Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

FIS UM Malang Adalah Fakultas dengan Birokrasi Paling Ribet di UM Malang, Nggak Ada Lawannya

Moch. Fadhil Reiza Putra oleh Moch. Fadhil Reiza Putra
16 Mei 2025
A A
FIS UM Malang Adalah Fakultas dengan Birokrasi Paling Ribet di UM Malang, Nggak Ada Lawannya

FIS UM Malang Adalah Fakultas dengan Birokrasi Paling Ribet di UM Malang, Nggak Ada Lawannya

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Negeri Malang, biasa disingkat UM Malang, memiliki banyak sekali fakultas bergengsi yang layak untuk dimasuki. Setiap tahun, calon mahasiswa menyerbu fakultas-fakultas yang ada untuk kesempatan meraih ilmu dan hidup yang lebih baik. Salah satu fakultas yang diserbu adalah FIS UM.

Awalnya saya sangat bangga bisa bergabung di fakultas ini, melihat fakultas ini memiliki mahasiswa terbanyak dan juga orang-orangnya yang out of the box seperti saya. Saya merasa punya keluarga baru di fakultas ini. terlebih, bagi saya, FIS UM ini adalah fakultas paling keren. Entah dari interior bangunan, fasilitas, dan kualitas SDM yang ada.

Namun, setelah saya bergabung di salah satu ormawa FIS, saya baru sadar bahwa fakultas ini memiliki problem di bagian birokrasinya. Sebagai anak ormawa, saya begitu jengkel terharap kelakuan orang-orang di fakultas yang bikin pusing karena adaaa aja gebrakannya,

Saya sebagai anak ormawa merasa jengkel dan pusing terhadap kelakuan pihak-pihak fakultas yang ada aja gebrakannya.

Ngurus proposal program kerja begitu menjengkelkan

Bagi para anggota ormawa, pasti tahulah betapa krusialnya proposal program kerja. Sebab, tanpa itu, dana nggak akan turun. Sudah jelas apa pentingnya dana untuk kegiatan mahasiswa. Tapi, masalahnya, ngurus proposal proker di FIS UM itu sulit. Ada aja kendalanya, dan kadang bikin mulut menganga.

Misal, waktu menyerahkan proposal ke subbag mahasiswa, pasti akan menemui kendala. Kendala paling sering adalah proposalnya numpuk. Lah, gimana, kalau tau numpuk berarti ya diselesaikan dong?

Selain itu, ngurus persuratan di FIS UM juga ruwet. Misal, kita minta surat apa gitu, dijanjikan 3 hari kerja jadi. Tapi kenyataannya, bisa lebih dari 5 hari kerja. Nah, kalau nggak bisa menjanjikan, mending nggak usah bilang. Atau, perbaiki sistemnya. Yang bikin lama apa coba?

Keuangan tak kunjung cair

Beberapa waktu lalu, seluruh ketua BEM fakultas di UM Malang kumpul dalam forum. Nah, ketua BEM FIS UM nanya, apakah dana proker fakultas lain sudah cair. Banyak yang menjawab sudah, ada yang bilang tanpa kendala.

Baca Juga:

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

Alasan Saya Dulu Memilih Kuliah di UM Malang dan Nggak Memilih Universitas Brawijaya

Nah, saat itulah ketua BEM FIS UM jadi bingung. Kenapa fakultas lain lancar-lancar saja? Kenapa di UM Malang, yang susah cuman FIS?

Efeknya jelas nggak positif. Contoh, ada proker yang bahkan hingga kelar pun, dana masih nggak turun. Untung ditalangi sponsor. Bayangkan kalau tidak ada sponsor, yang malu siapa? Ya sefakultas. Tapi yang disalahin sih jelas siapa.

FIS UM terasa tidak sinkron

Pernah nanya informasi, tapi dilempar-lempar? Di FIS UM, itu pemandangan yang amat biasa.

Tanya soal A ke pihak X. Lalu, pihak X akan berkata pada Anda agar tanya ke Y. Nanti, Y akan menyuruh Anda nanya ke Z. Begitu seterusnya, lingkaran setan tanpa berhenti.

Selain itu, ada tumpang tindih informasi yang bikin birokrasi makin kacau. Contoh seperti ini. Misal, saya meminjam 20 kursi untuk kepentingan acara. Nah, ketika segala perizinan sudah kelar dan akan mengambil barang, tiba-tiba izin batal karena dianggap tidak izin ke pihak yang lebih tinggi. Padahal, seharusnya tak perlu sampai sebegitunya. Hal-hal kayak gini jelas menghambat sebuah ormawa untuk melakukan program kerja.

Ya kalau pinjam barang saja birokrasinya seribet ini, bayangkan untuk yang lain.

FIS UM Malang tetaplah fakultas terbaik di mata saya. Saya akui itu. Tapi, kalau tidak mau hal-hal baik tentang FIS terhapus di ingatan kalian, maka, jangan pernah berurusan sama birokrasi (meski itu jelas nggak mungkin). Atau, nggak usah gabung ormawa, jelas bakal makan ati berurusan sama birokrasi.

Penulis: Moch Fadhil Reiza Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kuliah di Universitas Negeri Malang (UM) Menyadarkan Saya, Ternyata Nggak Semua Orang Cocok Belajar di Sini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh

Tags: BirokrasiFIS UMUM Malang
Moch. Fadhil Reiza Putra

Moch. Fadhil Reiza Putra

Seorang mahasiswa Sejarah di Universitas Negeri Malang yang sedang belajar menenun masa lalu menjadi narasi masa kini.

ArtikelTerkait

Masalah Kehilangan Helm di Parkiran UM Malang: Ratusan Helm Hilang dalam Beberapa Bulan Gara-gara Pengamanan yang Malas-Malasan!

Masalah Kehilangan Helm di Parkiran UM Malang: Ratusan Helm Hilang dalam Beberapa Bulan Gara-gara Pengamanan yang Malas-Malasan!

26 April 2025
Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia Mojok.co

Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia

10 September 2025
jasa cetak kartu vaksin mojok

Jasa Cetak Kartu Vaksin Adalah Penegasan Indonesia Payah Soal Digitalisasi

14 Agustus 2021
seleksi pppk pns guru honorer birokrasi amburadul mojok.co

Guru Honorer: Gaji Tak Seberapa, Pekerjaan Berlipat Ganda

2 Juli 2020
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

29 Oktober 2025
Kota Malang Gampang Bikin Kangen Gara-gara UM dan Jalan Ijen (Pexels)

Kota Malang Gampang Bikin Kangen Gara-gara UM dan Jalan Ijen

7 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.