Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang

Iqbal AR oleh Iqbal AR
12 September 2025
A A
3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang Mojok.co alasan daftar UM

3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang (um.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Dibanding tetangganya, yaitu Universitas Brawijaya (UB), kampus Universitas Negeri Malang (UM) memang agak kalah tenar. Popularitas UB memang harus diakui lebih tinggi ketimbang UM. Mau itu di mata orang Malang sendiri, maupun di mata orang luar Malang. Bahkan, UB masih jadi kampus favorit, kampus tujuan utama bagi para calon mahasiswa, baik yang dari Malang, maupun dari luar Malang.

Kalau dengar nama UB, orang-orang pasti akan langsung tahu bahwa itu adalah Universitas Brawijaya. Tapi, kalau dengar kampus UM, orang akan tanya apakah itu Universitas Muhammadiyah Malang, yang mana keduanya adalah kampus yang berbeda. Bahkan, ketika mendengar nama UM, malah ada orang-orang yang bilang bahwa UM itu IKIP (kalau ini pasti generasi tua). Nggak sepenuhnya salah, sebab UM itu dulunya ya IKIP Malang.

ADVERTISEMENT

Meskipun UM Malang kalah populer, bukan berarti kampus ini jelek. UM bisa dibilang adalah salah satu kampus terbaik di Malang, bahkan di Jawa Timur. Kualitas pendidikan dan kualitas infrastrukturnya nggak kalah dari kampus-kampus lain. Bahkan, boleh dibilang, kampus ini punya kekhasannya sendiri. UM punya hal-hal yang cuma ada di UM saja.

#1 Mendengar banyak penutur bahasa Jawa dialek Mataraman

Salah satu stereotip yang melekat pada kampus UM adalah kampus ini lekat sekali dengan para penutur bahasa Jawa dialek Mataraman. Ini karena banyaknya mahasiswa UM berasal dari daerah-daerah di Jawa Timur yang masyarakatnya merupakan penutur bahasa Jawa dialek Mataraman. Misal, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan sekitarnya.

Penutur bahasa Jawa dialek Mataraman di UM bisa dibilang paling banyak dibanding kampus-kampus lain di Malang. Coba saja kalian masuk dan nongkrong di UM, kalian akan sering sekali mendengar bahasa Jawa dialek Mataraman, mendengar frasa-frasa seperti “piye”, “madhang”, atau mendengar imbuhan seperti “peh”, “cah”, dan sebagainya.

Fenomena semacam itu dapat dengan mudah ditemui di UM, tapi jarang di kampus-kampus lain. Di UB misalnya, kalian akan mendengar banyak penutur bahasa Indonesia dialek Jakarta (gaul-gaul, lo gue, gitu). Di UMM beda lagi, di UIN juga beda, di UNITRI juga beda lagi.

#2 Ada acara resepsi pernikahan nyaris di tiap pekan

UM Malang punya salah satu gedung pertemuan, gedung serbaguna yang paling terkenal bernama Sasana Krida. Gedung yang berada di Jalan Veteran, tepatnya belakang Graha Cakrawala ini punya fungsi yang bermacam-macam. Selain berfungsi untuk kegiatan yang berkaitan dengan UM sendiri, Sasana Krida juga disewakan secara umum. Salah satu acara yang paling sering digelar di sana adalah resepsi pernikahan.

Inilah yang kerap dijumpai di UM Malang. Hampir tiap pekan, pasti ada acara pernikahan yang digelar di Sasana Krida UM. Anak-anak UM pasti sudah terbiasa bersinggunan antara kegiatan kampus dengan kegiatan vendor pernikahan. Bahkan, kalau ada anak UM yang punya kegiatan di akhir pekan (apalagi kegiatannya di dekat Sasana Krida), mereka sudah biasa berbagi keriuhan, berbagi kemacetan dengan acara pernikahan yang digelar di sana. Lumrah banget, lah.

Baca Juga:

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Sebenarnya, nggak hanya UM yang punya gedung serbaguna macam Sasana Krida. Kampus-kampus lain di Malang seperti UB dan UMM juga punya. Hanya saja, Sasana Krida UM  boleh dibilang jadi gedung serbaguna milik kampus yang paling sering digunakan untuk acara resepsi pernikahan.

#3 Ketemu dengan atlet profesional yang pemusatan latihan di UM Malang

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM bisa dibilang sebagai salah satu fakultas olahraga terbaik di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. FIK UM punya fasilitas yang cukup baik untuk menunjang bakat-bakat di bidang olahraga. Fasilitas olahraga milik FIK ini kerap dijadikan tempat latihan bagi beberapa tim olahraga profesional dari berbagai macam cabang olahraga.

Itu mengapa, kalian jangan kaget kalau ketemu dengan atlet-atlet profesional dari berbagai macam cabang olahraga. Mereka biasanya ke UM untuk latihan di salah satu fasilitas milik FIK UM. Saya pernah berpapasan dengan salah satu klub voli putri Proliga yang latihan di UM. Nggak hanya itu, kalian (apalagi anak FIK UM) bisa jadi satu jurusan, bahkan satu kelas dengan atlet profesional yang memang kuliah di FIK UM. Itu hal yang lumrah di UM dan kayaknya nggak cukup lumrah di kampus-kampus lain di Malang.

Itulah tiga hal yang terasa wajar di UM Malang, tapi ternyata kurang lumrah di kampus-kampus lain di Malang. Hal-hal ini memang nggak serta-merta bikin UM jadi lebih baik dari kampus-kampus lain di Malang (terutama dari UB), tapi entah mengapa hal-hal ini bikin UM punya kekhasan tersendiri. Kuliah di UM bisa jadi cerita yang menarik dan berbeda.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Hal yang Wajar di UNY, tapi Nggak Lumrah UGM maupun Kampus Lain di Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 12 September 2025 oleh

Tags: kampus malangMalangUBUINUMUM MalangUMMUNITRIuniversitas negeri malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

Menyeberang Jalan di Kayutangan Malang Menantang Maut

30 Mei 2023
Emang Ada Masalah Apa Kalau Mahasiswa UIN Liberal?

Apa Bedanya UIN, IAIN, dan STAIN?

2 April 2021
IAIN Kediri Bakal Berdosa Jika Gedung Baru Menyusahkan Warga (Unsplash)

Dosa IAIN Kediri dalam Proses Pembangunan Gedung Baru: Mau Menggusur Pedagang atau Warga Setempat? Pusing!

6 September 2023

Dilema Jadi Orang Kota Batu yang Dikira Masih Bagian dari Malang

6 April 2020
Pengalaman Orang Malang Merantau di Semarang, Kesulitan Menemukan Kuliner yang Cocok di Lidah Mojok.co

Cerita Orang Malang Merantau ke Semarang, Nggak Cocok dengan Kulinernya dan Berakhir Makan Pecel Lele Hampir Tiap Hari

9 September 2025
Membayangkan Surabaya Sejuk kayak Malang, Jadi Kota Idaman Atau Masalah Baru?

Membayangkan Surabaya Sejuk kayak Malang, Jadi Kota Idaman Atau Masalah Baru?

28 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.