Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Aturan Tidak Tertulis Belanja di Facebook Marketplace supaya Tidak Kena Tipu

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
9 Januari 2025
A A
4 Aturan Tidak Tertulis Belanja di Facebook Marketplace supaya Tidak Kena Tipu Mojok.co

4 Aturan Tidak Tertulis Belanja di Facebook Marketplace supaya Tidak Kena Tipu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Facebook Marketplace salah satu tempat jual beli online paling underrated. Apalagi untuk belanja barang murah dan barang second, tempat ini adalah surga. Hanya saja, “surga” satu ini tetap memiliki kekurangan. 

Facebook Marketplace tidak memiliki fitur yang lengkap layaknya Tokopedia, Shopee, atau marketplace lain. Mungkin karena basisnya media sosial ya, jadi fitur-fitur untuk belanjanya tidak dikembangkan secara maksimal. Kelemahan lain, pasar online satu ini rawan penipuan, mulai dari kondisi barang tidak sesuai deskripsi hingga duit pembeli dibawa kabur seller. Semuanya bisa terjadi.

Agar pengalaman di Facebook Marketplace tetap aman dan nyaman, kalian wajib mengetahui beberapa aturan tidak tertulis di bawah ini sebelum belanja: 

#1 Jangan asal transfer saat belanja di Facebook Marketplac 

Camkan ini, haram hukumnya transfer langsung ke rekening pribadi seller ketika belanja di Facebook Marketplace. Kecuali, seller-nya sangat terpercaya.  Transfer langsung ke rekening pribadi seller sangat berisiko. Kasus yang biasa terjadi, setelah mentransfer uang muka atau uang pelunasan, seller bakal memblokir kontak kalian dan membawa kabur uang kalian.

Apabila ingin transfer uang muka atau pelunasan, lebih baik melewati rekening bersama atau toko online. Kalian bisa kok meminta dikirimkan atau dibuatkan link Tokopedia atau Shopee ke seller. Dengan cara ini, kalian bisa menghindari duit dibawa kabur. Sebab, apabila seller tidak kunjung mengirimkan barang, uang kalian akan tetap dikembalikan oleh pihak marketplace. 

Nah, kalau seller-nya nggak mau bikin link e-commerce atau rekening bersama mending batalin transaksinya. Biasanya itu seller red flag atau penipu.

#2 Usahakan jual beli dilakukan dengan sistem COD

Mengingat pembayaran melalui transfer cenderung kurang aman, saya sarankan kalian memilih metode pembayaran Cash on Delivery alias COD. Ada dua keuntungan dari sistem ini. Pertama, kalian bisa melihat barangnya secara langsung dan melakukan pengecekan sampai puas. Kedua, kalian juga bisa bertemu langsung dengan seller. Semisal barang yang diterima bermasalah atau ada keluhan, kalian tahu siapa yang harus bertanggung jawab. 

Walau sudah menggunakan sistem COD, pembeli terkadang masih saja kecolongan. Itu mengapa, banyak pembeli memfoto atau merekam transaksi COD untuk jaga-jaga. Intinya, harus hati-hati dan pastikan barang yang dibeli adalah original dari seller-nya terpercaya.

Baca Juga:

Sistem COD: Menguntungkan Buyer, Merugikan Seller

4 Barang dan Jasa “Gelap” yang Tidak Pernah Saya Sangka Dijual di Facebook Marketplace

#3 Jangan tergiur dengan harga yang kelewat murah

Facebook Marketplace memang surganya barang murah. Apalagi kalau seller sedang butuh duit atau BU. Barang yang dijual bisa setengah harga pasaran. Namun, kalian tidak boleh tergiur dengan barang yang kelewat murah.

Biasanya, barang-barang super murah punya asal usul yang nggak jelas. Kemungkinan pertama, barang yang dijual adalah barang curian. Kedua, barang tersebut masih kredit atau bermasalah.

Itu mengapa, kalian patut curiga kalau  menemukan barang super. Percayalah, sekalipun BU, orang nggak bakal menjual barang dengan harga 60% atau 70% di bawah harga pasaran.

#4 Harus paham etika dan tata cara tawar menawar di Facebook Marketplace

Sederhananya, Facebook Marketplace itu bagai pasar tradisional. Ada barang baru, second, bahkan barang rongsok pun tersedia. Sebagaimana pasar pada umumnya, kegiatan tawar menawar di Facebook Marketplace jadi hal yang umum. Itu mengapa, kalian perlu skill tawar menawar yang tinggi di Facebook Marketplace. Bahkan, harus lebih lihai dibanding tawar menawar di pasar biasa. 

Saran saya, kalian harus paham terlebih dahulu barang yang diincar. Misal, ketahui harga pasarannya, daerah di mana kalian bisa membeli barang tersebut, hingga rekam jejak seller. Informasi itu harus dikantongi agar dapat barang dan harga terbaik. 

Selain membekali diri dengan segudang informasi, kalian perlu tahu, banyak seller Facebook Marketplace yang nggak  sabaran. Jadi, saya sarankan, jangan terlalu banyak bertanya dan meminta foto barang terlalu detail. Transaksinya dibuat simple saja, chat seller, tanya satu dua hal, nego harga, dan selesai.

Kalau cara tawar menawar kalian salah, seller bisa nggak terima dan mengejek kalian miskin atau nggak punya duit. Itu masih mending, kalau seller sedang sensi, mereka bisa screenshot chat dan menyebarkan isi chat tersebut ke komunitasnya. Alhasil, kalian akan dihujat habis-habisan dan dituduh sebagai perusuh. Bukan tidak mungkin image kalian sebagai buyer rusak dan diblacklist oleh banyak seller. Drama banget kan?

Sebagaimana platform jual beli, pasti Facebook Marketplace punya dua sisi yang berlawanan. Kalian memang bisa hoki dan dapat harga murah, tapi kalian juga harus ekstra teliti. Kalau nggak teliti, kalian bisa buntung bukannya dapet untung. Lebih sialnya lagi, kalian bisa kena blacklist para seller.

Bagaimana? Setelah membaca empat aturan tidak tertulis di atas,  kalian masih tertarik berbelanja di Facebook Marketplace?

Penulis: Arzha Ali Rahmat
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2025 oleh

Tags: Belanja onlineFacebookFacebook Marketplacemarketplace
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

29 Agustus 2022
Festival Pustaka Sastra Tokopedia: Pembeli Nggak Bakal Dapat Buku Bajakan Saat Belanja, HKI Penulis pun Terlindungi

Festival Pustaka Sastra Tokopedia: Pembeli Nggak Bakal Dapat Buku Bajakan Saat Belanja, HKI Penulis pun Terlindungi

27 Oktober 2023
Affiliator Sesat: Promosi Barang KW dengan Iming-iming Separuh Harga

Affiliator Sesat: Promosi Barang KW dengan Iming-iming Separuh Harga

7 Januari 2024
Twitter Nggak Akan Rest in Peace Hanya karena Stories

Twitter Nggak Akan Rest in Peace Hanya karena Stories

6 Maret 2020
Sebelum Paylater Mempermudah Belanja dan Meneror Kehidupan, Mindring Jadi Jawaban para Pencinta Belanja di Pelosok Jawa (Pixabay.com)

Sebelum Paylater Mempermudah Belanja dan Meneror Kehidupan, Mindring Jadi Jawaban para Pencinta Belanja di Pelosok Jawa

6 September 2023
Biaya Admin Makin Mencekik, Mending Jadi Tukang Parkir Indomaret daripada Jualan di Marketplace

Biaya Admin Makin Mencekik, Mending Jadi Tukang Parkir Indomaret daripada Jualan di Marketplace

20 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.