unik tentu saja makam Kyai Sepanjang. Sebab, katanya yang dimakamkan bukanlah manusia, namun pusaka Syekh Subakir berupa tombak sepanjang tujuh meter.

Di paragraf sebelumnya, saya bilang ada makam Kyai Semar. Nah, sampai sekarang, masih jadi perdebatan, apakah benar yang dimakamkan di situ adalah Semar, tokoh punakawan yang jelas tidak asing untuk kita.

Namun, ada hal yang menurut saya kurang menyenangkan. Yaitu, praktik mencari pesugihan di Gunung Tidar. Padahal, dengan adanya makam kyai yang ada di situ, yang seharusnya dilakukan adalah ziarah dan memanjatkan doa. Bukan mencari kekayaan yang instan. Padahal, gunung tersebut justru jadi tempat Syekh Subakir menyucikan Pulau Jawa dari jin dan menyebarkan Islam.

Baca Juga:

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

Pungli di Makam Sunan Gunung Jati Cirebon Adalah Bentuk Kebobrokan Pemerintah Daerah

Kalau cari kekayaan instan, ya main trading. Instan kayanya, instan juga miskinnya.

Nah, itulah beberapa keunikan Gunung Tidar yang jadi daya tarik. Selain jadi tempat Nobita main, gunung tersebut juga jadi tempat wisata spiritual yang menarik untuk dikunjungi. Paku Pulau Jawa ini wajib untuk dikunjungi jika kalian suka ziarah dan nguri-uri kabudayan.

Jangan-jangan, selain menggalau, Nobita main ke gunung itu sebenarnya cari wangsit? Wah, ra mashok.

Penulis: Imron Amrullah
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2022 oleh

Tags: gunung tidarmakamNobitaziarah
Imron Amrulloh

Imron Amrulloh

Seorang pengangguran baru yang sedang mencoba dan terus mencoba.

ArtikelTerkait

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Pentingnya Tabungan Kematian agar Jenazah Anda Tidak Terlunta-Lunta makam

Lahan Makam Makin Langka dan Susah Didapat, Sudah Saatnya Kita Belajar Ilmu Meninggal Tanpa Jasad

14 Maret 2023
Pentingnya Tabungan Kematian agar Jenazah Anda Tidak Terlunta-Lunta makam

Pentingnya Tabungan Kematian agar Jenazah Anda Tidak Terlunta-Lunta

23 Oktober 2022
Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita terminal mojok.co

Begini Rasanya Jadi Murid yang Selalu Gagal kayak Nobita

2 Agustus 2021
Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

Panduan Menjelajahi Gunung Tidar Magelang untuk Jajaran Menteri Prabowo agar Nggak Diganggu Monyet dan Naik Ratusan Tangga dengan Selamat

23 Oktober 2024
Doraemon

Bukan One Piece atau Naruto, Manga Terbaik Itu Doraemon

28 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.