Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Dukungan untuk Keputusan Ria SW Hiatus Lebih Awal

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
22 September 2020
A A
Dukungan untuk Keputusan Ria SW Hiatus Lebih Awal food vlogger blogger korean street food terminal mojok.co

Dukungan untuk Keputusan Ria SW Hiatus Lebih Awal food vlogger blogger korean street food terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Konten favorit di YouTube yang masih saya tonton sampai sekarang adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan makanan atau masakan. Salah satu kreator konten favorit saya untuk kategori food vlogger/food travel adalah Ria SW. Ada banyak alasan kenapa hingga saat ini saya masih menonton video-videonya.

Pertama, kontennya jelas menarik dengan penjelasan sederhana, mudah dipahami, dan nggak belibet. Kedua, review makanannya beragam, meski selalu identik dengan makanan yang berasal dari Korea. Ketiga, pembawaan Ria SW terlihat natural dan nggak dibuat-buat alias minim gimik.

Selain itu, dia sering kali membuat vlog sambil jalan-jalan ke beberapa daerah di dalam maupun luar negeri. Ini bisa jadi sumber referensi banyak orang ketika bepergian ke tempat tersebut.

Di luar dari konten yang dibuat oleh Ria SW tentang review beragam makanan, saya kagum dengan caption atau deskripsi yang ia buat di akun media sosial sekaligus kanal YouTubenya. Dengan bahasa yang sederhana dan positif, bagi saya, Ria SW berhasil memukau dan bikin kagum para follower juga subscriber-nya. Sebab, ia memberikan kesan yang sangat menyenangkan. Segala videonya, betul-betul layak untuk dinanti dan diikuti.

Pada titik tersebut, mungkin Ria SW tidak menyadari bahwa ia adalah sosok yang mudah dikagumi. Banyak respons positif dan apresiasi untuk setiap video yang diunggah dari para penontonnya. Banyak pula orang yang senang dan menikmati tayangannya. Sampai akhirnya, Ria SW memutuskan untuk hiatus (mengambil jeda atau rehat sejenak sampai batas waktu tertentu) lebih awal.

Keputusan untuk hiatus ini diketahui khalayak dalam deskripsi video yang diunggah pada 18 September 2020. Segala dukungan diberikan oleh para penggemar di kolom komentar video tersebut. Bahkan, beberapa waktu yang lalu, sempat jadi trending di Twitter.

Sebetulnya, ia memang terbiasa melakukan hiatus setahun sekali. Namun, karena pandemi, dia memilih hiatus lebih awal.

Baca Juga:

5 Dosa yang Sering Dilakukan Food Vlogger dan Bikin Penonton Jengkel

Kamu Bisa Jadi Food Vlogger Cukup Modal 5 Kata Ini

Saya dan mungkin penggemar lainnya memahami alasan Ria SW hiatus lebih awal. Apalagi ia sudah menjelaskan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas konten videonya dan tidak terlalu jauh dari konsep awal. Sambil hiatus, ia akan melihat dan melakukan evaluasi terhadap kontennya sendiri.

Langkah yang terbilang cukup baik. Mengingat, selama pandemi, tidak banyak kegiatan yang bisa orang lakukan. Apalagi konsepnya Ria SW food vlogger/food travel. Mau jalan-jalan ya susah. Sekalinya bisa jalan-jalan, restoran dan tempat makan lainnya tutup atau dibatasi.

Hadeeeh. Pandemi, pandemi. Kapan berakhirnya, sih.

Saya pikir, hiatus atau vakum sejenak tidak ada salahnya ditiru oleh para kreator konten lainnya. Barangkali, setelah hiatus bisa menghasilkan karya yang jauh lebih istimewa.

Mau bagaimana pun, selain untuk bahan evaluasi, hiatus juga bisa jadi sarana refleksi. Mungkin itu juga yang akan dilakukan oleh Ria SW mengingat dalam deskripsi video terbarunya, ia menyampaikan bahwa ia akan tetap mengerjakan sesuatu meski belum bisa membagikannya ke publik.

Serius. Keputusan yang diambil oleh Ria SW untuk hiatus jauh lebih bijak dibanding bilangnya mau tutup channel tapi ujung-ujungnya malah balik lagi. Yang seperti itu, malah terkesan plin-plan, bikin males, dan bikin nggak percaya lagi. Kalau hiatus kan jelas, vakum sementara waktu dan akan kembali lagi pada waktu mendatang.

Lucu juga kan kalau ada yang pamit, eh cilukba, ternyata hadir kembali. Yang seperti ini jadi terkesan caper dan cuma cari sensasi. Bukan benar-benar bikin karya.

Semoga saja Ria SW bisa segera kembali dari hiatus dan menciptakan karya terbaik seperti biasanya. Ada baiknya bagi para penggemar, momen hiatus ini dijadikan ajang untuk memberi dukungan kepada Ria SW dengan menyampaikan komentar positif. Sama seperti yang sering kali ia tuliskan pada caption atau deskripsi unggahan video.

Sumber gambar: YouTube Ria SW

BACA JUGA Alasan Karakter Anime Selalu Teriak dan Bagaimana jika Diaplikasikan Saat Pilkada dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 September 2020 oleh

Tags: food vloggerYoutuber
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

5 Kebiasaan Food Vlogger yang Sebenarnya Menyebalkan

Jangan Dicemooh, Food Vlogger Memang Sangat Berguna bagi Kelanjutan Dunia

10 April 2023
Tak Main-Main, Para Food Vlogger Juga Berperan Sebagai Penglaris Warung Makan

Tak Main-Main, Para Food Vlogger Juga Berperan Sebagai Penglaris Warung Makan

18 Januari 2020
arief muhammad

Kos-kosan Mewah Arief Muhammad dan Romantisasi Pribadi Anak Kos

24 September 2019
maskapai garuda

Soal Larangan Memotret di Dalam Pesawat Maskapai Garuda: Antara Penegasan dan Konten Baru di Media Sosial

17 Juli 2019
parkir

Saya Berpikir Maka Saya Bisa Parkir dengan Baik

22 Agustus 2019

Sebaiknya Baim Wong Pensiun daripada Terlihat Goblok Memahami Apa Itu Kerja

12 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.