Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Cianjur Sisi Selatan Masih Bobrok dan Belum Layak Jadi Kabupaten Baru, Mending Dipikir Ulang

Maulana Ihsan oleh Maulana Ihsan
27 Mei 2025
A A
Cianjur Sisi Selatan Masih Bobrok dan Belum Layak Jadi Kabupaten Baru, Mending Dipikir Ulang Mojok.co

Cianjur Sisi Selatan Masih Bobrok dan Belum Layak Jadi Kabupaten Baru, Mending Dipikir Ulang (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kabar mengenai Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cianjur Selatan terus bergulir. Informasi terbaru, bupati Cianjur mendukung wacana pemekaran daerah yang bakal mencakup Kecamatan Campaka hingga Agrabinta. Wacana ini digadang-gadang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cianjur sisi selatan. 

Asal tahu saja, Kabupaten Cianjur sangatlah luas, mencapai lebih dari 3.000 kilometer persegi. Catatan ini menjadikan Cianjur sebagai kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa. Wilayah yang terlalu luas ini mempersulit pemerintah setempat untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Sejujurnya, wacana pemekaran Cianjur Selatan menjadi kabupaten baru adalah agenda yang baik. Hanya saja, sebagai warlok alias warga lokal, saya merasa Cianjur sisi selatan masih belum siap menjadi kabupaten baru. Saya takut rencana yang bertujuan baik ini jadi berantakan karena persiapan kurang matang. 

Masih banyak jalan rusak dan pembangunan mangkrak di Cianjur sisi selatan 

Saya memang hanya warlok Cianjur biasa, bukan ahli perencanaan ruang atau semacamnya. Dari kacamata orang biasa yang sehari-hari hidup di daerah ini, saya tahu betul Cianjur sisi selatan belum siap jadi DOB. Hal yang paling mendasar, infrastruktur, di daerah ini masih banyak kekurangan. Jalanan di wilayah ini masih bobrok, penerangan alakadarnya, sering terjadi banjir rob di banyak titik. Belum lagi ancaman bencana alam gempa bumi, banjir, dan tanah longsor yang beberapa waktu terakhir terjadi. Pokoknya banyak banget deh masalahnya. Kasihan kalau jadi daerah baru dan harus menghadapi persoalan itu sendiri. 

Tantangan lain, Cianjur sisi selatan belum punya fasilitas vital yang memadai. Misal, rumah sakit yang memadai, sinyal provider masih timbul tenggelam. Belum lagi beberapa proyek mangkrak peninggalan bupati sebelumnya juga tidak kunjung diselesaikan. Daerah ini masih punya banyak pekerjaan rumah sebelum layak jadi kabupaten baru. 

Belum mandiri secara ekonomi

Cianjur sisi selatan juga belum mandiri secara ekonomi dan perjalanan menuju ke sana masih sangat jauh. Potensi daerahnya belum dikelola dengan baik. Itu mengapa, apabila wacana DOB direalisasikan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten ini akan sangat lemah. Bukan tidak mungkin, nantinya, Cianjur Selatan malah membebani APBD Jawa Barat secara terus menerus. 

Kenapa kemandirian ekonomi jadi prasyarat dalam pembentukan kabupaten baru? Itu karena DOB membutuhkan pembiayaan operasional pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik hingga belanja modal. Kemandirian ekonomi harus bisa mendorong daerah mengembangkan sektor unggulan dan menarik investasi. Ini bisa jadi sebagai tolak ukur apakah pemekaran wilayah membawa manfaat nyata bagi masyarakat atau tidak?

Bayangkan, suatu daerah otonomi baru dengan ekonomi yang tidak relatif stabil, potensi konflik sosial akibat ketimpangan dan ketidakpuasan pada pelayanan publik dapat terjadi. Sehingga menyebabkan, pembangunan struktur sosial-politik baru susah terwujud. Hasilnya, cuma menambah sederet kabupaten termiskin dan terbelakang di data BPS aja.

Baca Juga:

Keresahan Saya Jadi Orang Cianjur, Daerah dengan SDM Terendah di Jawa Barat: Nggak Terima, sekalipun Itu Benar

3 Alasan Cipanas Layak Dinobatkan sebagai Kecamatan Paling Istimewa di Cianjur

Sumber daya manusia Cianjur belum siap

Perlu diketahui, Cianjur berada di urutan pertama dari bawah perihal indeks pembangunan manusia se-Jawa Barat. Artinya, perlu usaha ekstra keras untuk membentuk kabupaten baru. Sebab, orang Cianjur yang nantinya akan menjadi motor penggerak dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik serta pengelolaan pembangunan dan keuangan daerah. Itu mengapa kesiapan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia jadi hal yang penting. 

Bisa dibayangkan, sebuah daerah baru memerlukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan kompeten dan tentunya harus berpengetahuan lokal agar mampu menggali potensi ekonomi, sosial dan budaya malah diisi oleh orang-orang luar karena ketidaksiapan warga lokalnya untuk mengisinya.

Kesiapan warga lokal Cianjur Selatan dapat menentukan sejauh mana pada akhirnya daerah baru tersebut dapat berdiri dan tidak bergantung pada struktural pemerintah di atasnya. Dan hari ini, dengan latar belakang IPM Cianjur terendah se-Jawa Barat sudah sejauh mana kesiapan tersebut?

Di atas beberapa alasan yang membuat saya ragu akan wacana pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan. Daerah ini jauh dari kata siap untuk memiliki kabupaten baru. Itu mengapa saya menyarankan mereka yang “di atas” untuk memikirkan ulang rencana ini. 

Penulis: Maulana Ihsan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2025 oleh

Tags: cianjurCianjur selatanDOBkabupaten Cianjur
Maulana Ihsan

Maulana Ihsan

Seorang penulis 8 buku. Fokus pada isu-isu demokrasi, literasi, perkembangan politik tanah air, dan sepakbola. Aktif di beberapa organisasi, termasuk Himpunan Mahasiswa Tjiandjur dan BelajarPolitik

ArtikelTerkait

Gempa Cianjur yang Membuat Masjid Tercinta Kini Tersisa Puing-Puing (Foto milik penulis)

Kesedihan Melihat Masjid Cianjur Tercinta Kini Tersisa Puing-Puing

18 Januari 2023
Susahnya Jadi Pekerja Kreatif di Cianjur, Kerap Disepelekan Skill-nya dan Gajinya Nggak Nyampe UMR

Susahnya Jadi Pekerja Kreatif di Cianjur, Kerap Disepelekan Skill-nya dan Gajinya Nggak Nyampe UMR

21 Agustus 2023
Keresahan Saya Jadi Orang Cianjur, Daerah dengan SDM Terendah di Jawa Barat: Nggak Terima, sekalipun Itu Benar

Keresahan Saya Jadi Orang Cianjur, Daerah dengan SDM Terendah di Jawa Barat: Nggak Terima, sekalipun Itu Benar

16 Mei 2025
Cianjur Berduka: Hancur oleh Gempa, Dikubur oleh SARA dan Preman

Cianjur Berduka: Hancur oleh Gempa, Dikubur oleh SARA dan Preman

1 Desember 2022
Dear Saudaraku FPI di Cianjur, Masuk Katolik Itu Susah. Serius! (Unsplash)

Dear Saudaraku FPI di Cianjur, Masuk Katolik Itu Susah. Serius!

29 November 2022
Keunikan Stasiun Lampegan, Stasiun dengan Terowongan Kereta Api Tertua di Indonesia

Keunikan Stasiun Lampegan, Stasiun dengan Terowongan Kereta Api Tertua di Indonesia

28 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.