Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Freshcare, Minyak Angin Terbaik yang Pernah Ada

Iqbal AR oleh Iqbal AR
17 Juni 2021
A A
freshcare minyak angin mojok

freshcare minyak angin mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau boleh berbicara agak ngawur, rasanya saya pengin mengatakan bahwa siapa pun yang pertama kali menciptakan minyak angin pasti akan masuk surga. Seperti kita tahu, minyak angin ini senjata paling ampuh untuk melawan masuk angin, terutama bagi orang Indonesia. Tidak perlu obat-obatan lain, cukup dioles dengan minyak angin saja, masuk angin akan segera hilang. Bahkan tidak hanya masuk angin, pusing, pilek, hidung mampet biasanya akan reda hanya dengan minyak angin. Dari sekian banyak produk minyak angin yang tersebar, rasa-rasanya kita harus sepakat bahwa Freshcare adalah produk minyak angin terbaik yang pernah ada.

Dari segi mana pun (kecuali usia), Freshcare ini sudah jelas unggul dari produk minyak angin yang lain. Dari segi usia, produk ini memang jauh di bawah Minyak Cap Lang atau Minyak Kapak yang sudah melanglang buana dalam urusan masuk angin. Tapi, apalah arti usia, kalau ternyata gitu-gitu saja.

Freshcare, seperti kita tahu membawa inovasi baru dalam dunia minyak angin ini. Ketika merek-merek lama masih tetap dengan aroma lama, Freshcare hadir dengan aroma-aroma yang berbeda. Aroma-aroma ini membuat minyak angin ini diterima di semua kalangan, dan memutus stereotip bahwa minyak angin hanya untuk orang tua saja. Ya kita tahu sendiri, lah, selama ini minyak angin selalu diasosiasikan dengan orang tua, penyakit, dan semacamnya

Sebagai sobat masuk angin, saya sudah mencoba cukup banyak minyak angin. Mulai dari minyak kayu putih biasa, hingga minyak kapak yang baunya menyengat bukan main. Kdang ada yang aromanya cocok, panasnya kurang. Kadang juga ada yang panasnya cocok, tapi aromanya tidak enak. Setelah menjelajah ke berbagai produk minyak angin, jatuhlah pilihan saya pada Freshcare, yang mana panas dan aromanya pas. Apalagi yang aroma citrus, itu favorit saya.

Meskipun terlihat sempurna, bukan berarti tanpa cela. Di antara aroma-aroma yang bermacam-macam dan menyegarkan itu, ada satu aroma yang harusnya enak, tapi kenyataannya tidak. Itu adalah Freshcare aroma Lavender. Entah mengapa, lavender yang ada dalam bayangan saya tidak ada dalam Freshcare ini. Lavender yang harusnya segar dan menenangkan, malah membuat dahi mengernyit dan mempertanyakan, “Ini benar lavender, ya?”

Bukan apa-apa. aroma lavender dalam Freshcare ini aromanya malah mirip minyak angin orang tua, dan kadang juga mirip aroma Salep 88. Aneh, gitu lho. Mungkin ini bisa jadi masukan untuk orang Freshcare, mbok ya dipertimbangkan lagi untuk aroma lavendernya. Saya, sih, berharap diperbaiki, ya, siapa tahu bisa dibuat lebih segara atau lebih enak lagi aromanya. Namun, kalau memang sudah mentok dan tidak bisa diapa-apakan lagi, ya sudah, berarti memang lavender tidak cocok buat saya.

Oke, lupakan soal lavender. Saya, sebagai sobat masuk angin, pada akhirnya paham mengapa Freshcare ini bisa besar dan menjadi favorit semua orang (setidaknya itulah hipotesis saya). Pertama, hadirnya Freshcare ini mendobrak dunia minyak angin, dengan berbagai macam aroma-aroma yang sudah tidak berbau tua. Anak-anak muda pun juga pede-pede saja dalam memakai, tanpa harus malu dibilang tua atau penyakitan.

Kedua, adalah bentuk dan harga. Saya tidak tahu pasti, tapi sepertinya Freshcare adalah produk minyak angin pertama yang mempopulerkan bentuk roll on. Mungkin ada yang lebih dulu, tapi berkat Freshcare, semua produk minyak angin yang baru-baru akhirnya ikut-ikutan pakai bentuk roll on. Dari segi harga pun bisa dibilang terjangkau. Hanya sekitar Rp17.000 per pcs, kita sudah mampu berperang melawan masuk angin dan sekutunya. Sebenarnya ada alasan ketiga, yaitu pemilihan Agnez Mo sebagai brand ambassador, tapi itu tidak perlu dibahas, lah.

Baca Juga:

7 Kasta Varian FreshCare dari yang Wanginya Estetik sampai yang Baunya Paling Kuno

3 Minyak Angin Red Flag yang Nggak Cocok untuk Anak Muda

Oleh karena itu, maka pantas kalau kita sebut bahwa Freshcare ini produk minyak angin terbaik yang pernah ada. Meskipun usianya masih dibilang muda, Freshcare mampu melesat jauh menjadi yang terdepan dalam urusan minyak angin. Apalagi kalau saran saya soal aroma Lavender dipertimbangkan, sudah pasti akan lebih kece. Hehehe.

Sumber gambar: Indonesia TV Commercial Database

BACA JUGA Membandingkan 7 Merek Minyak Angin Roll On yang Ada di Pasaran, Mana Jagoanmu? dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2021 oleh

Tags: aromaterapifreshcareGaya Hidup Terminalminyak anginminyak kapak
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Gim Bertema Wabah Virus Global: Relate Banget sama Kondisi Sekarang terminal mojok.co

3 Rekomendasi Gim Bertema Wabah Virus Global: Relate Banget sama Kondisi Sekarang

2 Agustus 2021
Punya Teman Jago Main Gitar Adalah Privilese yang Jarang Disadari Orang terminal mojok

Punya Teman Jago Main Gitar Adalah Privilese yang Jarang Disadari Orang

7 Agustus 2021

Betapa Menyenangkannya Mendukung Tim Kecil dalam Kejuaraan Sepak Bola

18 Juni 2021
Kebiasaan Aneh Sebelum Tidur_ Memalukan tapi Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak terminal mojok

Kebiasaan Aneh Sebelum Tidur: Memalukan tapi Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak

30 Juli 2021
Tentang SP2DK, Surat Cinta dari Dirjen Pajak yang Bisa Bikin Jantung Berdebar terminal

Rakyat Nggak Bayar Pajak Bukan karena Nggak Patuh, tapi karena Hasilnya Nggak Jelas

19 Juni 2021
Budaya Bunuh Diri di Jepang yang Merugikan Orang Lain terminal mojok

Membedah Budaya Bunuh Diri di Jepang yang Merugikan Orang Lain

25 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.