Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Ekspresi Datar Carlo Ancelotti

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
22 Februari 2023
A A
Terima Kasih, Carlo Ancelotti

Terima Kasih, Carlo Ancelotti (Saolab Press via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gelimang juara

Mungkin hal ini juga menyumbang ketenangan dan kedataran Ancelotti. Ia sudah berkali-kali juara. Dengan Milan, dengan Chelsea, PSG, dengan Bayern Munchen, dan Real Madrid. Ia sudah menaklukkan liga-liga yang ia datangi. Ia menaklukkan Eropa 4 kali. Satu trofi lagi, satu kemenangan lagi, bagi ia (mungkin) tak memberi dampak apa-apa. Juara itu bagus, tapi, hei, dia sudah mengoleksi begitu banyak gelar. Kagum sih, pasti udah nggak.

Saya masih ingat betul kata-kata bapak dan kakak saya sewaktu menunjukkan nilai UAN SMP saya. Rata-rata 9,09, lulus dengan flying colors. Tapi bapak dan kakak menaruh saya kembali ke Bumi dengan begitu cepat. “Apa spesialnya nilai bagusmu? Kan kamu sekolah di sekolah favorit. Justru kalau nilaimu nggak bagus, itu yang aneh.”

ADVERTISEMENT

Apakah saya bete? Jelas, tapi ya setuju. Saya nggak boleh seneng-seneng hanya karena dapet nilai bagus. Dan mungkin ini yang ada di kepala Carlo Ancelotti, ya ngapain seneng kalau Real Madrid ngegolin? Ini Real Madrid, ffs. Gol, atau kemenangan, adalah hal biasa.

Magis Don Carlo

Kemenangan melawan Liverpool ini sebenarnya tak masuk akal. Real bermain begitu buruk di babak pertama. Sebelum gol Vinicius, Madrid sama sekali tak pantas ditonton. Tapi setelah mencium darah, pemain-pemain seperti terprogram untuk bermain begitu baik. Gol demi gol dilesakkan, melumat Liverpool dan memberi pesan ke penjuru Eropa: Don’t fuck with us, never count us out.

Dan saya yakin ini efek magis Carlo Ancelotti. Dia menunjukkan ketenangan, yang pada titik tertentu, justru melecut semangat dan membuat pemain berusaha keras melindungi harga diri mereka. Penguasa Eropa, tak seharusnya gentar dengan hal-hal remeh.

Carlo Ancelotti, saya pikir adalah pelatih yang amat tepat dengan gaya permainan (saya tak bisa menemukan kata yang tepat untuk ini) Madrid yang buas ketika terluka. Di pinggir lapangan, ia terlihat tenang dan dingin. Pemain yang lesu akan berubah melihat ekspresi pelatih. Mereka tahu bahwa kebobolan satu-dua gol lebih dulu bukan masalah. Selama pelatih masih tenang, mereka masih punya harapan. And boy, it fucking works.

Mungkin saja Carlo Ancelotti tak berhasil memberi gelar major untuk Madrid musim ini. Tapi tak apalah, setidaknya, dalam sejarah Madrid dan sepak bola, ada satu pelatih yang memenangkan piala dan tak terlihat bahagia.

Dan mungkin saja dia akan diingat sebagai pelatih yang tak memberi instruksi pemain ketika mereka stuck. Cukup mengangkat alis, keadaan akan berubah 180 derajat.

Baca Juga:

Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rodrygo, The Starboy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2023 oleh

Tags: carlo ancelottidavide ancelottiliverpool vs Madridreal madrid
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

toni kroos adidas adipure11pro real madrid jerman mojok

Toni Kroos dan Adidas Adipure 11Pro Mengajarkan bahwa Nyaman Itu Sederhana

9 April 2021
Sergio Ramos Real madrid mojok

Sergio Ramos: Pemain, Prajurit, dan Pemimpin

18 Juli 2020
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim

29 Oktober 2020
ballon d'or cristiano ronaldo real madrid mojok

Real Madrid Tidak Butuh dan Tidak Perlu Cristiano Ronaldo Lagi

16 Maret 2021
eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

Carlo Ancelotti dan Rasa Tidak Bahagia yang Diperlukan

24 September 2021
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Real Madrid vs Liverpool: Kesalahan Line Up Klopp dan Kejelian Toni Kroos

7 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri Kerap Dianggap Tempat Paling Rapi di Dunia, padahal Justru Sebaliknya, Titik Kumpul Masalah dan Kekacauan!

29 Juni 2026
Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

30 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
4 Tempat di Kota Malang yang Butuh Direlokasi karena Memiliki Masalah Terus Berulang

Selamat Datang di Kota Malang, Kota Pendidikan yang Gang Sempitnya Menjadi Sirkuit Uji Nyali Para Pengendara

29 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.