Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Fungsi Jas Almamater Siswa itu Apa sih? Kan Sudah Ada Seragam? Ini Sekolah atau Butik?

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
13 Oktober 2023
A A
Fungsi Jas Almamater Siswa itu Apa Sih? Kan Sudah Ada Seragam? Ini Sekolah atau Butik?

Fungsi Jas Almamater Siswa itu Apa Sih? Kan Sudah Ada Seragam? Ini Sekolah atau Butik? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kapitalisasi pendidikan dengan dalih ketertiban

Seorang pelaku pendidikan, khususnya birokrat maupun pimpinan sekolah akan menjelaskan bahwa penggunaan jas itu demi ketertiban siswa. Nggak mungkin dong mereka bilang cuma niru-niru kampus. Pastinya mereka akan berdalih bahwa jas adalah bentuk keindahan, keseragaman, kedisiplinan siswa, pembentukan karakter siswa atau apa pun itu yang bernuansa kebajikan.

Tapi, di balik wacana nan elok itu, terselip bumbu-bumbu kapitalistik untuk meraup cuan wali murid sebanyak-banyaknya. Dengan menerapkan penggunaan jas almamater pada siswa, secara tidak langsung juga menambah biaya pendidikan bagi siswa. Awalnya cuma bayar seragam biasa, eh nambah bayar jas almamater.

Mohon maaf nih ya, saya yang ngurus pendaftaran adik saya masuk SMP itu sempat kaget dengan biaya daftar ulangnya yang cukup meroket. Lah setelah saya cross check ternyata termaktup dengan rapi tulisan biaya jas almamater seharga dua ratus ribu rupiah. Mungkin sedikit bagi beberapa orang, tapi bagi rakyat jelata itu adalah biaya fantastis, apalagi kalau dibuat beli buku udah bisa dapat banyak.

Jika dipikir-pikir lagi, ternyata sekolah hari ini itu nggak hanya menjual pendidikan, tapi juga ternyata menjual baju juga. Jas misalnya, dengan dalih kebutuhan pendidikan, pakaian jas dapat diperjualbelikan demi mendapatkan keuntungan.

Jas almamater nggak digunakan maksimal

Akui saja, jas almamater bagi siswa itu nggak ada gunanya. Ketika saya nyambang adik saya di pesantren, saya sempat menanyakan jas almamaternya di mana dan digunakan waktu kapan saja. Katanya, jasnya tersimpan dengan rapi di lokernya, dan hanya digunakan kalau ada acara doang. Misal, ada tamu istimewa sekelas pejabat mampir ke sekolah, ketika ada kegiatan besar di sekolah, atau mentok hanya digunakan ketik ada ujian semester berlangsung. Sedangkan selebihnya cuma sebagai pajangan di lemari.

Maksud saya, buat apa sih buang-buang uang hanya untuk persoalan beginian doang. Hanya untuk pencitraan doang intinya, biar orang-orang tuh kagum dengan sekolah itu. Apalagi beberapa sekolah itu ada yang ngemodel aneh-aneh jas almamater siswanya.

Itu sekolah atau EO fashion show?

Dari pada duit dipakek begituan, mending dibelanjain buat beli buku nggak sih, untuk memperkaya perpus sekolah. Bahkan dibuatkan program satu siswa membaca satu buku tiap minggu. Kan lebih baik begitu biar perpusnya nggak hanya jadi gudang buku, tapi benar-benar menjadi jendela ilmu.

Baca Juga:

5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

Guru Kencing Berdiri, Murid Disuruh Jaga Reputasi: Kenapa kalau Ada Kasus di Sekolah, Bukannya Diselesaikan, tapi Murid Dibungkam demi Reputasi?

Sudahilah wahai pengelolah pendidikan, kembalilah ke fitrah pendidikan untuk mencerdaskan para siswa. Persoalan yang eksistensial coba dipinggirkan, dan lebih mementingkan hal-hal yang mengasah otak siswa. Seragam aja sudah problematis sebagai penundukan dan pengurungan kreativitas siswa. Apalagi nambah-nambah jas almamater yang malah nggak ada urgensinya sama sekali dalam pendidikan.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wisuda TK Hanyalah Pembelokan Sejarah dan Pemborosan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2023 oleh

Tags: jas almamaterKapitalismepemborosanSiswa
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

5 Urutan Ekstrakurikuler Paling Populer di Sekolah terminal mojok.co paskibra masa sekolah nostalgia

5 Urutan Ekstrakurikuler Paling Populer di Sekolah

24 Desember 2020
Menerka Alasan Guru Matematika Nggak Pernah Bolos Mengajar

Menerka Alasan Guru Matematika Nggak Pernah Bolos Mengajar

4 Maret 2024
pertanyaan di kelas

Alasan Kenapa Pelajar di Indonesia Suka Takut Nanya/Jawab Pertanyaan di Kelas

27 April 2020
3 Hal yang Bikin Saya Merasa Ngenes Saat Ikut Program Kampus Mengajar

3 Hal yang Bikin Saya Merasa Ngenes Saat Ikut Program Kampus Mengajar

10 Maret 2024
Jadi Guru SD Sebenarnya Menyenangkan, Tugas di Luar Mengajarnya yang Bikin Stres

Jadi Guru SD Sebenarnya Menyenangkan, Tugas di Luar Mengajarnya yang Bikin Stres

1 Juni 2024
Menebak Karakter Mahasiswa dari Warna Jas Almamater terminal mojok

Menebak Karakter Mahasiswa dari Warna Jas Almamater

19 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.