Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Yth. Penjual Online, Tolong kalau Jualan Baju Rincian Ukurannya yang Lengkap lah!

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
24 Oktober 2020
A A
Yth. Penjual Online, Tolong kalau Jualan Baju Rincian Ukurannya yang Lengkap lah! terminal mojok.co

Yth. Penjual Online, Tolong kalau Jualan Baju Rincian Ukurannya yang Lengkap lah! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di zaman sekarang, segala sesuatu yang dilakukan secara online selalu dianggap efektif dan efisien. Baik dari segi waktu, tenaga, dan biaya. Termasuk proses jual beli. Penjual online semakin banyak bermunculan dengan format produk yang juga bervariasi.

Sampai dengan saat ini, saya masih belanja secara online ketika ada sesuatu yang diinginkan atau dibutuhkan. Kecuali saat ingin membeli pakaian atau kelengkapan outfit tertentu. Bagi saya, membeli pakaian atau hal sejenisnya secara online itu terlalu riskan. Apalagi, saya punya pengalaman kurang menyenangkan tiap kali membeli pakaian melalui penjual online.

Total sudah tiga kali saya coba membeli kaus secara online. Tiga kali pula saya selalu menerima kaus yang ukurannya kebesaran. Selain menjadi salah satu teknik di stand up comedy, saya nggak menyangka, “rule of three” ternyata betul-betul menerpa kehidupan saya. Padahal, saya sudah memilih kaus berukuran M, sesuai dengan ukuran badan saya dan yang biasa saya gunakan.

Awalnya saya keheranan, kenapa hal ini bisa terjadi secara beruntun saat membeli kaus online. Namun, setelah saya telusuri, ternyata kekeliruannya ada pada rincian ukuran kaus yang berbeda-beda meski sama-sama berukuran M. Sederhananya, walau ukuran pakaiannya sama, entah S, M, L, atau XL, tapi belum tentu rincian angka dalam ukurannya serupa. Biasanya, beda merek atau penjual, beda juga rinciannya.

Celakanya, beberapa toko atau penjual online yang menjual segala sesuatu yang berkaitan dengan outfit tidak mencantumkan rincian ukuran tersebut. Beberapa diantaranya hanya mencantumkan ukuran berupa huruf seperti S, M, L, atau XL. Ini yang membuat para pembeli, termasuk saya, terkadang kesulitan atau ragu dalam memilih ukuran pakaian.

Mau beli yang S, tapi takut kekecilan. Beli yang M, nanti terlalu besar. Bisa diperbaiki di tukang jahit, sih. Tapi, harus keluar biaya lagi. Dan seterusnya, dan seterusnya. Yang ada malah melunturkan kesan efisien saat belanja online.

Hal tersebut yang membuat saya jadi lebih memilih untuk membeli outfit secara offline atau konvensional. Kalau nggak terlalu genting, saya pikir, cara ini malah aman dilakukan oleh siapa pun. Bahkan, bisa meminimalisir risiko pakaian yang dibeli kebesaran atau kekecilan karena bisa dicoba terlebih dahulu. Kalau belum cocok, ya, cari yang lain.

Oleh karena itu, agar hal ini tidak berlarut-larut dan terus berulang, saya punya saran yang sangat bisa dipertimbangkan oleh penjual online agar tetap bisa memuaskan pelanggan dan meminimalisir kekecewaan mereka.

Baca Juga:

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

Begini. Di setiap katalog pakaian, usahakan lampirkan juga rincian atau keterangan ukuran yang jelas. Mulai dari panjang pakaian, lebar bahu, lingkar dada, dan lain sebagainya. Dengan begitu, para pembeli bisa mengira-ngira atau mengukur sendiri pakaian yang akan mereka beli dan sesuai selera.

Berlaku juga untuk outfit lain seperti celana atau sepatu. Selain agar bisa mengetahui gambaran ukuran sebelum membeli, juga bisa bikin nyaman para pelanggan. Utamanya, jadi nggak was-was, apakah sesuatu yang dibeli kebesaran atau kekecilan.

Sebetulnya, ini cara umum yang sudah dilakukan oleh sebagian penjual online di mana pun kok. Jadi, tidak ada salahnya juga diterapkan oleh para penjual online lainnya, kan?

Saya rasa, cara ini yang paling ampuh dan sangat mungkin dilakukan. Agar ada win-win solution dari kedua belah pihak—antara penjual dan pembeli. Nggak sulit, kok. Hanya mengukur pakaian, lalu lampirkan rincian tersebut di kolom deskripsi biar para calon pembeli bisa melihat sekaligus mengira-ngira ukurannya.

Dengan begitu, para penjual online juga nggak akan lagi menerima keluhan atau kiriman foto dari para pembeli bahwa baju yang diterima itu kebesaran, longgar, atau bahkan terlalu sempit. Iya kalau pembelinya baik, bisa memaklumi dan nggak ngasih komentar yang sadis. Lah, kalau pembelinya lagi iseng dan punya niat jahat? Bisa dikasih rating paling rendah, reputasi drop, dan kurang dipercaya pelanggan lain yang baru berniat mau beli.

Sebagai tambahan, sebelum deal dalam melakukan suatu pembelian, mungkin bisa dipastikan juga kepada calon pembeli bahwa mereka sudah mengecek kembali dan melihat ukuran pakaian tersebut. Jadi, jika sewaktu-waktu terjadi kekeliruan atau hal yang tidak diinginkan, paling tidak, penjual online punya bukti sahih dan argumen yang kuat.

Tolong lah, perkara menghitung ukuran baju ini kan sepele, tapi akibatnya bisa bikin bete. Buat semua penjual online di seluruh Indonesia, saya harap kalian memahami pelanggan dengan memberikan rincian ukuran yang benar. Kalau pesan kaus ukuran jumbo tapi yang datang liliput, kami juga pusing.

BACA JUGA Menjadi Suporter Tim Sepak Bola Adalah Hal Sia-sia yang Pernah Saya Lakukan dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2020 oleh

Tags: Belanja onlineumkm
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

4 Kecurangan di Shopee yang Bikin Saya Geram

4 Kecurangan di Shopee yang Bikin Saya Geram

4 Desember 2023
6 Keistimewaan Bluder Cokro, Oleh-oleh Legendaris Khas Madiun sejak 1989 Terminal Mojok.co

6 Keistimewaan Bluder Cokro, Roti Legendaris Khas Madiun sejak 1989

11 April 2022
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan

7 Januari 2025
Saya Baru Pernah Belanja Online dan Tidak Malu untuk Mulai Memahaminya mojok.co/terminal Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan? terminal mojok.co

Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan?

10 Oktober 2021
Cuanki Baba Bandung, Camilan Khas Bandung yang (Ingin) Mendunia Terminal Mojok

Cuanki Baba Bandung, Camilan Khas Bandung yang (Ingin) Mendunia

9 April 2022
Perempuan Belanja Online dengan Shopee, Laki-laki  dengan Tokopedia. Bukan Kebetulan Aja, Ada Alasan di Baliknya Mojok.co

Perempuan Belanja Online dengan Shopee, Laki-laki dengan Tokopedia. Bukan Kebetulan Aja, Ada Alasan di Baliknya

5 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.