Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
12 Oktober 2024
A A
Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai serial dengan tokoh utama anak TK, Upin dan Ipin seringkali mengambil latar di Tadika Mesra. Tadika sendiri merupakan bahasa Melayu yang berarti Taman Kanak-Kanak. Berlokasi di Kampung Durian Runtuh, Tadika Mesra pertama kali dimunculkan pada musim kedua yang bertajuk Upin & Ipin: Setahun Kemudian, tepatnya di episode “Tadika”.

Sepintas, tak ada yang aneh dengan Tadika Mesra pimpinan Cikgu Besar Nurul binti Ahmad ini. Tadika Mesra-nya Upin dan Ipin tampak seperti sekolah TK pada umumnya yang penuh dengan keceriaan dan warna-warni dunia anak. Namun, setelah berjalan hingga ratusan episode (654 episode menurut Wikipedia, btw), saya menyadari bahwa Tadika Mesra tidak seindah kelihatannya.

ADVERTISEMENT

Tadika Mesra nggak beres dari awal

Lihat saja saat episode yang menampilkan suasana hari pertama Upin dan Ipin bersekolah. Di episode tersebut, ada Ijat yang bersembunyi dibalik lengan ibunya, Fizi yang duduk tegang, ada pula Ehsan yang lendotan di kaki papinya. Cikgu Jasmine sampai harus turun tangan untuk memisahkan Ehsan dari papinya.

Nah, sudah tahu hari pertama masuk sekolah itu penuh drama, Cikgu Jasmine malah blunder. Alih-alih membuat anak-anak merasa aman dan nyaman, hal pertama yang Cikgu Jasmine lakukan justru meminta anak-anak untuk menuliskan nama mereka di selembar kertas. 

Akibatnya apa? Fizi sampai mengompol saking takutnya. Parahnya lagi, peristiwa ngompolnya Fizi di hari pertama masuk sekolah diungkit lagi oleh Cikgu Jasmine di kemudian hari. Seisi kelas tertawa, Cikgu Jasmine tertawa, tapi tidak dengan Fizi. Dia satu-satunya yang terluka. Dia dibully oleh teman dan gurunya sendiri.

Sekolah kok marak bullying

Setelah dingat-ingat lagi, bukan kali pertama itu saja praktik perundungan di Tadika Mesra terjadi. Ada banyak episode lain yang menunjukkan betapa mudahnya praktik bullying terjadi di Tadika Mesra. Di episode Perut Ehsan, misalnya. Di sini, Ehsan telah secara nyata dijadikan bahan olok-olokan oleh teman-teman dan gurunya. 

Sebetulnya, maksud Cikgu Melati itu bagus, yaitu ingin memberikan edukasi tentang proses pencernaan yang terjadi di dalam perut. Tapi, caranya yang nggak bener. Masa iya Ehsan diangkat lalu didudukkan di depan kelas bak pesakitan? Kan kasihan. Kalau mau mengajarkan tentang sistem pencernaan, mbok ya pakai video pembelajaran atau komik edukasi kan bisa.

Kurikulum berat, tapi lupa pembelajaran tentang sikap

Sisi gelap lainnya dari Tadika Mesra adalah kurikulum yang digunakan. Saya nggak ngerti kurikulum apa yang digunakan di Tadika Mesra. Tapi, kalau dilihat-lihat, pembelajaran di Tadika Mesra itu seperti berat sekali. Ada sistem pencernaan, tata surya, virus, perkalian, dan masih banyak tema rumit lainnya. 

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Dulu, zaman saya masih TK, kegiatan di sekolah paling hanya nyanyi, menggambar, menebali huruf, dan mewarnai saja. Lha, ini bocah TK sudah disuruh mikir yang berat-berat? Padahal kalau dipikir-pikir lagi, ada aspek lain yang jauh lebih penting untuk dikembangkan di usia TK, yaitu perkembangan sosial dan emosional.

Daripada meminta anak-anak menghafalkan perkalian, bukankah lebih baik merancang kegiatan yang bisa menumbuhkan kemandirian, kepekaan sosial, kepercayaan diri, dan aspek psikologis lainnya? Jadi, perkembangan sosial emosional anak-anak Tadika Mesra bisa meningkat. Ehsan nggak manja lagi, Fizi nggak lagi jadi tukang bully, Ijat lebih percaya diri, dan hal-hal baik lainnya.

Tugas di Tadika Mesra berat, kasihan anak-anak

Selain materi pembelajaran yang berat, pemberian tugas di Tadika Mesra juga nggak ngotak. Masih ingat nggak ketika Upin Ipin dan teman-teman diminta membuat maket? Wow, anak TK bikin maket dan diberi waktu satu hari doang. Hmm, dikira Bandung Bondowoso apa, ya?

Kalau memang tujuan pembelajaran yang mau dicapai adalah mengenalkan konsep rumah modern dan rumah tradisional, kenapa murid-murid Tadika Mesra tidak diajak berkeliling dan melihat objek secara langsung? Bukankah di dekat Tadika Mesra ada rumah Opah yang bisa mewakili rumah tradisional dan rumah Ehsan yang bisa mewakili rumah modern? Dengan begitu, pembelajaran jadi lebih nyata dan menyenangkan.

Tugas nggak ngotak lainnya adalah ketika Upin dan Ipin diminta untuk mempersiapkan pertunjukkan bertajuk Gembala dan Biri-Biri. Bayangkan, bocah sekecil itu mempersiapkan semuanya sendiri. Ya latihan, ya kostum, ya properti! Untung ada Abang Saleh yang kemudian membantu. Pertanyaannya adalah: gurunya kemana?

Sudah jadi perhatian warga Kampung Durian Runtuh

Pada akhirnya, saya jadi mikir jangan-jangan warga Kampung Durian Runtuh sudah sadar bahwa ada yang nggak beres dengan sekolahnya Upin Ipin. Buktinya, jumlah anak yang sekolah di Tadika Mesra tidaklah seberapa. Itu, di kelas Ceria, kelasnya Upin dan Ipin, muridnya hanya 12 orang saja. Bisa jadi, warga Kampung Durian Runtuh lebih memilih untuk menyekolahkan anak mereka ke kampung lain daripada ke Tadika Mesra.

Wajar, sih. Saya pun kalau jadi warga Kampung Durian Runtuh malas menyekolahkan anak saya di Tadika Mesra. Nggak sanggup akutu kalau tiba-tiba anak bilang, “Bu, disuruh Bu Guru bikin maket, besok dikumpulkan.” Modyarrr!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Sisi Kelam Mail dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Banyak Orang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2024 oleh

Tags: Kampung Durian Runtuhsekolah upin ipintadika mesraupin-ipin
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Karakter dalam Serial "Upin Ipin" Ini Punya Fobia yang Nggak Disadari Penonton Mojok.co

5 Karakter dalam Serial “Upin Ipin” Ini Punya Fobia yang Nggak Disadari Penonton

10 Januari 2025
5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

12 Maret 2025
5 Alasan Kak Ros “Upin Ipin” Nggak Lanjut Kuliah Kedokteran dan Pilih di Rumah Aja

5 Alasan Kak Ros “Upin Ipin” Nggak Lanjut Kuliah Kedokteran dan Pilih di Rumah Aja

23 Maret 2025
Nasib Susanti di Upin & Ipin Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Malaysia terminal mojok.co

Nasib Susanti di Upin & Ipin Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Malaysia

20 Desember 2021
4 Alasan Ini Buktikan kalau Kak Ros di Serial Upin Ipin Adalah Seorang Introvert Terminal Mojok

4 Alasan Ini Buktikan kalau Kak Ros di Serial Upin dan Ipin Adalah Seorang Introvert

13 Desember 2020
4 Hobi Upin Ipin yang Membuat Mereka Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh Mojok.co

4 Hobi yang Membuat Upin Ipin Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh

13 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

20 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.