Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
8 Mei 2024
A A
5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini Mojok.co

5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Mengira pekerjaan dosen hanya sebatas mengajar

Publik mungkin menduga menjadi dosen itu enak. Faktanya, beban kerja berlebih itu benar adanya. Seorang dosen tidak hanya berkewajiban mengajar mahasiswa selama perkuliahan berlangsung maupun melakukan bimbingan skripsi. Demi meningkatkan jabatan fungsional, dosen juga mesti melaksanakan penelitian, membina KKN, dan menyelesaikan tugas belajar.

Belum lagi, apabila mengemban jabatan struktural, workload yang dipikul dosen praktis akan semakin lebih berat. Di luar itu semua, sejumlah tenaga pendidik yang memiliki empati tinggi seringkali turut meluangkan waktunya guna mendengarkan keluh kesah mahasiswa. Tidak sedikit yang kemudian turut menolong mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan studinya hingga di luar jam kerja. Segala macam peran tersebut akan menguras waktu dan energi.

#3 Tidak memiliki kecakapan dalam berkomunikasi langsung

Mengajar di kelas tampaknya memang sepele. Padahal, tidak semua dosen yang mempunyai wawasan luas dan pengetahuan mendalam diikuti dengan kemampuan mengajar yang mumpuni. Ketika menjadi mahasiswa, seseorang belajar hanya untuk dirinya sendiri. Sementara, saat menjadi dosen, seseorang dituntut mampu menularkan ilmu yang dimilikinya supaya dapat diserap dan dimengerti mahasiswa.

Dalam hal ini, kemampuan komunikasi memiliki fungsi penting. Tidak semua mahasiswa mampu memahami penjelasan yang bersifat sangat ilmiah atau menggunakan kosakata khusus. Oleh sebab itu, dosen diharapkan piawai memaparkan bidang keilmuannya dengan terminologi ataupun analogi yang sekiranya memudahkan penyampaian kepada mahasiswa. 

#4 Kemampuan bahasa tulis yang memprihatinkan

Bukan hanya kelihaian dalam berbicara, seorang dosen selayaknya juga mahir dalam menulis meskipun tidak mengajar di jurusan bahasa. Sebab, mereka punya tanggung jawab menulis artikel ilmiah dan membimbing mahasiswa menyusun skripsi, tesis, maupun disertasi. Sebagaimana yang publik ketahui, kemampuan mayoritas masyarakat dalam menguasai Bahasa Indonesia tergolong rendah.

Sialnya, tidak sedikit pihak yang justru mengkambinghitamkan faktor lain dengan menuduh bahwa kosakata bahasa Indonesia sangat terbatas dan sedikit. Keahlian dalam menyusun kalimat yang efektif dan efisien tidak dapat diacuhkan jika sudah memilih profesi ini. Sebab, alangkah lucu ketika maksud dan tujuan penyampaian suatu ilmu tidak dapat dieksekusi dengan baik lantaran pengajar yang bersangkutan gagal merumuskannya dalam kalimat yang tepat.

#5 Dosen dengan bahasa Inggris yang pas-pasan

Di samping menguasai perbendaharaan dan menjalin kata dalam Bahasa Indonesia, mereka yang memutuskan bekerja sebagai dosen mau tak mau menguasai bahasa Inggris. Soalnya, dalam mengerjakan penelitian, referensi kredibel dari jurnal bereputasi lazimnya menggunakan bahasa Inggris. Walaupun saat ini ada teknologi yang memudahkan dalam hal alih bahasa, terkadang esensi pengetahuan yang dimaksudkan tidak dapat ditafsirkan mentah-mentah hanya dengan menerjemahkan kalimat. Pun, keunggulan dalam berbahasa Inggris ini turut memudahkan mereka saat mengikuti berbagai seminar bertaraf global, mengampu kelas internasional, dan menempuh studi lanjut.

Mendedikasikan diri sebagai seorang dosen tentunya merupakan suatu hal yang luhur dan patut diapresiasi. Namun demikian, komitmen yang dipikul juga tidak ringan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan terjun di profesi ini, lebih baik pertimbangkan masak-masak apabila tidak ingin ada penyesalan. Sebab, jika idealisme yang dijunjung terbentur oleh urusan perut maka akan muncul kerumitan lain. Misalnya saja, kelulusan mahasiswa yang terhambat lantaran dosen pembimbing sulit ditemui demi menangani proyek di luar kampus.

Baca Juga:

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jadi Dosen Itu Nggak Mudah, apalagi Jadi Dosen yang Nggak Bisa Nulis, Remuk!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2024 oleh

Tags: DosenDosen Pembimbinggaji dosenKuliahMahasiswaPerguruan Tinggi
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara 'Kenyamanan' terminal mojok.co

Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara ‘Kenyamanan’

20 Oktober 2020
UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho! unesa surabaya

UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho!

1 Desember 2023
4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

4 Mekanisme Bertahan Hidup Anak Kos yang Bisa Dicoba Jika Harga Mi Instan Naik Beneran

10 Agustus 2022
Alasan Saya Nggak Pernah Jadi Bagian Mahasiswa yang Ngerjain Skripsi di McD terminal mojok.co skripsi mendikbudristek

Memangnya Kenapa kalau Skripsi Dihapus? Nggak Ada Efeknya Juga kan?

30 Agustus 2023
31 Istilah yang Wajib Dihafal Mahasiswa Manajemen Pemasaran

31 Istilah yang Wajib Dihafal Mahasiswa Manajemen Pemasaran

13 Oktober 2023
7 Kesalahan Kecil dalam Pengerjaan Skripsi yang Sering Bikin Mahasiswa Dapat Banyak Revisi, Baca Baik-baik biar Nggak Makin Stres

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

22 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.