Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fyi Aja, Semakin Terpapar Spoiler Justru Semakin Penasaran

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
29 Oktober 2019
A A
Fyi Aja, Semakin Terpapar Spoiler Justru Semakin Penasaran
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak hal yang membuat orang tertarik untuk nonton sebuah film. Setiap orang punya alasan yang berbeda. Ada yang mau nonton film karena sedang hype. Ada yang nonton karena sutradaranya. Ada yang nonton karena trailer-nya yang meyakinkan, yang untungnya nggak mengandung spoiler. Ada pula yang memilih nonton sebuah film karena yang jadi pemeran utamanya adalah Reza Rahardian.

Kata orang, film yang bagus adalah film yang jalan ceritanya tidak bisa diprediksi. Saat sedang nonton, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya di dalam film. Membuat penasaran sepanjang film tayang. Apalagi film-film yang punya plot twist yang sangat tidak bisa ditebak. Film-film seperti itu cukup banyak digandrungi.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, beberapa orang benar-benar menghindari spoiler sebelum menonton film. Sekecil apa pun yang dibeberkan tersebut. Mereka menganggap kalau menonton film yang sudah diketahui bagaimana jalan ceritanya, itu tidak seru. Tidak ada lagi sisi kejutan di dalam film nantinya.

Ada beberapa cara untuk menghindari spoiler yang sering dilakukan. Bahkan kadang masuk kategori “ekstrem”. Pertama, memilih tidak membuka media sosial sama sekali sebelum menonton film tersebut. Walaupun kedengarannya sangat berlebihan, tapi memang ada yang sebegitu tidak maunya terkena bocoran. Dan cara tersebut memang beralasan. Film yang sedang hype tersebut kadang menjadi perbincangan di jagat maya. Makanya bocoran dari film tersebut bertebaran di mana-mana.

Kedua, memilih tidak menonton trailer-nya. Sebelum film rilis, pasti pihak production house akan mengeluarkan trailer sebagai salah satu cara memikat penonton. Ini juga bagian dari promo film. Semua film pasti mengeluarkan trailer sebelum filmnya resmi tayang di bioskop. Trailer pasti dibuat semenarik mungkin. Terkadang, trailer film jauh lebih bagus dari film sesungguhnya saat tayang di bioskop.

Tak jarang memang, trailer dari sebuah film mengandung spoiler. Atau bahkan, hanya dengan menonton trailer-nya saja sudah menunjukkan apa yang akan terjadi dalam film. Makanya, untuk menghindari kesalahan seperti ini, orang-orang yang anti dengan bocoran sampai rela untuk tidak menonton trailer filmnya.

Bagi sebagian orang, spoiler memang terkadang menyebalkan. Bahkan menganggap tindakan meng-spoil film sebagai tindakan yang “jahat”. Tentu masih ingat sama kejadian di Cina, orang yang memberikan bocoran tentang film Avengers: Endgame sampai dipukuli. Tentu saja tindakan tersebut sudah terlalu berlebihan.

Sutradara-sutradara film juga selalu mengingatkan untuk tidak memberikan bocoran cerita. Kalau mau mengulas suatu film, usahakan selalu ada peringatan “spoiler alert” supaya yang membacanya tahu kalau ulasan tersebut akan mengandung spoiler.

Baca Juga:

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

***

Ada yang sangat tidak suka dengan spoiler. Tapi, ada pula yang tidak begitu mempermasalahkan sedikit bocoran dari film. Saya sendiri tidak begitu anti dengan spoiler. Apalagi sampai tidak mau main media sosial dan tidak mau nonton trailer film yang akan saya tonton. Tapi saya juga tidak begitu setuju dengan tindakan orang-orang yang suka memberikan bocoran dari suatu film. Apalagi tanpa peringatan “spoiler alert”.

Kalau mau nonton film, apa lagi yang sedang hype, saya juga berusaha untuk menghindari spoiler. Meski kadang tetap bisa saja dengan tidak sengaja terpapar. Kalau sudah begitu, ya sudah, mau gimana lagi.

Saya tidak ada masalah dengan spoiler. Lebih dulu mengetahui apa yang akan terjadi di dalam film tidak membuat saya jadi tidak excited untuk nonton film. Apalagi kalau sampai membuat saya tidak jadi menonton filmnya.

Kalau saya sudah begitu ingin menonton sebuah film, maka terpapar spoiler-pun tidak jadi masalah. Bahkan makin di-spoiler, saya makin penasaran. Misalnya, dulu saat sebelum nonton film Avengers: Infinity War, saya dapat spoiler. Katanya beberapa superhero akan mati di akhir film dan para Avengers akan kalah. Bukannya kesal, saya makin pengin nonton. Penasaran apakah memang seperti itu di dalam filmnya nanti?

***

Kalau ada film yang sedang hype, pasti banyak bermunculan fans theory yang akan mengulas kira-kira apa yang terjadi di dalam suatu film. Film akan dibahas dari berbagai sudut pandang. Walaupun hanya sebuah dugaan-dugaan. Menurut saya ini juga bisa dibilang semi-spoiler. Dan saya tidak masalah untuk membaca dan menonton konten dengan pembahasan seperti itu.

Beberapa kali bahkan saya dengan sengaja mencari bocoran dari suatu film. Saya akan membaca review yang sangat-sangat mengandung spoiler. Saya juga akan membaca komentar-komentar netizen yang biasanya gatal kalau tidak memberikan spoiler di akun-akun film. Tapi tetap saja, semakin diberikan spoiler, saya semakin penasaran dengan film tersebut.

Tapi lagi-lagi perlu dipahami bahwa nggak semua orang senang dengan spoiler.

BACA JUGA Teruntuk Tukang Spoiler Film dan Para Pembelanya yang Caper atau tulisan Muhammad Ikhdat Sakti Arief lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2019 oleh

Tags: BioskopFilmspoilertrailer
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

Film-film Wes Anderson Adalah Pemuas Estetika Visual yang Seksi terminal mojok.co

Film-film Wes Anderson Adalah Pemuas Estetika Visual yang Seksi

13 Desember 2020
Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI terminal mojok.co

Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI

24 September 2021
5 Film Anime Keluarga Antimainstream biar Kamu Nggak Tahu Studio Ghibli Aja Terminal Mojok

5 Film Anime Keluarga Antimainstream biar Tahunya Nggak Studio Ghibli Aja

26 Mei 2022
film king arthur: improvisasi Guy Ritchie

Improvisasi: Memaafkan Charlie Hunnam, Tom Holland dan Marisa Tomei

6 Mei 2019
Siasat Nonton Bioskop 5 Alasan Jam Terakhir Adalah Golden Hour (Unsplash.com) kalimantan

Siasat Nonton Bioskop: 5 Alasan Jam Terakhir Adalah Golden Hour

11 Agustus 2022
Menerka Alasan Klaten Nggak Punya Bioskop

Menerka Alasan Klaten Nggak Punya Bioskop

8 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.