Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Difarina Indra Tak Hanya Akan Jadi Penerus Via Vallen, Dia Akan Jadi Lebih Besar

Iqbal AR oleh Iqbal AR
27 Desember 2022
A A
Difarina Indra Tak Hanya Akan Jadi Penerus Via Vallen, Dia Akan Jadi Lebih Besar

Difarina Indra Tak Hanya Akan Jadi Penerus Via Vallen, Dia Akan Jadi Lebih Besar (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya rasa Difarina Indra pantas jadi penerus Via Vallen, bahkan mungkin melampauinya

Kita sudah sampai pada masa di mana sekat-sekat yang menghadang di sekitar genre musik perlahan sirna. Musik pop dan rock sudah tak lagi terpisah jauh. Musik jazz dan melayu juga nyaris sudah tak punya sekat. Dan musik dangdut, sudah tak bisa lagi dikatakan sebagai musik kampungan, musik “tahi anjing”, atau musik kelas bawah. Apapun musiknya, kini sudah dapat diterima tanpa perlu melihat apa-apa saja stereotip yang melekat. Persetan dengan itu.

Dan berbicara soal dangdut, maka kita perlu berbangga diri bahwa dangdut sudah berkembang pesat sedemikian rupa. Dangdut tak hanya melahirkan musik-musik yang enak untuk dijogeti. Dangdut sudah melahirkan tren-tren baru yang merebak menembus batas teritorial. Dangdut juga sudah melahirkan bintang-bintang yang namanya semakin melejit, semakin kondang, meski sesekali kita bertanya-tanya, mereka ini sebenarnya siapa.

Nyaris satu dekade terakhir, nama Via Vallen menjadi nama yang memuncaki deretan bintang biduan dangdut. Ada banyak faktor yang menyebabkan Via Vallen mampu mencapai titik ini. Lagu-lagu yang dibawakannya jelas tak perlu dipertanyakan. Kemampuan menyanyinya pun sama. Pencapaian lainnya seperti mampu tampil di panggung-panggung “non-dangdut” menjadi indikator lainnya. Via Vallen berhasil mengemas dangdut menjadi lebih modern.

Pun dengan kontroversinya, yang harus diakui membuat nama Via Vallen menjadi semakin terkatrol ke atas. Kontroversi terkait lagu “Sayang” antara Via Vallen dan NDX AKA, perseteruannya dengan Jerinx SID, hingga tuduhan plagiat atas video klip dengan artis Korea, IU, menjadi bumbu tersendiri atas ketenaran Via Vallen. Dan meski pencapaiannya dihiasi beberapa kontroversi, nama Via Vallen sebagai pedangdut terbaik tak bisa ditampik.

Tentu saja dangdut adalah gudangnya para bintang. Berada di garda depan dangdut modern, Via Vallen tak sendiri. Ada beberapa bintang yang menjadi garda depan dangdut modern seperti Nella Kharisma. Namun, harus diakui, secara ketenaran global, nama Via Vallen menjadi yang paling atas. Via Vallen bersama bintang-bintang lainnya yang satu angkatan, bahu-membahu memodernkan dangdut agar bisa diterima masyarakat yang lebih luas.

Dan tentu tak ada ketenaran yang abadi di dunia hiburan. Via Vallen tak selamanya menjadi yang teratas. Bintang-bintang baru yang bermunculan mau tak mau membuat Via Vallen menyerahkan tongkat estafetnya kepada para biduan yang lebih muda. Seperti yang kita tahu, empat atau lima tahun terakhir, sudah tercium siapa-siapa saja yang akan meneruskan tongkat estafet Via Vallen di skena dangdut modern.

Nama pedangdut muda Difarina Indra mungkin menjadi yang paling potensial. Pedangdut asal Tuban, Jawa Timur ini mencuat namanya di skena dangdut. Bernaung di bawah orkes dangdut kenamaan, Adella, membuat Difarina Indra segera mendapatkan panggungnya. Cek saja kolom trending musik di YouTube, dan kalian pasti akan menemukan nama Difarina Indra bertengger di papan atas, mengungguli biduan-biduan lain yang satu angkatan dengannya.

Baca Juga:

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Ada banyak faktor mengapa Difarina Indra mampu meneruskan jejak Via Vallen di dunia hiburan, terutama skena dangdut. Dia adalah penyanyi dengan karakter vokal yang ciamik. Attitude-nya ketika di atas panggung pun tak terlalu neko-neko. Dia mampu membawakan lagu-lagu dangdut dengan sangat syahdu, dan tentunya enak didengar. Maka tak heran, Difarina Indra ini seperti menjadi ratu yang menguasai skena dangdut, baik di panggung-panggung off air, maupun di dunia digital.

Dengan kenyataan ini, Difarina Indra mampu menjadi penerus Via Vallen, mengingat namanya sudah tak setenar dulu. Tak hanya menjadi penerus, Difarina Indra juga mampu melampaui apa-apa yang sudah dicapai oleh seniornya. Tentunya dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan.

Catatan pertama tentunya adalah menciptakan lagu sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa skena dangdut terdapat tradisi bancakan lagu. Satu lagu dinyanyikan oleh belasan, bahkan puluhan penyanyi dengan kemasan yang berbeda. Tak sepenuhnya salah, namun dangdut tak akan ke mana-mana jika tradisi ini terus dipelihara. Harus ada yang mulai mendobraknya. Dengan menciptakan lagu sendiri, skena dangdut tentunya akan lebih kaya.

Mengapa Via Vallen bisa sukses, ya karena dia memiliki lagu sendiri. Ini adalah langkah yang harus dilakukan Difarina Indra jika mau meneruskan, atau bahkan melampaui. Apalagi kenyataan bahwa karakter vokal Difarina Indra lebih “dangdut”, membuat kans Difarina untuk melampaui Via jadi lebih masuk akal.

Catatan kedua adalah tak melakukan hal-hal kontroversial. Kontroversial dalam hal ini adalah berselisih dengan pihak lain. Via Vallen sudah membuktikan bahwa kontroversi membuat karirnya sedikit tersendat. Apalagi kontroversinya melibatkan musisi lain. Maka jika Difarina Indra ingin menjadi penerus atau melampaui, sebaiknya dia tidak melakukan hal-hal yang kontroversial.

Jika dua hal ini diperhatikan dan menjadi concern oleh Difarina Indra, maka bukan tidak mungkin kariernya akan jauh melampaui Via Vallen. Difarina Indra sudah punya semua modal untuk menjadi seorang bintang. Popularitas, karakter, dan kualitas vokal sudah dia miliki. Sekarang, tinggal bagaimana caranya Difarina mempertahankan eksistensinya di skena dangdut dan menghindari hal-hal yang mengacaukan karirnya.

Jika tidak, bukan tidak mungkin posisi dan kesempatan Difarina Indra untuk menjadi penerus atau melampaui karier Via Vallen akan terganti oleh bintang-bintang dangdut lain. Seperti kita tahu, nama Yeni Inka, Happy Asmara, Arlida Putri, dan Lala Widi adalah bintang-bintang dangdut yang tak boleh ditepikan. Maka, ini adalah waktu yang tepat bagi Difarina Indra untuk melejit, melampaui apa yang sudah dicapai oleh seniornya.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Membela Via Vallen dari Kasus Sunset di Tanah Anarki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2022 oleh

Tags: bintangDangdutDifarina Indrapenerusvia vallen
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Sejarah Senggakan: Awalnya Pelengkap, Kini Jadi Menu Utama

Sejarah Senggakan: Awalnya Pelengkap, Kini Jadi Menu Utama

6 April 2022
Kontes Penyanyi Dangdut di Indonesia Itu Sungguh Kebanyakan Gimmick terminal mojok.co

Kontes Dangdut di Indonesia Itu Sungguh Kebanyakan Gimmick

30 September 2020
Apa pun Genre Musik Kalian, Lagu Dangdut Wajib Ada di Acara Pernikahan terminal mojok

Apa pun Genre Musik Kalian, Lagu Dangdut Wajib Ada di Acara Pernikahan

15 September 2021
Menyebut Lagu Ojo Dibandingke Karya Abah Lala Bermental Playing Victim Itu Terlalu Goblok

Menyebut Lagu Ojo Dibandingke Bermental Playing Victim Itu Terlalu Goblok

20 Agustus 2022
musik konser dangdut

3 Alasan Orang Benci Musik Dangdut

16 November 2021
Goyang Denny Caknan Adalah Goyangan Dangdut Paling Magis Saat Ini terminal mojok.co

Persinggungan Musik Dangdut dalam Hidup Saya

7 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.