Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Culture Shock Lulusan Kampus Negeri yang Lanjut Kuliah di Kampus Swasta

Titah Gusti Prasasti oleh Titah Gusti Prasasti
13 Juli 2025
A A
Culture Shock Lulusan Kampus Negeri yang Lanjut Kuliah di Kampus Swasta

Culture Shock Lulusan Kampus Negeri yang Lanjut Kuliah di Kampus Swasta (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Fast response pada keluhan mahasiswa

Hal kedua yang bikin saya culture shock di kampus swasta adalah bagaimana kampus sangat cepat dalam merespons berbagai keluhan mahasiswa. Waktu itu, proyektor di kelas saya sedikit bermasalah. Dosen segera melaporkan hal ini kepada pihak kampus. Hanya dalam hitungan menit, seorang tendik datang untuk memeriksa dan memperbaiki proyektor tersebut.

Tidak perlu waktu lama, masalah teratasi dan proyektor siap digunakan untuk proses perkuliahan. Asli, sat-set banget; nggak lama kayak kalau kita komplain ke pemerintah. Big applause pokoknya, deh!

#3 Semua berkomitmen untuk tepat waktu, beda sama kampus negeri

Saya adalah tipikal orang yang cukup tepat waktu. Namun sikap tepat waktu ini perlahan pudar saat saya berkuliah S1 di kampus negeri dulu.

Bagaimana tidak, soalnya kalau saya tepat waktu, justru saya yang akan karatan karena menunggu. Entah dimulai dari mana, tapi terlambat jadi hal yang wajar kala itu. Diskusi telat karena nunggu pembicara? Pernah. Rapat organisasi telat karena nunggu anggota? Sering.

Maka ketika berada di kampus swasta dengan budaya tepat waktunya, saya kaget dan senang. Saya merasa amat dihargai karena semua orang berusaha untuk tidak terlambat.

#4 Tidak ada dosen yang jadi gaib saat dimintai tanda tangan 

Sebagai alumni yang pesannya sering tidak terbalas hingga harus bolak-balik ngetem di depan ruang dosen demi sebuah tanda tangan, saya benar-benar terkejut saat mengetahui bahwa dosen kampus swasta justru mudah ditemui perihal ini. Saya hanya perlu menghubungi dosen, lalu menyerahkan dokumen ke kantor dosen atau staf TU jika dosen sedang ada agenda. Beneran simpel, tanpa drama nunggu di kampus seharian.

Pengambilan berkas pun mudah karena dosen biasanya akan meminta mahasiswa untuk mengambilnya setelah selesai ditandatangani. Bahkan, saya pernah punya pengalaman unik, di mana dosen justru mengantar dokumen yang sudah ditandatangani ke sekolah PPL saya karena searah. Sekali lagi, karena searah!

Gila, mimpi apa saya semalam? Seumur hidup saat kuliah di kampus negeri, nggak pernah sekali pun saya menemukan dosen yang mau repot-repot bawa dokumen mahasiswanya. Detik itu juga, saya berdoa, semoga beliau selalu dilancarkan urusannya.

Baca Juga:

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Nah, demikian beberapa culture shock yang saya alami saat berkuliah di kampus swasta. Perlu ditekankan, bahwa ini murni keterkejutan saya, ya. Tidak ada niat sedikit pun untuk menjelekkan kampus negeri manapun, khususnya tempat studi saya saat S1. Semua pasti ada plus minusnya.

Lagi pula saya yakin, setiap kampus sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk mahasiswanya. Namun saya harap beberapa poin yang saya sebutkan bisa jadi alasan untuk tidak lagi memandang kampus swasta dengan sebelah mata.

Penulis: Titah Gusti Prasasti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kenapa sih Sekolah Negeri Terobsesi dengan Kampus Negeri? Emang Kampus Swasta itu Jelek?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2025 oleh

Tags: kampus negerikampus swasta
Titah Gusti Prasasti

Titah Gusti Prasasti

Manusia yang tengah sibuk mencari kesibukan.

ArtikelTerkait

Stop Bilang Mahasiswa UNS Anak Buangan UGM, Nggak Semua Anak UNS Dulu Daftar ke Sana!

Stop Bilang Mahasiswa UNS Anak Buangan UGM, Nggak Semua Anak UNS Dulu Daftar ke Sana!

12 Oktober 2025
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
5 Kampus Swasta di Surabaya yang Mutunya Pasti Terjaga, Tak Perlu Ragu!

5 Kampus Swasta di Surabaya yang Mutunya Pasti Terjaga, Tak Perlu Ragu!

26 Juli 2025
Sekolah Hanya Bangga pada Muridnya yang Keterima di Kampus Negeri, Sisanya Remah-remah, Dianggap Saja Tidak!

Sekolah Hanya Bangga pada Muridnya yang Keterima di Kampus Negeri, Sisanya Remah-remah, Dianggap Saja Tidak!

10 Juni 2025
7 Tahun Kuliah di UNY Berakhir Jadi Tertawaan dan Beban (Unsplash)

Saya Sempat Menyesal dan Malu setelah 7 Tahun Kuliah di UNY, Berakhir Jadi Beban Keluarga dan Ditertawakan Banyak Orang

25 April 2025
Lulus S2 Nekat Jadi Dosen Swasta, Malah Nelangsa karena Gaji Seadanya dan Dipaksa Mengajar Mata Kuliah yang Bukan Bidangnya

Lulus S2 Nekat Jadi Dosen Swasta, Malah Nelangsa karena Gaji Seadanya dan Dipaksa Mengajar Mata Kuliah yang Bukan Bidangnya

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

31 Mei 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Naik Bus Rosalia Indah Kelas Super Top Double Decker Bikin Saya Betah Berlama-lama di Dalam Bus Mojok.co

Naik Bus Rosalia Indah Kelas Super Top Double Decker Bikin Saya Betah Berlama-lama di Dalam Bus

31 Mei 2026
Orang Salatiga vs Kabupaten Semarang Siapa yang Suka Bohong (Unsplash)

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.