Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Gelar Striker Terbaik, Akal-akalan France Football di Gala Ballon d‘Or 2021

Nanda Naradhipa oleh Nanda Naradhipa
1 Desember 2021
A A
france football ballon d'or
Share on FacebookShare on Twitter

N’Golo Kante, Karim Benzema, dan Jorginho secara berurutan disebutkan namanya sebagai pemain sepak bola pria terbaik kelima hingga ketiga di dunia dalam Gala Ballon d’Or 2021 yang diselenggarakan oleh France Football. Seusai pembacaan, semua elemen sepak bola telah mengetahui dalam benaknya masing-masing, tanpa perlu disebutkan siapa saja dua pemain yang menempati dua posisi teratas.

Dari auditorium Theatre du Chatelet, Paris, Prancis, malam penghargaan memasuki puncak acara. Dua pembalap Formula 1, Fernando Alonso dan Esteban Ocon, menaiki singgasana utama Gala Ballon d’Or 2021 dengan membawa dua piala emas paling bergengsi bagi pesepakbola sejagat. Dua trofi Ballon d’Or untuk pesepakbola pria dan wanita terbaik tahun ini.

Trofi untuk kategori wanita terlebih dahulu diumumkan. Adalah Alexia Putellas, gelandang Barcelona dan Timnas Spanyol, yang berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi bagi pesepakbola wanita. Setelah berhasil meraih treble winners bersama klubnya, maka tak ada alasan lain untuk tidak memberikan trofi tersebut kepada sang kapten Barcelona Femeni.

Setelah itu, tibalah puncak malam penghargaan dengan seremoni penyerahan trofi utama. Ketika sebagian besar para pelaku, penggiat, hingga penggemar sepak bola menginginkan nama Robert Lewandowski disebut sebagai pemenang, namun nyatanya justru nama Lionel Messi-lah yang (lagi-lagi) dinobatkan.

Kapabilitas olah bola Messi tentu saja tak perlu diragukan lagi. Enam trofi Ballon d’Or yang sebelumnya ia raih adalah bukti bahwa ia layak menyandang gelar G.O.A.T. alias The Greatest of All Time. Namun, gelar Ballon d’Or yang ketujuh ini, bisa dibilang sebagai robbery terbesar di jagat sepak bola tahun ini. Meskipun ia berhasil mengantarkan FC Barcelona menggondol Copa Del Rey serta membawa Argentina menjuarai Copa America untuk pertama kali dalam kariernya.

Akan tetapi, pencapaian di level tim selamanya tidak bisa dikategorikan sebagai pencapaian individu murni. Apalagi, ia sempat tertaih-tatih menemukan performa terbaiknya bersama Paris Saint-Germain di awal musim kompetisi 2021/2022. Performa The G.O.A.T. di tahun ini tidak sefenomenal performanya di waktu lampau. Tidak juga seapik Robert Lewandowski di tahun ini.

Dalam dua musim terakhir, barangkali tak satu pun pemain—khususnya penyerang—yang secara performa maupun statistik, lebih baik daripada angka-angka yang ditorehkan Robert Lewandowski bersama klub maupun negara. Akan tetapi, tak satu pun bola emas yang masuk ke lemari koleksi trofinya.

Di tahun sebelumnya, France Football meniadakan penghargaan Ballon d’Or dengan pertimbangan situasi pandemi. Sedangkan di tahun ini, Robert Lewandowski dinobatkan “hanya” sebagai Striker of The Year. Penghargaan tersebut merupakan satu dari dua kategori baru, di mana kategori lainnya adalah Club of The Year yang dimenangkan oleh Chelsea FC.

Baca Juga:

Entah Kalian Suka atau Tidak, Vinicius Junior Adalah Pemain Terbaik di Dunia Saat Ini, dan Kita Tak Perlu Berdebat

Jules Kounde, Pembelian Terbaik Barcelona Musim Ini

Seandainya memang hendak meningkatkan apresiasi terhadap performa para pesepakbola dari berbagai posisi bermain, kenapa tidak dibuatkan pula penghargaan untuk gelandang terbaik? Atau untuk bek terbaik, yang acap kali minim pengakuan atas performa apiknya?

Bahkan di abad ke-21 ini, hanya ada nama Fabio Cannavaro, pemain belakang yang berhasil memenangkan trofi Ballon d’Or. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik tahun 2006 setelah memimpin Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

Jika pemenang UEFA Champions League adalah klub terbaik di Eropa, dan pemenang FIFA Club World Cup adalah yang terbaik di dunia, mengapa pula mesti repot-repot dibuat suatu penghargaan khusus lagi? Selain itu, jika memang hendak memberi penghargaan untuk suatu institusi atau lembaga dalam ranah sepakbola, mengapa tidak dibuatkan juga penghargaan untuk suporter terbaik?

Motif serta urgensi France Football untuk memberi penghargaan khusus bagi penyerang terbaik tahun ini nampak datang dari ruang hampa. Toh para pemenang Ballon d’Or dari tahun ke tahun pun, mayoritasnya adalah pemain-pemain yang berposisi sebagai penyerang. Oleh karena itu, gelar untuk klub terbaik pun seakan-akan hanya akal-akalan saja agar penghargaan striker terbaik tidak nampak seperti akal-akalan yang kontroversial dan problematik.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2021 oleh

Tags: ballon d'orfrance footballlewandowski
Nanda Naradhipa

Nanda Naradhipa

Bocah Kampung Leuweung Gunung.

ArtikelTerkait

Messi Ballon d'Or

Kenyataannya, Lionel Messi Memang Layak Dapat Ballon d’Or

30 November 2021
Jules Kounde, Pembelian Terbaik Barcelona Musim Ini

Jules Kounde, Pembelian Terbaik Barcelona Musim Ini

29 Juli 2022
Leonardo PSG FIFA PES gim sepak bola Lionel Messi Mojok

Belum Bikin Gol dan Assist, Ada Apa dengan Lionel Messi?

17 September 2021
4 Striker yang Wajib Direkrut Real Madrid setelah Karim Benzema Pergi

Beri Karim Benzema Ballon d’Or Sekarang Juga!

5 Mei 2022
Bayern Munchen Memakukan Paku Terakhir di ‘Peti Mati’ Barcelona 8-2! MOJOK.CO

Bayern Munchen vs PSG: Efektivitas Taktik Pochettino dan Buruknya Finishing Bayern

8 April 2021
ballon d'or cristiano ronaldo real madrid mojok

Betapa Anehnya Jika Ballon d’or Tahun Ini Masih Didominasi Messi dan Ronaldo

7 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Cocok Jadi Suguhan saat Lebaran Mojok.co

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran

26 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.