Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Sebagai Pemilik Toko Kelontong, Saya Melihat Sendiri Kemunduran Gudang Garam karena Kalah Bersaing Gajah Baru dan Rokok Murah Lainnya

Nurhadi Mubarok oleh Nurhadi Mubarok
26 Juni 2025
A A
Gudang Garam Kalah karena Mahal dan Tingginya Cukai (Rokok Indonesia:Ekosaint)

Gudang Garam Kalah karena Mahal dan Tingginya Cukai (Rokok Indonesia:Ekosaint)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika menyebut Kediri, orang langsung teringat pada salah satu perusahaan rokok legendaris: Gudang Garam. Pabriknya megah, luas, dan menempati area pusat kota. 

Pabrik yang besar itu bukan sekadar tempat bekerja bagi ribuan karyawan, tetapi juga simbol kejayaan industri rokok nasional. Beberapa fasilitas kota Kediri bahkan menampilkan logo Gudang Garam. Misalnya seperti gapura, lampu taman, lampu jalan, pos polisi, hingga tugu persimpangan. Semua menandai kedigdayaannya di kota ini.

Sebagai warga Kediri, saya bangga. Tapi sekarang, rasa bangga saja tidak cukup. Gudang Garam mulai terlihat kalah, bahkan di kampung halamannya sendiri.

Saya melihat tanda-tanda kemunduran Gudang Garam bukan hanya lewat berita.Tapi juga saya rasakan sendiri karena saya turut menjaga toko kelontong di rumah. 

Dari toko inilah saya melihat perubahan besar. Dulu, satu slop Surya 12 bisa ludes dalam satu hari. Kini, satu slop baru habis dalam waktu seminggu, bahkan lebih. Penurunan penjualan rokok Gudang Garam itu nyata, dan rasanya makin memprihatinkan setiap hari.

Gudang Garam Surya 12 ditinggal karena semakin mahal

Dulu, Surya 12 adalah rokok andalan semua kalangan. Mulai dari kuli bangunan, sopir, bapak-bapak PNS, bahkan suguhan saat acara tahlilan. Namun kini, harganya terus naik seiring meningkatnya tarif cukai dari pemerintah. Sebutan “rokok kuli” sudah tidak relevan lagi, karena kuli pun berpikir 2 kali untuk membelinya.

Konsumen pun beralih ke rokok lain yang lebih murah, tapi tetap menyerupai Surya 12 secara rupa dan cita rasa, seperti Andalan Baru dan Gajah Baru. Rokok filter murah semakin banyak bermunculan. Tak peduli mereknya apa, yang penting harganya bersahabat.

Di toko kelontong saya, rokok Andalan Baru lebih cepat habis dibandingkan Surya 12. Jika dulu Andalan hanya dibeli saat sedang bokek, kini justru jadi pilihan harian. Suguhan rokok di gelas kaca kecil saat tahlilan pun kini lebih sering diisi Andalan Baru, bukan lagi Surya.

Baca Juga:

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

Alasan Golden Theater Kediri Masih Bertahan dan Tetap Ada di Hati Masyarakat Kediri

Gudang Garam sebenarnya tidak tinggal diam. Mereka juga mengeluarkan rokok versi murah, seperti Surya tanpa filter dan Gudang Garam Internasional tanpa filter. Namun, tetap saja kalah pamor dibanding produk sejenis dari kompetitor. 

Di kalangan konsumen menengah ke bawah, nama-nama seperti Dua Dewi dan Fajar Berlian justru lebih populer. Bisa dibilang, strategi Gudang Garam untuk masuk ke segmen rokok murah ini terlambat dan kurang greget.

Tingwe menjadi gaya hidup hemat yang makin ngetren

Selain rokok murah, satu lagi pesaing utama Gudang Garam adalah tingwe, alias nglinting dewe. Di Kediri, gaya hidup tingwe semakin menjamur. Bahkan kini, banyak bermunculan toko-toko tembakau dan peralatan tingwe yang tampil keren dan menarik.

Satu bungkus tembakau bisa digunakan berhari-hari. Kalau dihitung-hitung, beli tembakau dan kertas linting hanya menghabiskan belasan ribu rupiah, tapi bisa bertahan berhari-hari. Ini jelas menjadi solusi paling hemat di tengah naiknya harga rokok pabrikan.

Cukai menjadi biang masalah

Naiknya harga rokok bukan semata-mata keputusan perusahaan. Akar masalahnya ada pada kebijakan pemerintah yang terus menaikkan tarif cukai setiap tahun. Pemerintah berdalih ini demi alasan kesehatan dan untuk mengurangi jumlah perokok. Namun kenyataannya, konsumen justru lari ke rokok murah, tingwe, bahkan rokok ilegal.

Saat rokok-rokok lokal bisa dijual dengan harga yang jauh lebih rendah, pasar pun bergeser. Yang paling terpukul tentu saja pabrik besar seperti Gudang Garam.

Anjloknya penjualan rokok Gudang Garam dapat memicu efek domino. Salah satu yang terdampak adalah petani tembakau, seperti di Temanggung, yang selama ini menyuplai bahan baku. Karena penjualan rokok menurun, mereka tidak lagi melakukan pembelian ke petani tembakau Temanggung. Para petani bisa mengalami kerugian besar.

Jika situasi seperti ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Gudang Garam melakukan efisiensi alias pemutusan hubungan kerja. Ribuan orang yang menggantungkan hidupnya pada Gudang Garam bisa kehilangan pekerjaan.

Penulis: Nurhadi Mubarok

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Membayangkan Kediri Tanpa Gudang Garam, Hanya Jadi Daerah Medioker

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2025 oleh

Tags: Andalan Barucukai rokokgajah barugudang garamgudang garam suryakedirirokok murahsurya 12
Nurhadi Mubarok

Nurhadi Mubarok

melepaskan diri dari belenggu overthinking

ArtikelTerkait

Membayangkan jika Semua Perokok di Indonesia Berhenti Merokok Terminal Mojok

Membayangkan jika Semua Perokok di Indonesia Berhenti Merokok

10 November 2022
Pasar Setono Betek Kediri, Pasar Tradisional yang Gagal Bertransformasi Jadi Pasar Semi Modern Mojok.co

Pasar Setono Betek Kediri, Pasar Tradisional yang Gagal Bertransformasi Jadi Pasar Semi Modern

4 November 2023
Seminggu di Kediri Bikin Saya Minum Obat Maag Setiap Hari, Semua Gara-gara Pecel Kediri

Seminggu di Kediri Bikin Saya Minum Obat Maag Setiap Hari, Semua Gara-gara Pecel Kediri

21 Januari 2024
Mitos Jangka Jayabaya: 5 Ramalan yang (Katanya) Terjadi dan Sengkarut Sejarahnya

Mitos Jangka Jayabaya: 5 Ramalan yang (Katanya) Terjadi dan Sengkarut Sejarahnya

17 September 2023

Membayangkan kalau Sungai Brantas di Kediri Berubah Jadi Laut

12 September 2021
Rekomendasi Rokok Murah di Bawah 20 Ribu, Rasanya Dijamin Enak dan Pastinya Legal!

Rekomendasi Rokok Murah di Bawah 20 Ribu, Rasanya Dijamin Enak dan Pastinya Legal!

11 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.