Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Derita Orang dengan Tulisan Tangan Jelek yang Mungkin Tak Pernah Kamu Tahu

Gilang Oktaviana Putra oleh Gilang Oktaviana Putra
30 Maret 2020
A A
laporan ditulis tangan, tulisan tangan jelek penderitaan ciri arti manfaat tanda orang cerdas mojok.co

tulisan tangan jelek penderitaan ciri arti manfaat tanda orang cerdas mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan tangan jelek bagi saya adalah aib yang nggak mungkin disembunyikan. Mau nggak mau, suka nggak suka, orang lain pasti tahu kalau tulisan saya jeleknya nggak ada obat dan bisa memancing emosi pembaca. Alhamdulillah sekarang saya sudah terbebas dari kewajiban nulis pake tangan. Dadah bolpoin dan buku catatan, turut bersedih hati juga buat kalian yang masih sekolah dan tulisan tangannya jadi tambah jelek gara-gara school from home sekarang ini.

Percayalah, punya tulisan jelek itu bikin frustrasi banget, banget, banget. Lah gimana, teman-teman saya yang lain dikenal guru karena pinter atau bandelnya, cuma saya seorang yang dikenal karena tulisan tangan jelek.

Perkara ini jadi sumber diskriminasi saat sekolah. Ketika murid diharuskan saling memeriksa jawaban ujian, nggak ada yang mau meriksa punya saya! Yang lebih parah, setiap tahun di rapor pasti ada catatan “perbaiki tulisanmu!” dari guru. Ya mon maap aja nih, Pak dan Bu Guru, font tulisan saya emang udah jelek dari sananya. 

Saking frustrasinya, saya sampai nyari di Google apa kelebihan manusia yang tulisan tangannya jelek. Alhamdulillah hasilnya nggak mengecewakan: saya disebut cerdas, kreatif, dan punya otak yang bisa mikir lebih cepat daripada tangan saya. Jadi katanya, waktu nulis otak saya udah sampai z tapi tangan saya baru sampai m, makanya si tangan mencoba mengejar ketertinggalan dengan menambah kecepatan nulis yang kemudian berakibat pada kerapian tulisan. 

Ada juga yang bilang, tulisan saya nggak tiba-tiba jelek karena menulis adalah kumpulan beberapa kemampuan, seperti: kemampuan membentuk huruf-huruf, menempatkannya dalam kertas, membuat ukuran yang pas buat setiap hurufnya, mengatur jarak antarhuruf dan kata, cara megang alat tulisnya, sampai kemampuan memberikan tekanan yang tepat saat menulis. Karena tulisan saya bentuknya mirip ceker ayam plus sandi rumput, kemungkinan besar saya gagal menguasai semua kemampuan ini. 

Selain alasan tadi, bisa juga karena sejak kecil kita—yes, saya dan kamu yang tulisannya juga jelek—nggak mendapatkan pelatihan dasar-dasar menulis yang baik dan benar. Inget nggak dulu pernah belajar nulis di buku bergaris? Saya sih dulu cuma disuruh jiplak tulisan guru tapi nggak diajarin teknis menulisnya gimana. Yah mau gimana pun alasannya, tulisan saya sudah terlanjur jelek, nggak ada cara lain selain menerima kenyataan pahit ini.

Bahkan di zaman sekarang yang gurunya udah hati-hati buat marahin siswanya, jalan hidup seorang pelajar dengan tulisan jelek nggak akan pernah mulus sampai kapan pun, saya berani jamin ini. Coba jawab jujur, berapa kali teman sebangkumu marah karena nggak bisa nyontek jawabanmu? Berapa kali gurumu marah-marah karena pusing liat sandi rumput dalam buku catatanmu?

Di luar hal tersebut di atas, para penyandang status tulisan ceker ayam pasti merasa waswas dan takut saat berhadapan dengan soal esai di ulangan harian, UTS, dan UAS. Bukan takut nggak bisa jawab, tapi takut jawaban yang sudah ditulis dengan sungguh-sungguh juga penuh kejujuran dicampakkan begitu saja karena nggak bisa dibaca sama sekali oleh gurunya. Akhirnya cuma dapat nilai seadanya. Bayangkan betapa sakitnya, Lur!!! Udah belajar semaleman sekaligus bikin contekan—yang nggak berguna juga—lalu harus puas dengan nilai pas KKM. 

Baca Juga:

5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

3 Keunggulan Sekolah di Desa yang Jarang Disadari Orang

Yang paling konyol dan sering banget saya alamin dulu, yaitu: nggak bisa baca tulisan sendiri!!! Padahal setiap huruf dan kalimat saya tulis dengan penuh kesadaran dan motivasi tinggi agar bisa dibaca lagi nanti saat dibutuhkan. Pernah satu kali, seorang guru mengatakan, “Pelajaran hari ini pasti keluar waktu UTS nanti, jadi perhatikan baik-baik dan tulis setiap bagian yang penting di buku catatan!” karena rumasa saya mah gebloh, jadi apa yang blio tulis di papan pasti saya catat di buku. Selanjutnya kamu ngerti sendirilah gimana, ya kan? IYA SAYA SEDIH SOALNYA NGGAK BISA BACA TULISAN TANGAN SENDIRI!! 

Satu lagi, sebagai siswa berprestasi dan anti hura-hura, saya sering banget bolos sekolah, kadang dari rumah berangkat tapi nggak sampai ke sekolah. Biar orang rumah nggak tahu dan bisa dapet dispensasi dari guru, satu-satunya jalan keluar ya cuma bikin surat dispen sendiri. You know what? Gara-gara tulisan busuk ini saya harus merogoh kocek tiga ribu rupiah buat bayar jasa tulis surat.

Kalaupun ada keuntungan dari tulisan jelek yang saya dapatkan, mungkin cuma satu: lembar jawaban ulangan/ujian saya jadi nggak bisa dicontek sama orang lain. Saya nggak pernah merasa khawatir soal ini. Mau nyontek? Silahkan, kalau perlu copas jawaban saya semuanya! Itu pun kalau bisa dibaca tulisannya. HUAHAHAHA.

BACA JUGA Daftar Orang yang Seharusnya Dihilangkan dari Grup WA dan tulisan Gilang Oktaviana Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2020 oleh

Tags: anak sekolahderitadiskriminasipelajartulisan tangan
Gilang Oktaviana Putra

Gilang Oktaviana Putra

Penjaga toko buku daring di ige, suka ngoceh di twitter, dan pengin jadi kucing.

ArtikelTerkait

Batas Usia Masuk Kuliah Adalah Aturan Paling Nggak Masuk Akal yang Dibuat oleh Kampus!

Batas Usia Masuk Kuliah Adalah Aturan Paling Nggak Masuk Akal yang Dibuat oleh Kampus!

3 Desember 2023
Derita PNS Alias Pegawai Night Shift: Nggak Punya Teman, Pacaran Susah, Mental Lama-lama Tak Aman!

Derita PNS Alias Pegawai Night Shift: Nggak Punya Teman, Pacaran Susah, Mental Jelas Tak Aman!

24 Maret 2024
Sebagai Guru dan Seorang Ibu, Saya Nggak Setuju Masuk Sekolah Jam 5 Pagi. Ngerepotin!

Muncul Kebijakan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di NTT. Sebagai Guru Sekaligus Ibu, Saya Nggak Setuju. Ngerepotin!

1 Maret 2023
anak STM di aksi jakarta

Keterlibatan Anak STM dalam Aksi Itu Perlawanan Terhadap Penindasan!

26 September 2019
3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

3 Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Naik Kereta Api Dhoho Penataran

20 April 2023
5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

4 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

Apa itu Selat Hormuz dan Kenapa Posisinya Strategis?

9 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
THR Ludes Sebelum Hari Raya Bukan Melulu Salahmu, Hidup Memang Lagi Susah Mojok.co

THR Ludes Sebelum Hari Raya Tidak Melulu Salahmu, Hidup Memang Lagi Susah

9 Maret 2026
Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja Mojok.co

Motor Bebek Kendaraan Terbaik untuk Latihan Naik Motor, Matic Hanya Ciptakan Pengendara Manja

7 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.