Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
29 Oktober 2020
A A
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Eden Hazard masuk menggantikan Vinicius Junior di minti 70-an, saat Real Madrid tertinggal dua gol melawan tuan rumah, Borussia Monchengladbach. Pertamanya nih, ni anak cedera lama banget dan tiba-tiba dimainkan sebagai pengganti, jadi saya sama sekali nggak berharap. But, Boy, I was wrong. Hazard membuat permainan Real Madrid di sisi kiri benar-benar hidup.

Selain penampilan Hazard yang mengagetkan, malam itu menunjukkan bahwa permainan Hazard selama 20 menit jauh lebih baik daripada Vinicius dari awal musim 2020/2021.

Vinicius Junior itu, kalau saya boleh mengibaratkan, itu kayak teman main bola kalian yang bisa menggocek lawan—bahkan kadang temen sendiri—dengan mudah. Vinicius itu kayak keren banget perkara nggoblokin orang-orang. Masalahnya, ya cuma itu yang dia bisa. Begitu ketemu bek bagusan dikit atau sampai kotak penalti, dia bingung mau ngapain. Umpannya ampas, tendangannya apalagi.

Sa kok curiga, kalau gawang lebarnya 12 meter sekalipun, tendangannya Vinicius tetap melebar. Terus temen-temennya milih bikin grup WhatsApp yang nggak ada dianya sebagai ((hukuman sosial)).

Vinicius emang flashy, dribble dan larinya yahud, tapi ya itu doang. Kek temen ane, namanya Nafis. Orangnya gede, keturunan Arab tulen, kalau main kek Messi. Tapi, bagusan Nafis ah daripada Vinicius. Nafis bisa ngegolin, kadang traktir makan, plus rokoknya nggak terbatas. Vinicius mah saha?

Sa mau cerita sedikit. Vinicius itu katanya diminati Barcelona. Tapi, dia pilih Madrid karena The Whites punya rencana yang jelas buat dia dan pemain muda yang lain. Ya iya sih, ngeliat Barcelona yang sampai hari ini masih ngomongin diving-nya Ramos, ya jelas lah milih Madrid. Mas Agus Mulyadi, andai dia nggak mendukung MU dan punya skill sepak bola yang yahud, pasti milih Madrid. Kayaknya, tapi anggap aja iya.

Nah, dengan klub yang mendukung perkembangan dia, Vinicius itu nggak bisa dibilang berkembang. Iya, dia ngegolin di El Clasico musim kemarin. Iya, dia mencetak rekor sebagai pemain pengganti yang mencetak gol tercepat di Liga Champions. Tapi, bukan berarti dua hal itu bisa dijadikan patokan perkembangannya. Di luar dua kejadian itu, ya… sebenarnya nggak ada yang menarik banget sih.

Sa yakin, kalau Eden Hazard nggak nguntal kue terlalu banyak dan punya passion cedera, kayaknya Vinicius udah dipinjemin ke klub lain. Lumrah sih, soalnya Hazard pemain yang lebih lengkap dibanding Vinicius. Wajar lah ya, banderolnya aja gedean Hazard. Tapi, Vinicius itu sudah tiga musim di Madrid. Dia punya waktu adaptasi yang jauh lebih banyak. Plus, pemain Madrid nggak berubah begitu banyak. Tapi, ya gitu-gitu doang.

Baca Juga:

Real Madrid Tanpa Trofi (Lagi), Saatnya Buang Vini

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Cederanya Eden Hazard itu harusnya dimanfaatin banget sama dia. Tapi, lihat permainan dia waktu melawan Barcelona dan Gladbach. Waktu lawan Barca, dia dikarungin Dest. Lawan Gladbach, dia kayak pemain sayap kiri tarkam yang dipasang gara-gara dia anak tokoh kampung setempat.

Begitu Hazard masuk, yang notabene udah cedera selama berbulan-bulan plus badannya melar gegara makan Biskuat berkarung-karung, Madrid mainnya jauh lebih bagus. Udah gitu hampir ngegolin lagi. Lha Vinicius? Ngumpan melenceng, nendang melenceng. Melenceng adoh, tenan. Kalau sa jadi ballboy, dah sa ikhlasin itu bola.

Nggak mengagetkan kalau datangnya Rodrygo musim lalu bikin Vini jadi bulan-bulanan fans. Rodrygo memang jauh lebih sering duduk di bangku cadangan, tapi semata karena Real Madrid punya stok pemain sayap kanan yang banyak. Musim lalu ada Bale, Lucas Vazquez, dan Brahim Diaz. Bale pergi, tapi Asensio kembali dari cedera, menjadikan Rodrygo makin terbenam. Tapi, sebenarnya posisi Rodrygo itu sayap kiri. Praktis, Vini hanya punya Eden Hazard sebagai pesaing, itu pun Hazard sering absen. Makanya saya bilang, Vinicius benar-benar mengecewakan. Bahkan, makin ke sini, dia makin nggak layak masuk starting line up. Asli, mending pake formasi 4-4-2 diamond dah.

Bagi pemain yang nggak punya pesaing, langganan masuk starting line up, tapi hampir nggak menawarkan apa-apa ya harus dikasih treatment yang mayan keras. Saya tahu Vinicius Junior emang masih muda. Tapi, ini kita ngomongin pemain Real Madrid. Real Madrid menuntut pemainnya bermain dengan level yang tinggi. Nggak hanya bagus, tapi harus menghibur. Nggak hanya bagus dan menghibur, tapi juga menang. Selain itu? Ngapunten.

Kembalinya Eden Hazard si anak gemes ini menurut saya bakal bikin Vinicius duduk manis di bangku cadangan yang lumayan lama. Apalagi, musim depan Real Madrid berusaha mendatangkan Mbappe, pemain yang jauh levelnya di atas dia. Kalau cuma menawarkan step over, tapi finishing dan passing ampas, ya maaf aja nih, situ mending ngimpi aja untuk sekadar jadi starter.

Saran sa sih, Vini mending latihan keras perkara passing dan finishing. Opsi loan pun harusnya diambil biar dia berkembang. Sa yakin kok, Vini ini bisa jadi sebagus Neymar, hanya butuh ((aktualisasi diri)). Ya intinya lakuin cara apa pun biar jadi jago lah. Pemain Brasil terkenal suka party dan itu yang bikin mereka ampas. Lha Vinicius party aja nggak, ampas iya. Gimana sih?

By the way, di pertandingan melawan Borussia Monchengladbach, Sergio Ramos sempat jadi striker dan kerap melebar ke kiri. Blio main jauh lebih bagus dan memberi tekanan yang mendingan dibanding Vinicius. Sumpah, Cok, wis angel iki.

BACA JUGA Kalau Negara Bilang Kantor Kejaksaan Agung Terbakar karena Rokok, Ya Itu Pasti karena Rokok dan artikel Rizky Prasetya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: real madridSepakbola
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid Adalah Keputusan Logis Luis Enrique, Bukan Kebencian

3 Juni 2021
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Sebagai Fans Real Madrid, Saya Kasihan Melihat Fans Manchester United dan Liverpool yang Saling Ejek

10 Juli 2020
Terima Kasih, Carlo Ancelotti

Ekspresi Datar Carlo Ancelotti

22 Februari 2023
zinedine zidane hengkang real madrid mojok

Zinedine Zidane yang Bebal Bikin Real Madrid Hilang Akal

27 Januari 2021
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Sepak Bola Itu Nggak Menarik, Percayalah

21 Agustus 2019
Keylor Navas yang Nahas

Keylor Navas yang Nahas

4 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.