Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Memilih Kuliah di Jurusan Seadanya yang Penting Kampus Negeri, Bisa Berujung pada Penyesalan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
22 Juni 2025
A A
Memilih Kuliah di Jurusan Seadanya yang Penting Kampus Negeri, Bisa Berujung pada Penyesalan Mojok.co

Memilih Kuliah di Jurusan Seadanya yang Penting Kampus Negeri, Bisa Berujung pada Penyesalan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Obsesi masyarakat terhadap kampus negeri sudah akut. Tidak sedikit masyarakat yang terlalu membanggakan perguruan tinggi negeri (PTN) hingga menganggap remeh perguruan tinggi swasta (PTS). Akibat obsesi yang berlebih ini, orang-orang jadi rela melakukan apapun untuk masuk ke kampus negeri. 

Mereka rela bayar berapa aja (entah “jalur depan” atau “jalur belakang”) asal bisa masuk kampus negeri. Tidak sedikit juga yang rela masuk jurusan yang tidak diinginkan atau seadanya asal bisa kuliah di PTN. 

ADVERTISEMENT

Fenomena di atas memicu pertanyaan yang selalu muncul dari tahun ke tahun: “ Mending kuliah di kampus swasta di jurusan yang kita inginkan atau kuliah di kampus negeri, tapi jurusan seadanya?” Apabila pertanyaan itu ditanyakan kepada saya, jawaban saya singkat saja. Saya memilih kuliah di jurusan yang diinginkan. 

Mengapa? Sini tak jelasin. 

Kampus negeri dan kampus swasta itu sejatinya sama saja

Kita ini hidup di 2025, bukan 1975. Kalau kita masih berada di 1975, mungkin kita masih bisa menganggap bahwa PTN itu lebih bagus, lebih prestisius. Namun, ingat, kita ini tinggal di 2025, anggapan PTN  lebih bagus dari kampus swasta adalah anggapan yang usang. 

Di zaman sekarang, sejatinya, PTN dan PTS itu sama saja. Mulai dari biaya pendidikan hingga kualitas pendidikannya. Keduanya sama-sama punya biaya semester yang mahal sekarang. Anggapan bahwa kampus swasta itu lebih mahal dari kampus negeri juga sudah usang. Keduanya sama-sama mahal, sama-sama makin mahal.

Kualitas pendidikan di PTN dan PTS juga sama, kok. Mulai dari kualitas pengajar, sistem pengajarannya, hingga fasilitas juga nggak jauh beda. Bahkan, ada beberapa kampus swasta yang punya kualitas pendidikan lebih bagus ketimbang PTN. Maksudnya, perbedaan kampus negeri dan swasta saat ini dari segi biaya dan kualitas pendidikan itu makin tipis, makin nggak kelihatan.

Selain itu, banyak yang memandang lulusan PTN dan PTS itu setara. Sudah nggak dipandang berbeda. Bukan zamannya lagi lulusan PTN lebih punya privilese. Sekarang, orang-orang sepertinya lebih tertarik dengan skil dan pengalaman daripada latar belakang kampus. 

Baca Juga:

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri karena lingkungan akademis Indonesia belum siap

Kuliah di jurusan yang nggak diinginkan itu sama saja dengan menyiksa diri

Ini yang paling penting, tapi kadang disepelekan. Kuliah di jurusan yang nggak diinginkan itu nggak enak setengah mati. Itu sama dengan menyiksa diri. 

Saya sempat dengar dari beberapa kawan yang terpaksa (mungkin juga dipaksa) kuliah di kampus negeri di jurusan yang nggak mereka inginkan. Sehari-hari mereka setengah hati datang ke kelas. Mereka juga nggak maksimal dalam proses belajarnya. Semuanya jadi terasa sia-sia.  

Itu mengapa, kalau dihadapkan pada pilihan: kuliah kampus negeri dengan jurusan yang tidak diinginkan atau kampus swasta dengan jurusan idaman, jangan sampai salah pilih. Mending menempuh studi di kampus swasta saja. Ngapain kalian buang-buang waktu 4-5 tahun untuk belajar sesuatu yang nggak kalian suka? Semua hanya demi embel-embel “kuliah di kampus negeri” atau “lulusan kampus negeri” aja? Toh, akhirnya, output-nya juga bakal sama saja. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Sekolah Hanya Bangga pada Muridnya yang Keterima di Kampus Negeri, Sisanya Remah-remah, Dianggap Saja Tidak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2025 oleh

Tags: Kampuskampus negerikampus swastaKuliahptnPTS
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi UGM, Apa Itu Dosen Praktisi Terminal Mojok

Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi UGM, Apa Itu Dosen Praktisi?

29 September 2022
agribisnis menthek kafe tengah sawah KKN wabah corona pemandangan pagi sawah mojok

KKN Tahun Ini Nggak Ada Ngapain Sedih, KKN Kan Banyak Nggak Enaknya

8 Mei 2020
universitas mahasantuy

Alasan UM Dikenal Sebagai Universitas Mahasantuy

14 April 2020
5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus terminal mojok

5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus

30 Juni 2021
pengumuman sbmptn

Buat yang Sedang Menunggu Pengumuman SBMPTN: Selamat Bergalau Ria

9 Juli 2019
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang 

30 Maret 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.