Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

10 Drama Korea Paling Sedih Sepanjang Masa buat Sobat Ambyar

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
8 Juli 2022
A A
10 Drama Korea Paling Sedih Sepanjang Masa buat Sobat Ambyar Terminal Mojok

10 Drama Korea Paling Sedih Sepanjang Masa buat Sobat Ambyar (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sobat ambyar wajib nonton drama Korea paling sedih berikut ini~

Melalui drama Korea, setiap orang yang menyaksikannya dapat merasakan berbagai macam emosi. Kegembiraan para karakter drakor, sedetail apa pun, dapat berpengaruh pada perasaan penontonnya. Rasa sebal yang turut kita rasakan tak jarang pula membuat amarah hampir meledak. Bahkan kemalangan yang dialami oleh para tokohnya mampu membuat kita bersimpati hingga menitikkan air mata.

Teruntuk kamu yang sedang mencari referensi drama Korea yang mampu membuatmu menangis hingga merintih saking pilunya, maka kamu membaca artikel yang tepat. Catat judul-judul drama Korea paling sedih sepanjang masa berikut ke dalam watch list-mu dan siapkan tisu.

#1 Endless Love (2000)

Sudah banyak sekali orang yang mengatakan bahwa Endless Love ini sedihnya nggak tertolong. Bahkan saking fenomenalnya, buku paket Bahasa Indonesia sewaktu saya SMP menggunakan salah satu adegan paling sedih dari Endless Love sebagai contoh teks naratif.

Banyak sekali bagian yang menguras air mata dalam drama Korea yang juga dikenal dengan judul Autumn in My Heart ini. Hampir setiap bagian dari drama ini menyakitkan bagi hati, nggak terkecuali ending-nya. Nggak perlu mengharapkan penawar kalau kamu sudah memutuskan untuk menyaksikan Endless Love. Sebab, sepertinya drama ini memang dibuat untuk penonton yang sedang pengin melampiaskan emosinya melalui air mata.

#2 Cinderella’s Step Sister (2010)

Mengadaptasikan kisah klasik Cinderella dan saudari tirinya, drama ini menghadirkan distingsi melalui genre melodrama. Ada pula nilai-nilai keluarga dalam Cinderella’s Step Sister. Kasih sayang rupanya nggak cuma bisa disalurkan oleh keluarga biologis, tapi juga keluarga sambung. Emosi yang disampaikan oleh para pemerannya sangat menyentuh sekaligus mampu menyalurkan rasa kesal.

#3 49 Days (2011)

Hidup memang kejam, tapi kesempatan untuk hidup yang diberikan Tuhan pun harus kita hargai. 49 Days akan membawamu menuju keajaiban dan kesempatan kedua dalam kehidupan. Meskipun drama ini juga bergenre fantasy, efek pilu yang dihantarkannya kepada para pemirsa nggak kalah dari drama yang jauh lebih realistis.

Tangis akan pecah seiring semakin tersadarnya kita bahwa selama ini kerap menyia-nyiakan hidup. Drama Korea yang satu ini memang penuh gizi untuk pengembangan diri, tapi di saat yang sama sangat nggak ramah lingkungan karena menyebabkan penonton menghabiskan banyak tisu saat menontonnya.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

#4 I Miss You (2012)

Jika drama lain sebagian besar hanya menyajikan kisah-kisah sedih yang bikin air mata menetes, berbeda dengan I Miss You. Drama ini akan membuatmu nggak bisa berhenti menyeka air mata karena cerita yang sedih sekaligus bahagia.

Karakter-karakter utamanya memiliki masa lalu yang tragis tapi pada akhirnya mereka bisa berbahagia. Penonton yang menyaksikan pertumbuhan mereka sejak awal episode akan merasa bangga dan lega karena para tokoh telah berhasil melewati segala macam masalah.

#5 Angel’s Eyes (2014)

Drama yang dibintangi oleh Lee Sang Yoon dan Koo Hye Sun ini merupakan epitome kisah cinta pertama sekaligus cinta sejati. Kisahnya yang sentimental akan mampu membuat siapapun yang menyaksikannya ikut mencicipi kegetiran sekaligus perjuangan cinta tanpa syarat.

Jumlah episode Angel’s Eyes terbilang cukup banyak. Bagi beberapa orang, 20 episode berkemungkinan membuat mereka nggak betah menyimak karena bosan. Namun Angel’s Eyes nggak bakal bikin jenuh, khususnya bagi penggemar melodrama yang mudah tersentuh. Drama Korea ini juga berpeluang membuat penonton lelah karena menangis terus dalam dua puluh episode berturut-turut.

#6 18 Again (2020)

https://www.youtube.com/watch?v=cdfkYcUY40I

Sebelum menonton, saya mengira kalau 18 Again ini adalah drama komedi. Sebab, kisah 18 Again bermula ketika seorang bapak-bapak bernama Hong Dae Young (Yoon Sang Hyun) tiba-tiba kembali muda, ke usianya yang ke-18. Tentu akan kocak ketika istrinya, Jung Da Jung (Kim Ha Neul), tahu Hong Dae Young memiliki perawakan idola sekolah seperti dahulu.

Tapi ternyata saya salah. Drama ini banyak sekali bawangnya. Cukup jamak relasi antara orang tua dengan anak yang ditampilkan dalam 18 Again. Drama ini akan mengingatkan kita kepada perjuangan orang tua dalam membesarkan anak. Ada baiknya drama ini ditayangkan pada acara motivasi siswa. Siswa nggak perlu dibikin menangis dengan disuruh membayangkan ketika pulang sekolah menemukan bendera kuning di depan rumah. Dengan menonton 18 Again saja sudah dijamin mereka merasa bersalah kepada orang tua.

#7 Hi Bye Mama (2020)

Tampaknya Hi Bye Mama memang terlampau sering disebut-sebut ketika membicarakan drama dengan cerita yang sedih. Ya, memang begitulah adanya. Setiap episodenya selalu menghujam hati dan berdampak pada mengalirnya air mata.

Hi Bye Mama menceritakan Cha Yu Ri (Kim Tae Hee), seorang ibu yang tengah hamil. Ia wafat secara tragis akibat kecelakaan lalu lintas. Suami, orang tua, adik, dan anaknya kehilangan Yu Ri. Namun di saat yang sama, Yu Ri juga frustrasi karena nggak bisa menyentuh apalagi merawat anaknya. Yu Ri hanya bisa melihat anaknya dari jauh karena ia hanya berupa roh.

#8 Youth of May (2021)

https://www.youtube.com/watch?v=-brpbJHJA9s

Youth of May memadukan kisah romantis klasik dengan salah satu sejarah Korea Selatan yang mungkin asing bagi penonton global. Kebrutalan manusia pada manusia lain yang ditampilkan dalam drama ini merupakan bahan bakar utama yang akan membuat penonton ikut bersimpati. Ditambah lagi, tragisnya kisah cinta Myung Hee (Go Min Si) dan Hee Tae (Lee Do Hyun) akan semakin membuatmu terisak.

Suasana, filter, OST, bahkan senandung Hee Tae pada Myung Hee sangat mendukung terciptanya bulir-bulir air mata. Saran saya, jangan menonton drama Korea ini di malam sebelum kerja. Mengantisipasi kalau-kalau paginya mata jadi bengkak.

#9 Move to Heaven (2021)

Jika ditanya drama Korea paling memilukan yang pernah disaksikan, saya akan menjawab Move to Heaven. Agaknya para penonton Move to Heaven lainnya juga setuju karena mereka memberikan bintang lima secara bulat di Google review.

Move to Heaven membuat saya merasakan roller coaster. Serial orisinal Netflix ini memiliki kisah yang berbeda-beda di setiap episodenya. Nggak semua kisahnya menyedihkan, tapi nggak ada satu pun ceritanya yang gagal membuat saya mencomot tisu. Bahkan di adegan membahagiakan pun saya tersentuh. Terutama adegan ketika Geu Ru (Tang Joon Sang) berjumpa lagi dengan kedua orang tuanya di aquarium dan berakhir mulai legawa menerima kepergian keduanya benar-benar sukses membuat saya menangis lebay.

#10 The Red Sleeve (2021)

https://www.youtube.com/watch?v=nfLya0017QA

Ada banyak drama sageuk yang memiliki kisah tragis. Dan menurut saya, juaranya untuk sementara ini dipegang oleh The Red Sleeve.

Menonton drama ini sama seperti mengendarai kendaraan di turunan ekstrem. Di awal-awal episode, penonton akan diajak tertawa dengan komedi yang ditampilkan Yi San (Lee Jun Ho) dan Sung Deok Im (Lee Se Young). Namun menjelang akhir, pemirsa akan mulai menangis yang semakin lama akan semakin histeris. Terutama pada episode final ketika banyak orang harus menghadap Yang Maha Kuasa. Sayang sekali saya harus memberi tahu bahwa drama ini terinspirasi dari kisah nyata Raja Jeongjo dan Permaisuri Uibin. Jadi, kejadian yang ada dalam drama kemungkinan juga berlangsung di masa lalu.

Itulah 10 drama Korea paling sedih sepanjang masa yang bisa jadi referensi tontonanmu weekend ini. Jangan lupa siapin tisu kalau mau nonton drama-drama di atas, ya! Kalau perasaanmu tambah ambyar, saya nggak tanggung jawab, lho~

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Drama Korea yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2022 oleh

Tags: drama koreapaling sedihpilihan redaksirekomendasi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

5 Serial Anime Underrated yang Kamu Harus Tonton Berdasarkan Genrenya terminal mojok.co

5 Serial Anime Underrated yang Kamu Harus Tonton Berdasarkan Genrenya

18 Desember 2021
4 Alasan Beasiswa Kurang Mampu Kerap Salah Sasaran beasiswa KIP Kuliah

Beasiswa KIP Salah Sasaran: Cerita Laila yang Putus Kuliah karena Tak Dianggap Pantas Menerima Beasiswa

2 Maret 2023
Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9! terminal mojok.co

Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9!

14 September 2021
Mengenali Tanda-tanda Inflasi secara Sederhana

Mengenali Tanda-tanda Inflasi secara Sederhana

7 Februari 2022
Harga Cabai Hari Ini Melonjak, Saatnya Kita Berontak

Harga Cabai Hari Ini Melonjak, Saatnya Kita Berontak

6 Juli 2022
Pengasih, Tempat Terbaik untuk Tinggal di Kulon Progo

Pengasih, Tempat Terbaik untuk Tinggal di Kulon Progo

5 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.