Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fizi ‘Upin dan Ipin’ Adalah Gambaran Teman yang Paling Ngeselin di Tongkrongan

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
13 Februari 2021
A A
Fizi 'Upin dan Ipin' Adalah Gambaran Teman yang Paling Ngeselin di Tongkrongan terminal mojok.co

Fizi 'Upin dan Ipin' Adalah Gambaran Teman yang Paling Ngeselin di Tongkrongan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belum puas dengan kasus yang beberapa bulan sebelumnya telah menyebabkan geger gedhen di seluruh penjuru Indonesia, kini Mohammad Al Hafeezy atau biasa disapa ini Fizi kembali hadir dengan permasalahan yang tak kalah menimbulkan amarah warganet Indonesia. Padahal pada kasus sebelumnya, ia telah melakukan klarifikasi dan mengucapkan permintaan maaf atas perkataannya yang tak pantas, tetapi tak butuh waktu lama cocotnya kembali berulah dengan mengejek Upin dan Ipin secara frontal di depan teman-temannya.

Fizi buat hal lagi , geram betul 😂 pic.twitter.com/OklHFkIeVH

— AkmalIzzat. (@AkmalAbdRazak_) February 12, 2021

Cocotnya yang lamis dengan entengnya mengatakan Upin dan Ipin tak perlu menggunakan krim rambut ajaib karena botak alias nggak punya rambut. Memang benar, sih, Upin dan Ipin nggak punya rambut. Akan tetapi, sudah pasti perkataannya yang nggak bisa di-filter tersebut menyakiti hati Upin dan Ipin yang pengin ikutan merasakan sensasi punya rambut klimis. Kemudian tanpa rasa bersalah, ia langsung melengos pergi setelah menyakiti hati si kembar itu. Oh kasihan… oh kasihan… aduh kasihan….

Semua ucapan yang ia katakan sebenarnya adalah fakta, tetapi satu hal yang ia lupakan adalah omongane sek luwih nyelekit timbangane omongan tanggane! Tanpa pikir panjang dan perhitungan, ia melontarkan kalimat yang cukup tabu bagi orang yang nggak memiliki rambut. Bahkan, banyak tamu Close the Door Deddy Corbuzier pun memilih berhati-hati dalam mengatakan kata terlarang tersebut.

Saya pun dengan cepat menyadari bahwa karakter yang dimiliki Fizi adalah karakter orang yang paling ngeselin di tongkrongan. Orang yang kalau ada rencana liburan bareng biasanya nggak diajak, terus orang yang kalau pas debat sama dia cuma “iyain” aja biar cepet kelar, dan ia juga adalah orang yang bikin raut muka semua orang berubah saat ia tiba-tiba muncul. Anehnya, ia malah orang yang selalu dicari karena kalau nggak ada dia rasanya kurang aja gitu~

Memang kehadiran orang-orang seperti ini kurang diharapkan oleh teman yang lain karena cocotnya benar-benar sudah habis kampas remnya, sampai-sampai sering membuat percekcokan nggak penting. Biasanya orang seperti ini juga nggak sadar kalau omongannya tadi menyakiti hati sehingga sering kali harus diingatkan untuk menjaga omongannya agar cepat sadar dan segera meminta maaf kepada pihak yang sudah terlanjur baper tadi.

Lebih jancuknya lagi, orang-orang dengan karakter seperti ini nggak mau dikatain balik dan cenderung lebih baper kalau dicengin. Kalau sembodo dan bermental baja saat dicengin balik mungkin masih bisa dimengerti bahwa karakter orangnya memang keraddd, tetapi kalau pas dicengin malah ikut mencak-mencak, yo, njelei.

Sama halnya seperti Fizi, ia merupakan karakter yang sering kali digambarkan cengeng dan mudah baper saat dicengin teman-temannya yang lain. Bahkan saking mudahnya baper, ada pantun khusus yang ditujukan kepada Fizi yaitu, “Sudah kalah, jangan nangis!”

Baca Juga:

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin: Sosok Lansia Produktif dan Berdaya yang Patut Kita Tiru

Tak jarang ia pun diperlihatkan menangis akibat satu hal yang sepele. Padahal, perkataannya kepada Upin, Ipin, dan yang paling parah Ehsan sering kali lebih nyelekit jika dibandingkan dengan perlakuan teman-teman kepada dirinya.

Mungkin kemarahan yang ditunjukkan netizen Indonesia merupakan bentuk luapan emosi yang nggak bisa diluapkan kepada teman tongkrongannya yang setipe dengan Fizi. Saking banyaknya orang yang merasakan hal tersebut, Fizi sampai masuk ke trending Twitter mengalahkan topik-topik yang kemarin sedang panas mengenai politik.

Jadi, mereka lebih memilih menghujat karakter fiksi anak kecil yang malang tersebut karena mereka nggak bisa memarahi temannya sendiri. Tentunya ini dengan tujuan agar nggak terjadi geger gedhen di kalangan intern pertemanan yang telah terjalin begitu lama.

Reaksi warganet atas perkataan yang dilontarkan Fizi tentunya wajar-wajar saja apalagi banyak orang yang merasa relate banget dengan apa yang dirasakan Upin dan Ipin. Oleh karena itu, Fizi seharusnya kembali muncul ke hadapan netizen untuk meminta maaf atas perkataannya yang kurang mengenakkan tersebut. Ra iso melayu koe seko netizen Indonesia, Zi!

 Sumber Gambar: YouTube Amrul Ridha

BACA JUGA Buat Orang-orang yang Belain Fizi, Kalian Semua Standar Ganda! dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2021 oleh

Tags: FiziUpin dan Ipin
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

5 Alasan Kak Ros Upin Ipin Lebih Cocok dengan Abang Iz daripada Badrol Terminal Mojok

5 Alasan Abang Iz Lebih Cocok dengan Kak Ros di Upin Ipin

28 Januari 2023
Menerka 3 Alasan Abang Roy Upin Ipin Tobat Bikin Onar

Menerka 3 Alasan Abang Roy Upin Ipin Tobat Bikin Onar

15 Oktober 2024
Menerka Isi Profil Kak Ros Upin Ipin di LinkedIn

Menerka Isi Profil Kak Ros “Upin Ipin” di LinkedIn

16 November 2023
Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

13 Juni 2023
Motor Kapcai Tok Dalang, Motor Bebek yang Berperan Penting dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

Motor Kapcai Tok Dalang, Motor Bebek yang Berperan Penting dalam Serial Kartun Upin dan Ipin

18 Agustus 2023
Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru! (Mojok.co)

Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru!

10 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

10 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Punya Usaha Warung di Desa Harus Siap dengan Risiko Banyak Orang Ngutang yang Entah Kapan Dibayarnya

9 Juni 2026
10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh Mojok.co

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

10 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Soal Budaya Makan, Jawa Miskin Mengenaskan di Depan Sumatra (Unsplash)

Sebagai Orang Jawa, Saya Merasa Miskin saat Tahu Orang Sumatra Tak Bisa Makan tanpa Lauk Ikan

13 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.