Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fans Fanatik Sinetron Adalah Manusia Paling Barbar Seantero Galaksi

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
7 Januari 2021
A A
Fans Fanatik Sinetron Adalah Manusia Paling Barbar Seantero Galaksi terminal mojok.co sinetron indonesia ikatan cinta catatan hati seorang istri

Fans Fanatik Sinetron Adalah Manusia Paling Barbar Seantero Galaksi terminal mojok.co sinetron indonesia ikatan cinta catatan hati seorang istri

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, ibu saya yang tengah menonton televisi tiba-tiba berteriak. Ibu saya bilang, di televisi ada seorang emak fans fanatik setengah tua yang memukul-mukul televisinya sendiri saat menampilkan wajah Elsa, sosok antagonis di sinetron Ikatan Cinta.

Rupanya ibu saya itu sedang nonton acara Silet yang tengah menampilkan semacam kaleidoskop reaksi netizen terhadap Ikatan Cinta. Walah! Tapi, saya nggak mau bahas itu. Justru yang menarik perhatian saya adalah emak-emak yang sibuk ngemplangi Elsa lewat televisi. Itu saking gemesnya sama kecantikan, eh bukan, kejudesan Elsa.

ADVERTISEMENT

Hal-hal semacam itu memang sering dilakukan penikmat sinetron terutama mereka yang sudah layak menyandang gelar fans fanatik. Sejauh yang saya tahu, penggemar sinetron apalagi yang fanatik adalah manusia paling barbar.

Contoh tadi mungkin hanya sebagian kecil. Kalian mungkin belum pernah lihat sisi yang lebih barbar. Kalau cuma mukulin televisi itu mah, barbar tingkat amatir.

Nah, saya sendiri sebenarnya penggemar sinetron, jadi sedikit banyak tahu perkembangan dunia persinetronan. Jujur, saya kalau disuruh milih nonton drakor atau sinetron, saya pilih sinetron. Produk negeri sendiri, Men! Kita harus junjung itu!

Makanya, saya juga gabung ke grup-grup penggemar sinetron. Dari grup itu saya jadi tahu betapa barbarnya penggemar fanatik sinetron.

Mereka nggak terima kalau sinetron pujaannya dihina, bahkan dikesampingkan oleh pihak televisinya sendiri. Kelakuan seperti ini mirip fans klub sepak bola lokal. Bedanya, kalau penggemar sinetron ini berkelanjutan sampai sinetronnya tamat dan ganti season.

Pernah sekali waktu, di grup yang saya ikuti, tersebar sebuah postingan yang isinya mencibir sinetron yang digandrungi oleh orang-orang di dalamnya. Tapi, bagi saya masih belum sefasih Ade Londok bilang “goblok”, belum parah deh cibirannya. Justru wajar kalau dapat kritik sedikit karena ceritanya memang itu-itu doang, nggak berkembang.

Baca Juga:

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Sinetron Indonesia Kalah Telak Dibanding Drakor dan Dracin, Alur Ceritanya di Luar Nalar

Saya akui, sebagai fans, saya juga kadang bosan dengan cerita yang kurang berkembang. Sinetron itu seharusnya jadi tempatnya orang-orang kreatif, tapi kadang produknya begitu-begitu saja. Makanya, postingan dengan nada lumayan mencibir tadi saya kira tidak parah. Namun, ternyata postingan itu berhasil memancing keributan di kolom komentar. Banyak yang menyerang balik si empunya postingan.

“Daripada sinetron lu banyak gimik!”, “Sinetron lu kayak tai!”, “Sinetron yang lu tonton lebih nggak mendidik. Anak SMP kok berani pacaran sama ciuman!”, “Iya nih! Saya yang kuliah aja belum pernah.” (eh lha kok curhat?)

ADVERTISEMENT

Nyek-nyekan semacam ini sering terjadi antara satu penggemar dengan penggemar lainnya yang masih muda. Paling para penggemar yang usianya belum genap 30 tahun. Oleh karena sifat barbar itu pula, kadang, para fans fanatik sinetron nggak sadar telah mencaci pihak sinetronnya sendiri. Lho gimana to? Haaa yo ngunu kui kahanane.

Jadi ceritanya, hampir semua anggota grup murka ke pihak stasiun televisi. Sebab sinetron yang dikagumi selalu dikesampingkan. Jam tayangnya selalu dibikin paling belakang, kalah sama dua sinetron lain, dan satu sinetron yang ratingnya sedang bagus.

Gelombang protes itu pun konon sampai ke pihak televisi. Lha wong buktinya di-share ke grup bahwa jam tayang sinetron tersebut akan dipertimbangkan lagi untuk diajukan. Para anggota grup tentu senang setengah mati.

Usaha melayangkan protes secara berduyun-duyun ke pihak televisi boleh dibilang menemui titik terang. Saya kok jur mikir, kalau fans fanatik sinetron ini dibentuk jadi ormas, pasti dahsyat. Kekuatan ormas sinetron ini, saya yakin mampu menandingi popularitas PA 212.

Tapi, kembali lagi, yang saya ceritakan tadi baru yang ada di dunia siber. Saat fans fanatik ini bertemu artis sinetron, barbarnya semakin kelihatan. Cut Meyriska pernah lho jadi korban barbar penggemar sinetron yang notabene emak-emak.

Sosok pelakor di sinetron Catatan Hati Seorang Istri itu pernah ditarik rambutnya saat jalan-jalan di mal. Bukan cuma Cut Meyriska, Helsi Herlinda bahkan konon pernah dikepung sekitar 50 orang yang menggedor-gedor pintu mobilnya. Orang-orang itu katanya kesal atas peran Helsi sebagai tokoh antagonis di sebuah sinetron. Ajegile!

Fans fanatik sinetron pun sebenarnya punya level masing-masing. Tentu saja yang paling tinggi levelnya itu emak-emak. Pokoknya emak-emak itu level barbar paripurna. Kalau saya nggak sampai barbar gitu deh.

Saya kira suporter sepak bola pun nggak segitu barbarnya. Saya pernah sesekali nonton bola di stadion di Pekalongan. Suporter Persip Pekalongan itu juga kadang barbar, tapi nggak sebarbar penggemar sinetron.

ADVERTISEMENT

Sedangkan fans fanatik sinetron justru bisa menargetkan pemain sinetronnya sendiri untuk diserang. Ini menurut saya malah aneh. Coba ngana pikir saja, wong dia itu penggemar kok malah melukai apa yang digemari.

Dan lucunya lagi, yang dilukai malah kadang senang karena si artis mengira bahwa dia sukses memerankan karakter. Apalagi karakter antagonis.

Photo by Harrison Haines via Pexels.com

BACA JUGA Alasan Kota Pekalongan Layak Jadi Kota Bisnis dan tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Februari 2021 oleh

Tags: fanssinetron indonesia
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa terminal mojok

Iklan Lemonilo, Pertanda Bencana Akan Datang di Sinetron Indonesia

30 Mei 2021
Lingkaran Oligarki yang Mati Membuat Boruto Masih Memiliki Harapan terminal mojok.co

Boruto Lama-lama kayak Sinetron Indonesia, Ceritanya Dipanjang-panjangin Nggak Jelas!

10 April 2023
Dapet Free Pass ke Backstage Konser Bias Itu Bener-bener Halu terminal mojok

Dapet Free Pass ke Backstage Konser Bias Itu Bener-bener Halu, Nggak Usah Maksa!

8 Juni 2021
Terima Saja Kenyataan bahwa Sinetron Ikatan Cinta Sudah Kembali ke Fitrahnya terminal mojok

Terima Saja Kenyataan bahwa Sinetron Ikatan Cinta Sudah Kembali ke Fitrahnya

5 Agustus 2021
Jadi Fans JRX yang Percaya Covid-19 Lebih Mudah Daripada Jadi Fans Jokowi terminal mojok

Jadi Fans JRX yang Percaya Covid-19 Lebih Mudah Daripada Jadi Fans Jokowi

28 Juni 2021
saran terbuka untuk my lecturer my husband season 2 mojok.co

Saran Terbuka untuk My Lecturer My Husband Season 2

25 Januari 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.