Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

Moh. Rofqil Bazikh oleh Moh. Rofqil Bazikh
28 Desember 2022
A A
Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez (Pixabay.com(

Share on FacebookShare on Twitter

Tenang, saya tidak akan menuntut MU menjadi ormas sebagaimana cuitan admin @utdfocusid jika mereka gagal mendatangkan Cody Gakpo. Toh, kebiasaan mereka sering membual lebih dulu sebelum nabi Fabrizio bersabda. Inget kasus De Jong? Kurang lebih seperti itu. Terbukti kan, di tikungan terakhir Manchester Merah harus gigit jari. Idaman Erik ten Hag itu sepakat berjabat tangan dengan rival mereka. Sementara itu, Liverpool harus merogoh kantong dan mengeluarkan kisaran 37 juta pound—itu belum termasuk uang ceperan.

Ini kalau emyu di januari juga gagal dapetin Gakpo, udah jadiin ormas aja ini klub 😂 pic.twitter.com/onYErP7wvR

— United Focus Indonesia (@utdfocusid) November 25, 2022

ADVERTISEMENT

Sudah, tidak baik membahas MU lama-lama. Alangkah menarik membahas rival mereka. Seketika saya teringat Darwin Nunez yang didatangkan dengan banderol yang jauh lebih mahal. Mas-mas ganteng Uruguay yang sedang di fase buta letak gawang. Di pertandingan melawan Aston Villa kemarin, Nunez sebelas dua belas dengan Martin Braithwaite. Bahkan, saya berani bertaruh, nama terakhir ini sedikit lebih bagus dibanding Nunez. Ingat, Braithwaite adalah nomor 9 Barca di masa kegelapan, sebelum akhirnya ditendang Robert Lewandowski.

Awal-awal Nunez mendarat di Anfield dari Benfica, ada satu joke setengah lucu. “Kenapa Dariwn Nunez pilih Liverpool dibanding Manchester United? Karena dia Darwin bukan Darlose” ini cuitan @The l_RedsIndo. Setengah tahun berselang mereka mungkin cocok dengan pepatah “apa pun makannya, minumnya tetap ludah sendiri”. Nunez tidak sebanding dengan harganya ketika ia didatangkan dari Benfica. Bandingkan dengan Erling Haaland yang kini menceploskan sebanyak 18 bola ke gawang lawan.

Kenapan Darwin Nunez pilih Liverpool dibanding Manchester United? karena dia Darwin bukan Darlose.

— The Reds Indonesia (@The_RedsIndo) June 15, 2022

Saya tidak akan berdebat dengan siapa pun bahwa Nunez yang tiba-tiba cosplay menjadi kayu jati disebabkan tidak adanya gelandang yang setara Kevin De Bruyne di City. Pertanyaannya, apakah selama ini gelandang macam Thiago, Fabinho, hingga Henderson kurang dibanding De Bruyne seorang? Oh, mungkin kalian sedang merindukan Steven Gerrard. Tidak masalah. Namun, saya harus jujur, umpan-umpan manja adalah satu hal dan finishing adalah hal lain. Lihat, Lewandowski tetap bisa mengonversi kesempatan kecil untuk menjadi gol.

Eh, sepertinya terlalu jauh, padahal niat awalnya saya hendak membahas Gakpo. Anak muda yang baru unjuk gigi di pentas Piala Dunia Qatar 2022 lalu. Sudah menjadi tradisi selama 4 tahun sekali selalu ada nama-nama baru naik ke permukaan dan kemarin jatahnya Gakpo. Benar, tidak lama setelah pergelaran akbar kelar, gayung pun bersambut. Ia memang bukan satu-satunya yang didatangkan paska penampilan apiknya di Piala Dunia.

Sebelumnya, ada Keylor Navas yang bermain cemerlang dengan Kosta Rika pada 2014 dan James Rodriguez di tahun yang sama. Untuk nama yang terakhir, kita ingat tendangan volinya yang fenomenal ke gawang Uruguay. Keduanya akhirnya merapat ke Real Madrid dan berkali-kali mengangkat tropi si kuping besar, meskipun akhirnya harus angkat kaki. Bahkan, nama yang terakhir hari ini mencari peruntungannya ke Yunani. Bolehlah dua sampel tersebut dibilang sukses sebagai rekrutan setelah moncer di turnamen besar. Yang gagal? Ada!

Baca Juga:

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Di beberapa kasus juga tidak jarang rekrutan pasca turnamen besar ini gagal. Sebut saja Ochoa yang Piala Dunia kemarin masih berada di bawah mistar Meksiko. Pada 2014 dia sudah bermain moncer dan membuat Malaga kepincut dan akhirnya meminangnya. Sayang, ia malah gagal mendapat tempat sebagai kiper utama. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa merekrut pemain setelah penampilan apiknya di turnamen besar bukan sebuah jaminan.

Masuk ke inti, alangkah baiknya tidak menaruh ekspektasi tinggi pada Gakpo terlebih dahulu. Maaf, sekadar mengingatkan, akhi Kops. Penampilannya di Piala Dunia kemarin hanya empat pertandingan. Memang, ia tampil mengesankan, bahkan di tiga pertandingan fase grup mampu mencetak gol berturut-turut.

Benar, Gakpo memang moncer di PSV. Dia talenta yang layak untuk dipuji. Namun, jangan buru-buru untuk ambil kesimpulan Gakpo bakal moncer di Liverpool. Sek, dengar-dengar dua merah sedang menjadi klub terdepan lagi untuk mendapat jasa pemain muda terbaik kemarin, Enzo Fernandez.

Tetapi itu tidak penting dan jangan sampai mengalihkan fokus kita. Hanya ada satu kata: kawal Gakpo! Disertai sedikit harap cemas, semoga tidak cosplay Nunez. Cukup ia saja yang cosplay gedebok pisang dan Gakpo tidak usah ikut-ikutan.

Penulis: Moh. Rofqil Bazikh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bukan Ronaldo Atau Bale, Luka Modric Pemain Terbaik Real Madrid 3 Tahun Terakhir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2022 oleh

Tags: Cody GakpoDarwin NunezLiverpoolPiala Dunia
Moh. Rofqil Bazikh

Moh. Rofqil Bazikh

Seorang mahasiswa Magister Islamic Studies yang tengah menempuh jalan pulang menuju pemikiran yang autentik. Setelah melewati fase dialektika liberal, ia kini sampai pada kesadaran kritis untuk mendekonstruksi narasi-narasi Barat yang selama ini dianggap sebagai kebenaran mutlak

ArtikelTerkait

ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Liverpool Itu Norak? Mungkin Fans Manchester United Ada Benarnya

3 Juli 2020
liverpool timo werner mojok.co

Berkali-Kali Ditikung Chelsea, Liverpool Tetap Juara

19 Juni 2020
liverpool

Curahan Hati Seorang Pendukung Liverpool FC

7 Mei 2019
Napoli Hanya Butuh Konsistensi

Napoli Hanya Butuh Konsistensi

15 Oktober 2022
Misi Liverpool di Balik Kedatangan Luis Diaz

Misi Liverpool di Balik Kedatangan Luis Diaz

2 Februari 2022
Liverpool

Liverpool yang Arogan, Lupa Diri dan Berpotensi Jadi Leicester City Jilid 2

27 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Bergantung pada Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot

26 Juni 2026
Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis Mojok.co

Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli Lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis

23 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Beli Kopi Pakai Tumbler Memang Ramah Lingkungan, tapi Plis, Dicuci Dulu, Jangan Minta Baristanya Nyuci Tumbler Kalian!

22 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Anggaran Perpustakaan Itu Mahal, tapi Kita Tak Pernah Peduli karena Maunya Terima Jadi

22 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.