Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Dilema Pangkalan Elpiji Pertamina: Ambil Untung Besar Kena Masalah, Ambil Untung Kecil Bangkrut

Muhammad Arif Prayoga oleh Muhammad Arif Prayoga
26 Januari 2023
A A
Dilema Agen Elpiji Pertamina: Ambil Untung Besar Kena Masalah, Ambil Untung Kecil Bangkrut elpiji nonsubsidi regulator gas

Dilema Agen Elpiji Pertamina: Ambil Untung Besar Kena Masalah, Ambil Untung Kecil Bangkrut (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ramai pemberitaan baru-baru ini yang intinya mengancam para pemilik toko kelontong bahwa tidak akan ada lagi penjual elpiji eceran. Berkaca dari beberapa tulisan di media ini, saya merasa kepercayaan diri pemerintah terlalu tinggi kalau sampai nggagas apa yang dijual toko kelontong.

Toko kelontong selalu dianggap sebagai solusi ketika pengangguran atau yang sengaja menganggur punya ruang kosong di rumahnya. Dengan memaksimalkan tata ruang di rumahnya, dijual lah beberapa barang penunjang kehidupan tetangga. Seperti, air minum, sembako, alat-alat rumah tangga, obat-obatan, rokok, bensin, termasuk juga elpiji.

Aneh rasanya kalau toko kelontong tidak menjual gas elpiji, sedangkan barang ini termasuk kebutuhan yang amat sangat pokok selain sembako dan bensin. Keberadaan toko kelontong ini mempemudah untuk warga di sekitarnya yang mau masak untuk mendapatkan melon besi ini.

Tapi memang, rasanya warung-warung ini terlalu mengambil untung atas penjualan gas untuk rakyat miskin ini. Di tempat saya, rata-rata toko kelontong menjualnya dengan kisaran harga 19 ribu hingga 20 ribu, sedangkan pemerintah memasang harga eceran tertinggi (HET) di harga 15.500. Tetapi dibandingkan dengan harga elpiji nonsubsidi, harga itu masih dianggap mashok, baik untuk kebutuhan pribadi, maupun keperluan usaha mikro.

Kalau mau jujur-jujuran, sebenarnya yang buat harga di warung-warung semahal itu bukan karep dari mereka sendiri. Selain karena persediaan yang bergantung dengan naik turun permintaan pasar karena sejumlah kebutuhan, sebenarnya ada satu masalah yang buat harganya terlalu tinggi. Kalau mau tahu, sini saya bisiki, pelaku sebenarnya adalah antek-antek Pertamina sendiri.

Pertamina memang getol melakukan pengawasan penyaluran dari SPBE ke agen elpiji Pertamina. Harganya selama ini stagnan di angka Rp14.250 karena pengawasannya begitu ketat dan penuh ancaman pemutusan hubungan usaha (PHU).

Menurut saya, para pemilik agen elpiji yang dibawahi langsung oleh Pertamina ini tidak ada yang berani main harga karena berisiko kepada bisnis milyaran rupiah miliknya. Lagian, transaksinya biasanya menggunakan bank, baik transfer ataupun aplikasi mobile, jadi kecurangan sangat mudah untuk dilihat.

Lalu, siapa biang kerok sebenarnya?

Baca Juga:

Peristiwa Motor Brebet karena Bensin Plat Merah: Rakyat yang Kena Musibah, Rakyat Juga yang Diminta Repot Mencari Solusi

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

Baca halaman selanjutnya

Mahal kena semprit, murah bikin pailit

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2023 oleh

Tags: agenelpijikeuntunganpertaminatoko kelontong
Muhammad Arif Prayoga

Muhammad Arif Prayoga

Sarjana Komunikasi yang Gagap Berkomunikasi. Penulis di Copa-media.com. Bisa dihubungi via Instagram @arifprayogha_ dan Twitter @CopamediaID

ArtikelTerkait

Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

Please, Nggak Usah Latah Pamer Keuntungan Investasi Saham di Medsos

30 Januari 2021
Pesan untuk Warga Madura yang Latah Buka Warung Madura 24 Jam: Pikir Baik-baik daripada Merugi QRIS

Pesan untuk Warga Madura yang Latah Buka Warung Madura 24 Jam: Pikir Baik-baik daripada Merugi

30 Agustus 2024
Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri (Foto milik penulis)

Sisi Gelap dari Pekerjaan Menjaga Pertashop Milik Bapak Sendiri

19 Januari 2023
Sambatan Pelanggan Shell, SPBU Pelarian yang Ternyata Punya Masalah Juga Mojok.co

Sambatan Pelanggan Shell, SPBU Pelarian yang Ternyata Punya Masalah Juga

20 Mei 2025
Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

3 Rahasia Sukses Bisnis Toko Kelontong ala Orang Cina

14 Mei 2022
Pertamina Foundation Bagikan 50 Laptop ke 32 SD untuk Muluskan PJJ terminal mojok.co (1)

Pertamina Foundation Bagikan 50 Laptop ke 32 SD untuk Muluskan PJJ

3 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

7 Januari 2026
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

6 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Anggapan Solo Serba Murah Mulai Terasa Seperti Dongeng, Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.