Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Daftar Orang yang Seharusnya Dihilangkan dari Grup WA

Gilang Oktaviana Putra oleh Gilang Oktaviana Putra
26 Maret 2020
A A
grup whatsapp temen nyebelin grup wa admin cara keluar hal menyebalkan mojok.co

grup whatsapp temen nyebelin grup wa admin cara keluar hal menyebalkan mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“+6280123456789 menambahkan Anda ke grup xyz.” Coba diingat lagi, berapa kali dapet notifikasi seperti itu di ponselmu? Saya yakin pasti lumayan banyak ya, mengingat grup WA memang lagi menjamur dan beragam jenisnya. Dari grup alumni sekolah, kampus, kelas, karang taruna, panitia event, sampai grup khusus ghibah yang isinya cuma tiga orang juga ada. Kalian pernah merasa risih nggak? Kalau saya pernah, tapi bukan karena jumlah grupnya, melainkan karena beberapa anggota grup yang menurut saya kelewatan dan bikin nggak nyaman. 

Grup WA memang bisa membuat penyebaran informasi jadi lebih efektif. Tinggal share link/foto/video di grup dan semua anggotanya bisa tahu apa saja informasi di dalamnya. Sayangnya, ada beberapa orang yang membagikan hal-hal yang nggak seharusnya dibagikan, wabilkhusus hoaks dan SARA serta video jumpscare dengan dalih bercanda doang. 

Yang suka nyebarin berita hoaks dan SARA nih cukup sering ditemui. Kemudahan menyebarkan informasi dan kebiasan nggak mau cek ulang informasinya bikin hal ini jadi kebiasaan buruk. Misal nemuin postingan media sosial atau artikel yang cukup meyakinkan, langsung aja di-share ke grup. 

Mereka ini yang bikin nggak nyaman, apalagi di grup keluarga. Ibaratnya, mereka mirip semut dalam secangkir kopi. Nggak terasa saat diminum, tapi keburu merusak pemandangan dan bikin males minum kopinya. Sayangnya, saya belum punya keberanian melawan mereka—kamu pasti tahu siapa yang saya maksud. Kalau kamu udah bisa melawannya, ya syukur alhamdulillah, berarti kamu lebih berani dari saya.

Selanjutnya orang-orang yang suka ngirim video jumpscare ke grup. Sumpah, demi kerang ajaib, kenapa ada orang yang selera becandanya kayak gini sih? Mereka tuh kayaknya berpikir semua orang bisa santai sama becandaan kayak gini, padahal enggak. Nyatanya ada manusia yang kalau kaget bisa sesak nafas, ada yang punya penyakit jantung. Kalau kalian yang baca ini termasuk golongan penyebar video nakut-nakutin, tolonglah sadari, ada manusia yang bener-bener penakut. Boro-boro liat penampakan hantu, lampu kamar dimatiin aja nggak berani.

Masih soal video tipuan, tapi kali ini bukan nakut-nakutin, melainkan konten bokep. Udah banyak orang yang kehilangan muka gara-gara ketipu nyetel video model ini di tempat umum. 

Di luar para jahanam tukang ngirim video, satu lagi yang bikin saya risih adalah orang-orang yang nggak tahu ada fitur pencarian di WA. Ada aja orang yang di tengah diskusi, rapat, atau ngobrol-ngobrol serius di grup WA, tahu-tahu baru muncul terus nanyain hal yang udah dibahas. Menurut saya sih ini ngeselin banget, bikin obrolan balik lagi ke awal, terus jadi lama, dan akhirnya saya lupa apa yang mau diomongin. Apa iya sih manusia jenis ini nggak tahu ada icon kaca pembesar di sisi kanan atas? Halo, itu fungsinya buat mencari kontak atau chat yang udah tenggelam ya. Silakan masukin nama kontak atau kata yang dicari, kan nanti muncul sendiri dengan highlight kuning. Misalnya nggak tahu fitur ini pun, baca dulu chatnya dari awal kenapa sih? Baca status atau thread panjang aja sanggup, yang ginian malah nggak bisa.

Makanya, saya salut banget sama admin grup-grup WA, bisa sabar dan nggak merasa jengkel dengan anggota yang nyebarin hoaks, ngirim video jumpscare, atau nggak tahu fitur pencarian di WA. Beruntung saya nggak pernah jadi admin. Kalau nggak, pasti mereka langsung saya tendang keluar semua.

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Kemdikbud, Kementerian Paling Red Flag di Penyelenggaraan Seleksi CPNS 2024

BACA JUGA Pengalaman LDR 5 Tahun Bikin Saya Percaya LDR Bisa Menyenangkan dan tulisan Gilang Oktaviana Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2020 oleh

Tags: admingrup waWhatsapp
Gilang Oktaviana Putra

Gilang Oktaviana Putra

Penjaga toko buku daring di ige, suka ngoceh di twitter, dan pengin jadi kucing.

ArtikelTerkait

Polemik Fitur Delete Message WhatsApp: Bukannya Menyelesaikan Persoalan Malah Menimbulkan Pertanyaan

Polemik Fitur Delete Message WhatsApp: Bukannya Menyelesaikan Persoalan Malah Menimbulkan Pertanyaan

25 Februari 2020
alasan orang bikin status whatsapp pakai foto lama mojok.co

3 Alasan Orang Suka Update Status WhatsApp Pake Foto Lama

20 Mei 2020
Jangan Ngambek Dulu, Inilah Alasan Orang Baca Chat tapi Nggak Mau Bales chat wa whatsapp oke sip jawaban hasto kristiyanto sekjen pdip harun masiku kasus saeful bahri suap pergantian antarwaktu anggota drp ri mojok

Jangan Ngambek Dulu, Inilah Alasan Orang Baca Chat tapi Nggak Mau Bales

13 Mei 2020
Video Call di Tengah Keramaian Adalah Bentuk Komunikasi yang Sia-sia

Video Call di Tengah Keramaian Adalah Bentuk Komunikasi yang Sia-sia

29 November 2023
wag

Dilema Admin Tunggal WhatsApp Group (WAG) yang Nggak Laku

10 Agustus 2019
Pak RT, Admin Grup WhatsApp Kampung, Mengajarkan Caranya Menghadapi Guyonan Wagu Bapak-bapak MOJOK.CO

Pak RT, Admin Grup WhatsApp Kampung, Mengajarkan Caranya Menghadapi Jokes Wagu Bapak-bapak

5 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.