Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Mengenal Devi, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Tersisih karena Kehadiran Susanti

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
11 November 2024
A A
Mengenal Devi, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Tersisih karena Kehadiran Susanti

Mengenal Devi, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Tersisih karena Kehadiran Susanti (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Mei Mei dan Devi dalam serial Upin Ipin, dahulu mereka berdua hidup dengan damai bermain bersama, namun semuanya berubah saat Susanti dari Indonesia datang…

Saya meminjam narasi pembukaan serial Avatar the Legend of Aang untuk menggambarkan karakter Devi yang tersisih dalam serial Upin Ipin. Dulu, Devi dan Mei Mei adalah karakter perempuan dalam serial Upin Ipin yang paling mendapat sorotan karena sering muncul dan bermain bersama teman-teman di pondok Kampung Durian Runtuh.

Akan tetapi sejak kedatangan Susanti pada musim ketiga episode Berpuasa Bersama Kawan Baru, karakter Devi perlahan mulai tersisih. Pihak Les’ Copaque seolah menyingkirkan Devi dan menggantinya dengan Susanti dengan alasan pihak rumah produksi mengincar penonton dari Indonesia.

Dalam serial Upin Ipin, Devi digambarkan sebagai seorang anak perempuan keturunan India dan beragama Hindu yang bersekolah di Tadika Mesra. Devi memiliki rambut kepang hitam, titik bindi di tengah dahi khas India, dan selalu mengenakan gaun hijau dan merah muda serta celana cokelat. Saat bersekolah di Tadika Mesra, Devi biasanya mengenakan seragam lengan panjang dan rok panjang.

Kemunculan Devi di serial Upin Ipin

Awal kemunculan Devi ada di episode berjudul Tadika, tepatnya di episode pembuka pada musim 2 yang mengusung tajuk Setahun Kemudian. Dalam episode itu, Devi tampil sebagai salah satu teman sekelas Upin dan Ipin di kelas Aman Tadika Mesra.

Kemunculan Devi berikutnya di serial Upin ipin adalah di musim 3 episode Gosok Jangan Tak Gosok. Episode itu menceritakan pemeriksaan gigi gratis bagi murid-murid Tadika Mesra. Sebelum Cikgu Jasmin datang dan pemeriksaan gigi gratis dimulai, murid-murid Tadika Mesra bermain stik es krim terlebih dahulu. Saat itu Devi terlihat sedang main stik es krim bersama Mail.

Kemunculan Devi yang lain pada musim 3 episode Kami 1 Malaysia. Pada episode itu, Upin, Ipin dan kawan-kawan bermain perang-perangan, sementara Devi bersama Mei Mei berperan menjadi dokter/relawan medis. Setelah selesai bermain perang-perangan, mereka pergi ke rumah Tok Dalang untuk membantu mengecat rumah Tok Dalang dengan warna dan desain seperti bendera Malaysia.

Devi Jago bermain bekel dan hobi menari

Dalam beberapa episode di serial Upin Ipin, Devi diceritakan sangat mahir bermain bola bekel. Hal itu bahkan membuat teman-temannya bosan karena harus menunggu Devi kalah dulu baru mendapat giliran bermain. Teman yang paling bosan menunggu kekalahan Devi adalah Mail.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Selain itu, Devi diceritakan memiliki bakat dalam bidang seni tari. Bakat Devi dalam seni tari sepertinya diajarkan oleh orang tuanya yang beretnis India. Seperti yang kita ketahui, India merupakan negara yang terkenal dengan tariannya kaya akan seni tari, bahkan film India/Bollywood pun tak lengkap rasanya kalau tak ada adegan menari.

Devi sering dikaitkan sebagai anak Uncle Muthu

Lantaran karakter Devi di serial Upin Ipin tersisih sejak kehadiran Susanti, sedikit sekali hal yang bisa kita ketahui tentang karakternya, termasuk kedua orang tuanya. Tapi pada musim 10 episode Pesta Cahaya, banyak penonton menyangka bahwa Devi adalah anaknya Uncle Muthu karena sama-sama beretnis India dan keakraban mereka berdua dalam perayaan Deepavali di rumah Uncle Muthu.

Pada episode Pesta Cahaya, Upin Ipin mengajak temannya serta penduduk Kampung Durian Runtuh lainnya datang ke rumah Uncle Muthu untuk memeriahkan hari Deepavali. Di episode tersebut, Devi dan Uncle Muthu sama-sama mengenakan pakaian India. Keduanya juga menari dan bernyanyi bersama.

Melihat Devi dan Uncle Muthu menari dan bernyanyi bersama, banyak penonton berasumsi bahwa keduanya ayah dan anak. Namun sampai saat ini belum diketahui, apakah benar Devi anaknya Uncle Muthu atau bukan.

Itulah sekilas mengenai Devi, karakter dalam serial Upin Ipin yang tersisih karena kehadiran Susanti. Semoga ke depannya, pihak Les’ Copaque kembali menyorot Devi ya, karena jujur saja saya merasa kasihan sama dia.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 November 2024 oleh

Tags: devi upin ipinpilihan redaksiUpin dan Ipinupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho! unesa surabaya

UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho!

1 Desember 2023
Surat untuk Anakku, jika Kelak Kau Seorang Gay ataupun Transgender terminal mojok.co

Surat untuk Anakku, jika Kelak Kau Seorang Gay ataupun Transgender

11 September 2021
20 Film Korea Selatan Terbaik Sepanjang Masa Terminal Mojok

20 Film Korea Selatan Terbaik Sepanjang Masa

8 September 2022
10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong Terminal Mojok

10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong

9 Juni 2022
Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri terminal mojok.co

Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri

6 September 2021
rekomendasi penyetan sekitar pasar condongcatur

4 Rekomendasi Penyetan di Sekitar Pasar Condongcatur

10 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.