Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Choi Do Ha, Villain Baru Terjahanam dari Drama Korea Big Mouth

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
21 September 2022
A A
Choi Do Ha, Villain Baru Terjahanam dari Drama Korea Big Mouth Terminal Mojok

Choi Do Ha, Villain Baru Terjahanam dari Drama Korea Big Mouth (Instagram Disney+ Hotstar Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Delapan minggu bersama drama Korea Big Mouth telah berakhir. Kini nggak akan ada lagi keramaian penonton di akhir pekan yang riuh membicarakan Park Chang Ho, Go Mi Ho, Choi Do Ha, dll. di media sosial.

Selama masa penayangannya, ada banyak sekali topik yang dibahas oleh pemirsa Big Mouth untuk berpartisipasi meningkatkan popularitas drama MBC tersebut. Salah satu bahasan yang populer diperbincangkan adalah Choi Do Ha, sang wali kota Gucheon.

Di episode awal, penonton sudah menganggap Choi Do Ha sebagai karakter yang dapat dipercaya. Ini karena Park Chang Ho dan Go Mi Ho sama-sama kerap meminta pertolongan kepadanya. Tapi makin ke sini, karakter asli Do Ha semakin tampak. Dia berubah menjadi karakter yang pantas untuk dipisuhi. Bahkan aktor yang memerankannya, Kim Joo Heon, sampai membikin lapak hujat Choi Do Ha di postingan Instagramnya.

Sampai episode pamungkas pun Choi Do Ha masih belum mendapatkan ampunan dari para penonton. Para pemirsa justru puas dengan nasib akhir sang wali kota. Lantas, apa aja sih faktor yang bikin dia dibenci oleh penonton Big Mouth sekaligus membuatnya pantas naik takhta sebagai villain terjahanam di jagat drakor?

#1 Mengubah identitas

Dosa pertama yang dilakukannya adalah mengambil identitas orang lain. Nama asli suami dari Hyun Ju Hee (Ok Ja Yeon) ini adalah Cho Sung Hyun. Ketika Choi Do Ha yang asli meninggal karena tenggelam di sungai, Cho Sung Hyun lantas mengambil identitasnya. Ia melakukan ini untuk membalaskan dendam kakeknya pada Ketua Kang yang berkhianat sekaligus membunuh kakeknya.

#2 Wali kota yang nggak amanah

Choi Do Ha memang menjabat sebagai wali kota Gucheon, tapi nggak pernah ada satu pun agenda kerja maupun rapat yang dikunjunginya. Dia beneran wali kota atau bukan, sih?

Maklum sih, dia kan wali kota boneka yang memenangi pemilu berkat kelicikan serta back-up kuat dari Ketua Kang (Jeon Kuk Hwan). Tinggal acc semua proposal sebagai antek Ketua Kang sementara dirinya sibuk berenang bersama sang istri.

#3 Penyebab semua kekacauan

Choi Do Ha adalah orang yang memulai semua tragedi dalam Big Mouth. Dia yang menawarkan pekerjaan kepada Park Chang Ho (Lee Jong Suk) sebagai pengacara “pura-pura” sekaligus meminta mengusut kasus pembunuhan Profesor Seo Jae Young (Park Hoon). Tapi, dia pula yang berupaya membunuh Park Chang Ho dengan memasukkan narkoba ke kopinya. Kalau mereka nggak pernah bertemu, tentu saja hidup Park Chang Ho nggak akan sebegitu tragis dan dramatisnya.

Baca Juga:

5 Karakter Drama Korea dengan Positive Vibes dan Layak Dapat Julukan Si Pembawa Kebahagiaan

Detail dalam Dorama Jepang yang Bikin Penonton Drama Korea Kaget

#4 Pencuri harta

Alasan Gong Ji Hoon (Yang Kyung Won) ikut terlibat dalam perburuan Big Mouse karena harta yang ia miliki hilang gara-gara organisasi tersebut. Gong Ji Hoon yang pengin uangnya kembali lantas menyandera Park Chang Ho. Tersudut karena suntikan serum kejujuran, Park Chang Ho berbohong bahwa harta Ji Hoon ia sembunyikan di Gunung Gudal.

Saat sampai ke sana dan menggali bersama para sobat setianya, Ji Hoon hanya berhasil menemukan satu bongkah emas. Hartanya yang lain sudah diambil orang. Tebak siapa pelakunya. Dia adalah Choi Do Ha.

#5 Psikopat yang haus darah

Cara yang menurut Choi Do Ha paling jitu untuk menyelesaikan masalah adalah dengan menyingkirkan orang yang menghalangi rencananya. Dia nggak segan untuk membunuh siapa pun dalam drama Big Mouth yang bikin gara-gara dengannya. Terhitung ada banyak sekali korban keberingasannya. Do Ha adalah otak pembunuhan Prof. Seo, Ketua Kang, dan No Park (Yang Hyung Wook), sang Big Mouse. Dia juga turut serta dalam penghilangan jasad Jang Hye Jin (Hong Ji Hee).

Park Chang Ho pun sempat beberapa kali dijadikan target, seperti saat dirinya mengalami kecelakaan mobil serta hampir mati ditembak Park Yoon Gab (Jung Jae Sung) dan Gan Soo Chul (Kim Dong Won), si kepala sipir penjara yang baru. Tapi berkat takdir hidupnya yang sial tapi berumur panjang, nyawa Park Chang Ho nggak pernah jatuh di tangan Choi Do Ha.

#6 Pengkhianat

Ketika Park Chang Ho masih beradaptasi dan menyusun strategi untuk bisa mendapatkan kehidupan normalnya kembali, Choi Do Ha adalah sosok yang ia percaya. Park Chang Ho juga memberi tahu istrinya, Go Mi Ho (Im Yoon A), untuk pergi menemui Choi Do Ha jika ada masalah. Namun Choi Do Ha yang lebih dulu mengkhianati keduanya. Ia membuat kesepakatan dengan Jang Hye Jin tanpa memberi tahu keduanya dan nggak mengangkat telepon SOS dari Park Chang Ho. Dia juga orang yang menyuruh Gan Soo Chul untuk membuat keributan di lapas agar bisa menghabisi Park Chang Ho tanpa kecurigaan.

#7 Drama King

Pada pemakaman Ketua Kang, Choi Do Ha tampak sangat sedih hingga menangis sesenggukan di depan istri dan para pelayat. Aduh, air matanya nggak berhenti mengalir. Dia aktingnya keren banget sampai nggak ada yang mengira bahwa dialah pembunuh Ketua Kang yang sesungguhnya.

#8 Berkomplot demi memenangkan pemilu

Di episode ke-15 Big Mouth, Choi Do Ha berkomplot dengan produser acara debat agar ia bisa mendapatkan daftar nama panel perwakilan warga sekaligus memasukkan kaki tangannya ke kelompok tersebut. Dengan kuasa sang produser pula Park Chang Ho berkali-kali kehilangan haknya untuk berdebat dan memberikan pertanyaan pada sesama kandidat wali kota. Gong Ji Hoon menyebut bahwa pada pemilu sebelumnya Do Ha juga melakukan kelicikan yang serupa.

Kejahatan-kejahatan Choi Do Ha yang nggak ada habisnya itu pantas membuatnya naik takhta sebagai villain paling jahanam di seluruh jagat drakor. Sepertinya Joo Dan Tae (Uhm Ki Joon) dari The Penthouse harus menyerahkan mahkotanya pada Choi Do Ha.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Eksekusi Buruk Ending Drama Korea Big Mouth: Kebanyakan Masalah, Nggak Ada Penyelesaian.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2022 oleh

Tags: big mouseBig Mouthchoi do hakaraktervillain
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Gin Detective Conan: Villain Terbaik yang Nggak Jualan Kisah Menye-menye

Gin Detective Conan: Villain Terbaik yang Nggak Jualan Kisah Menye-menye

15 Juli 2022
5 Karakter yang Hampir Selalu Ada di Tiap Judul Drama Korea Terminal Mojok

5 Karakter yang Hampir Selalu Ada di Tiap Judul Drama Korea

21 Juli 2022
Big Mouth Drakor Gelap yang Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

Big Mouth: Drakor Gelap yang Sayang untuk Dilewatkan

3 Agustus 2022
Eksekusi Buruk Ending Drama Korea Big Mouth Kebanyakan Masalah tapi Nggak Ada Penyelesaian Terminal Mojok

Eksekusi Buruk Ending Drama Korea Big Mouth: Kebanyakan Masalah, Nggak Ada Penyelesaian

18 September 2022
antagonis villain protagonis hero mojok

Panduan Membedakan Protagonis dan Antagonis biar Nggak Ngadi-ngadi

12 April 2021
randall

Unpopular Opinion About Joker: Randall dan Perannya yang Dilupakan

11 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Aktif Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal Mojok.co

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

11 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM
  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.