Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Dapet Free Pass ke Backstage Konser Bias Itu Bener-bener Halu, Nggak Usah Maksa!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
8 Juni 2021
A A
Dapet Free Pass ke Backstage Konser Bias Itu Bener-bener Halu terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah postingan dari suatu kanal YouTube. Kanal yang kontennya didominasi oleh video-video K-Pop itu mengajak para subscribers-nya untuk main “Would You Rather”, yaitu permainan memilih salah satu dari dua pilihan skenario atau lebih. Dari hasil membaca secara sekilas, saya sudah tahu kalau pilihan yang diberikan isinya halu semua. Tapi buat seru-seruan, saya pun memperhatikan semua opsinya. Dari kelima opsi skenario halu tersebut, ada salah satu pilihan yang menurut saya agak nggak masuk akal, yaitu dapat backstage free pass buat ketemu grup idolanya.

Oke, memang ini adalah konten halu dan kalau kata sebagian besar K-Popers, “Tetaplah halu sebelum halu itu dilarang”. Kehaluan untuk dapet akses ke backstage konser ini pun sudah umum terjadi, terutama di fan fiction. Tapi, saya jadi gatel buat menjelaskan bahwa mendapatkan free pass ke backstage konser idol Korea itu nyaris nggak mungkin terjadi. Kecuali kalian adalah anak direktur agensi, monggo disimak dulu penyebab-penyebab nihilnya peluang untuk ketemu bias di backstage berikut sebelum kalian membawa kehaluan ini ke kehidupan nyata dan berupaya mewujudkannya.

Pertama, urusan keamanan. Berbeda dari selebriti Barat, belum pernah ada idol K-Pop yang memberikan akses pada fans atau orang di luar staf untuk bisa masuk ke backstage. Ketika saya mencoba nyari di internet mengenai bebas akses ke belakang panggung konser ini, saya nggak menemukan jawaban atau bahkan pengalaman fans.

Jawaban yang saya temukan justru berasal dari seorang fans K-Pop di Quora yang bilang bahwa memberikan akses buat orang asing masuk ke belakang panggung justru bakal membahayakan idol itu sendiri. Saya setuju. Selain menjadi support system bagi idola, kadang fans itu bisa jadi orang yang paling nekat sedunia demi kesenangan pribadinya, lho. Kita nggak akan pernah bisa menduga apa yang bakal seseorang lakukan waktu mereka ada di dekat idolanya. Sasaeng fans saja sudah cukup serem, apalagi kalau idol lagi apes ketemu fans obsesif, penganut “Bias is Mine”, plus nekat di backstage. Duh.

Kedua, idol nggak ada waktu buat sekadar menyadari keberadaan kalian. Setelah lihat serial dan film dokumenter waktu BTS ngadain konser dunia, saya sadar kalau mereka nggak akan sempat melayani fans yang datang ke backstage.

Konser dunia adalah saat di mana BTS dan hampir semua idol jadi super duper sibuk. Mereka harus mengadakan rehearsal sebelum hari H konser. Sebelum naik panggung pun mereka rapat dan menghafalkan script yang sering banget harus mereka bawakan dalam bahasa asing. Mereka juga nggak jarang mendiskusikan penampilan sampai memutuskan suatu alternatif penampilan secara mendadak gara-gara mengalami krisis. Belum lagi BTS harus ganti pakaian dan touch-up dengan kilat tapi sempurna.

Mereka sibuk menciptakan kenangan paling berharga bagi ARMY yang lagi nonton konser. Nggak ada waktu buat fans yang mau nemuin di belakang panggung. Selesai manggung pun mereka langsung evaluasi dan istirahat. Nah tuh, hampir nggak ada gunanya masuk backstage, wong nggak bakal di-notice.

Ketiga, nggak ada tempat. Backstage konser sering kali jauh lebih sempit daripada yang kalian bayangkan. Ini lantaran banyak barang yang diletakkan di belakang panggung, mulai dari pakaian buat para penampil, peralatan teknis, sampai konsumsi. Ditambah lagi dengan banyaknya jumlah staf yang pasti sibuk dalam bekerjasama dan berkontribusi dalam memberikan konser yang spektakuler.

Baca Juga:

Ketika Lawson Memuaskan Nafsu dan Godaan Panas dari Idol Korea

Harapan untuk Konser Musik ke Depannya dari Seorang Fans

Jika ada fans yang masuk ke dalam backstage, mereka mau ditaruh di mana? Berdiam diri sambil bersandar pada tembok saja mungkin sudah menghalangi jalan para staf yang harus bolak-balik dan lari ke sana ke mari. Belum lagi di pergantian antar segmen yang hectic banget karena durasinya yang sangat terbatas. Misalnya saja saat VCR diputar, para idol harus cepat-cepat ganti baju. Kalau fans yang dapat akses ini ada di belakang panggung, mereka bukannya membantu malah mengganggu. Atau kalau berdiri anteng di pojokan pun bisa saja kesenggol tim perkap yang gotong-gotong perlengkapan.

Mohon maaf, ya, kalau eksplanasi dari saya menghancurkan ekspektasi kalian untuk ketemu bias secara eksklusif di belakang panggung. Daripada ngebet pengin dapat free pass ke backstage padahal nggak tersedia aksesnya, mending nabung, cari tempat, dan coba tarik perhatian bias waktu berada di venue konser. Sekadar dilirik bias atau dikasih finger heart di antara ribuan fans lainnya jauh lebih spesial daripada masuk backstage yang justru mengganggu privasi mereka, lho.

BACA JUGA Mengintip Rahasia Mulusnya Badan Idol Korea yang Tanpa Bulu dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2021 oleh

Tags: backstagebiasfansfree passGaya Hidup Terminalidol korea
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Kombo Menyebalkan Fans Rachel Vennya yang Bilang: Buna Berhak Bahagia

15 Oktober 2021
Jang Nara Main Drama Bareng Jung Yong Hwa, 'Sell Your Haunted House' Layak Masuk Daftar Drakor yang Wajib Ditonton terminal mojok

Jang Nara Main Drama Bareng Jung Yong Hwa, ‘Sell Your Haunted House’ Layak Masuk Daftar Drakor Tahun 2021 yang Wajib Ditonton

30 April 2021
Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger! terminal mojok

Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger!

14 Agustus 2021
AQUA Adalah Merek Mesin Cuci Terbaik Sohib Receh terminal mojok

AQUA Adalah Merek Mesin Cuci Terbaik Sohib Receh

7 Juli 2021
Hilangnya Fitur Story Twitter alias Fleet Merupakan Kabar yang Menggembirakan terminal mojok

Hilangnya Fleet Membuat Saya sebagai Pengguna Setia Twitter Wajib Merasa Bahagia

5 Agustus 2021

Tarix Jabrix, Geng Motor yang Patut Dicontoh Atas Dedikasinya dalam Menolong Sesama

14 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi
  • Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan
  • Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang
  • Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer
  • Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa
  • Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.