Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Es Teh Jumbo (Seharusnya) Anti Bangkrut dan Awet Bertahan karena Menjadi Sahabat Orang Miskin: Ada di Mana Saja dan Harganya Murah

Ahmad Dani Fauzan oleh Ahmad Dani Fauzan
2 Maret 2026
A A
Es Teh Jumbo, Minuman Orang Miskin yang Kuat Bertahan (Wikimedia Commons)

Es Teh Jumbo, Minuman Orang Miskin yang Kuat Bertahan (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Momen ngabuburit di kala Ramadan kali ini saya mengamati sesuatu. Setelah sempat menjadi minuman favorit, saya semakin sulit menemukan minuman yang menggunakan boba. Satu jenis minuman yang bertahan, dan justru semakin ramai, adalah es teh jumbo. Dan ini, tidak begitu mengagetkan.

Kita semua tahu alasan utama dari fenomena ini. Es teh jumbo bukan minuman musiman seperti boba. Atau, kalau boleh menyebut merek, ada Mixue yang mulai meredup. Jumlah gerai mereka tidak sebanyak dulu. Bahkan, kalau tidak salah, banyak yang tutup.

Selain fenomena di atas, ada beberapa alasan yang menjadi sebab. Izinkan saya menjelaskan.

Baca juga: 3 Dosa Pedagang Es Teh Jumbo yang Menguntungkan Mereka tetapi Sangat Merugikan Pembeli

Es teh jumbo sudah menjadi kebutuhan

Menurut saya, sebetulnya ya, minuman menggunakan boba itu nggak FOMO banget. Minuman ini sudah ada sejak era 1980-an di Taiwan. Minuman menggunakan boba mulai populer selepas era 1990-an.

Melansir dari Wikipedia, es boba mulai menjamur ke penjuru Asia sejak tahun 2000-an, termasuk ke Indonesia. Akan tetapi, lekat di ingatan, kita baru benar-benar merasakan kepopuleran es boba ini dari pertengahan 2019.

Kala itu, es boba menjadi bagian dari gaya hidup. Orang-orang sering menganggapnya sebagai hal yang keren di tongkrongan dan menjadi objek dalam foto. Semuanya demi usaha untuk nggak ketinggalan zaman.

Sementara itu, para penjual es teh jumbo nggak pernah bercita-cita terlihat cantik dan estetis. Orang-orang membeli es teh jumbo hanya karena mereka haus. Itu saja!

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

Seenak-enaknya Es Teh Jumbo Masih Kalah dengan Teh Angkringan

Di bulan Ramadan ini khususnya, tentu saja orang-orang yang selama 13 jam sudah menahan dahaga bukan ingin mencari minuman yang sekadar tren. Lebih dari itu, kami butuh cairan pelepas dahaga. 

Yang kami butuhkan bukan topping kenyal dengan harga 10 ribu. Kami lebih mencari  minuman yang menawarkan kuantitas. Es teh jumbo menang telak di bagian ini.

Daya beli dan faktor kesehatan bikin orang setia kepada es teh jumbo

Saya bukan orang yang yang punya pemahaman mendalam mengenai persoalan ekonomi. Tapi, dari sisi logika saja, es boba itu jauh lebih mahal ketimbang satu cup minuman es teh. Harga puluhan ribu vs Rp3 ribu rupiah. Intinya adalah memuaskan dahaga. Kamu pilih mana?

Ketika daya beli masyarakat sedang turun, nggak heran kalau banyak yang mulai meninggalkan es boba dan minuman FOMO lainnya. Mereka memilih subtitusi yang simpel dan murah. 

Sementara itu, puluhan ribu yang mereka pakai untuk membeli es boba, dialihkan ke usaha memenuhi kebutuhan dasar. Misalnya, untuk beli kebutuhan sehari-hari seperti gas, listrik, dan bahan pangan. Begitulah, es teh sahabat orang miskin.

Selain itu, banyak yang meninggalkan minuman FOMO karena kesadaran akan faktor kesehatan. Kita sama-sama tahu, minuman seperti itu pasti mengandung gula yang tinggi. Fenomena ini terlihat banget di 2025 yang menjadi tahunnya “kesehatan”.

Es teh bukannya tidak mengandung gula. Namun, lagi-lagi, di sini terjadi perbandingan antara minuman boba dengan gula melimpah vs gula dalam teh. Orang-orang yang masih permisif dengan gula pasti memilih yang “rada aman”. Begitu.

Di sinilah kemudian es teh jumbo mampu bertahan. Banyak gerai es boba yang bernasib seperti Mixue, yaitu gulung tikar. Semua itu natural.

Baca juga: 4 Tips Aman Minum Es Teh Jumbo yang (Katanya) Penuh Dosa

Dan begitulah, yang FOMO doang nggak bakal bertahan lama

Dulu, saya sendiri sering merasa kalau memegang cup boba dengan sablon brand tertentu itu rasanya gaul. Bagaimana tidak, sementara media sosial adalah ladang subur bagi para reviewer minuman dengan harga selangit, lebih-lebih saat es boba sedang naik daun. 

Orang-orang nggak mau kalah pamer kalau mereka juga join tren “minum boba”. Bukan hal penting sebenarnya, tapi begitulah fenomena yang terjadi.

Akan tetapi, yang namanya tren juga punya siklus. Lihat saja bagaimana brand seperti Mixue bisa meledak dalam waktu singkat, namun mulai terasa biasa saja pada akhirnya.

Minuman FOMO pasti begitu. Ketika masyarakat sudah puas mencoba, beberapa waktu kemudian sensasi yang “terasa” eksklusif pun lenyap. Beda dengan es teh jumbo. Memang nggak pernah viral, tapi selalu ada saat orang-orang membutuhkannya. Dan murah. Itu combo yang dahsyat.

Itu mengapa, pada akhirnya, kita sekarang melihat fenomena penjual es teh jumbo lebih gampang dicari daripada penjual es boba. Jadi, sudah saatnya membuka bisnis es teh jumbo sebelum terlambat?

Penulis: Ahmad Dani Fauzan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2026 oleh

Tags: bisnis es teh jumbobobacara dagang es teh jumboes bobaEs Tehes teh jumboharga es teh jumboMixue
Ahmad Dani Fauzan

Ahmad Dani Fauzan

Pemuda asal Kota Tape Bondowoso. Tertarik memotret dan merenungi isu sosial. Bercita-cita punya Baitul Hikmah pribadi.

ArtikelTerkait

Es Krim Mixue Memang Lebih Enak daripada KFC Sundae dan McFlurry McD, kok

Es Krim Mixue Memang Lebih Enak daripada KFC Sundae dan McFlurry McD, kok

13 April 2022
Es Teh Kampul, Minuman Khas Solo yang Mampu Mengalahkan Perdebatan Pencinta Es Teh dan Es Jeruk

Es Teh Kampul, Minuman Khas Solo yang Mampu Mengalahkan Perdebatan Pencinta Es Teh dan Es Jeruk

20 Juni 2024
Mengumpulkan Tipe-tipe Orang Minum Es Teh Pakai Plastik terminal mojok.co

Mengumpulkan Tipe-tipe Orang Minum Es Teh Pakai Plastik

10 Desember 2020
Es Teh Jumbo Tidak Bakal Laku di Solo, kalah Melawan Teh Lokal (Unsplash) es teh solo

Invasi Es Teh Jumbo di Kota Solo: Pasti Kalah Sama Khazanah Es Teh Lokal yang Lebih Sedap dan Lebih Jumbo

31 Oktober 2024
Mixue, Momoyo, Ai-CHA: Gerai Es Krim Serupa tapi Tak Sama. Jangan Sampai Salah!

Mixue, Momoyo, Ai-CHA: Gerai Es Krim Serupa tapi Tak Sama. Jangan Sampai Salah!

16 September 2023
Bisnis Pet Shop Menjamur di Boyolali, Pertumbuhannya Nggak Kalah sama Mixue

Bisnis Pet Shop Menjamur di Boyolali, Pertumbuhannya Nggak Kalah sama Mixue

1 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co purwakarta

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

11 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.