Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Cepmek, Model Rambut yang Nggak Disukai oleh Emak-emak di Rumah

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
3 Januari 2023
A A
Cepmek, Model Rambut yang Nggak Disukai oleh Emak Kita Terminal Mojok

Cepmek, Model Rambut yang Nggak Disukai oleh Emak-emak di Rumah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, model rambut cepmek atau yang dikenal juga dengan sebutan cepak mekar sempat viral di media sosial. Sejujurnya, sebagai laki-laki, saya nggak tahu banyak soal model rambut karena tiap kali cukur rambut, saya cuma minta tukang cukur langganan untuk merapikannya saja tanpa minta dibentuk macam-macam. Saya sendiri baru tahu ada model rambut cepmek setelah menonton live dari salah seorang influencer yang membahas potongan rambut tersebut.

Istilah cepmek pertama kali muncul di TikTok, lebih tepatnya dari seorang TikTokers bernama Alif yang disebut-sebut sebagai Dilan kw. Saya pribadi mengartikan cepmek ini sebagai potongan rambut cepak, namun ada bagian rambut yang dibiarkan panjang alias nggak dipotong sama sekali.

Perkara model rambut memang selera masing-masing, namun untuk tren satu ini, saya nggak akan mengikutinya. Saya merasa bentuk kepala dan rambut saya sekarang ini sama sekali nggak cocok jika dibentuk cepmek. Namun bukan cuma karena nggak cocok, emak saya di rumah pun pasti nggak setuju kalau saya potong rambut model cepmek. Percaya deh sama saya, emak-emak kalian di rumah pasti juga nggak setuju seperti emak saya. Kenapa gitu, ya?

Cepmek bukan model rambut terbaik versi emak-emak

Dari sekian banyak bentuk dan model rambut yang bisa dibentuk oleh tukang cukur, cepmek kemungkinan besar memang nggak akan disukai oleh emak-emak kita. Coba deh kalian cukur cepmek di tukang cukur terdekat, lalu pulang ke rumah. Kemungkinan besar bakal terjadi percakapan seperti ini:

“Udah cukurnya?”

“Udah, Mak.”

“Hah? Apanya yang dipotong? Itu rambut masih panjang gitu. Cukur semua sampai tipis!”

Percaya atau nggak, model rambut terbaik versi emak-emak biasanya gundul atau potongan rambut pendek yang benar-benar pendek. Kalau rambut kita masih tersisa 2,5 cm sih biasanya emak-emak masih belum puas.

Baca Juga:

4 Model Rambut yang Cocok untuk Upin Ipin Versi SD

Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur

Bagi emak-emak, rambut pendek adalah standar tertinggi dan terbaik bagi seorang anak laki-laki. Sebab, rambut pendek dianggap sebagai lambang kerapian dan kebersihan rambut, serta dinilai lebih enak dilihat. Nggak cuma kepada anak laki-lakinya, kalau rambut anak perempuannya juga sudah panjang terurai pasti disuruh potong.

Memang sih nggak semua emak-emak perfeksionis soal model rambut, tapi sebagian besar pasti sangat memperhatikan model rambut anak-anaknya. Hal ini bertolak belakang dengan potongan cepmek yang mana nggak semua bagian rambut dipotong pendek. Makanya emak-emak beranggapan jika masih ada bagian rambut yang belum terpotong, berarti belum rapi.

Jangankan cepmek, potongan mohawk saja yang sebetulnya memotong banyak rambut meski nggak seluruhnya masih terlihat kurang rapi menurut emak saya. Lha, apalagi kalau saya mengikuti gaya rambut Alif cepmek, bisa-bisa emak saya merasa kecewa.

“Gimana, dong, aku pengin cobain potongan cepmek.”

Yah, kalau itu sih saya serahkan pada kalian saja. Toh kalian yang punya rambut dan kalian juga yang tahu potongan apa yang paling baik untuk rambut kalian. Kalau kalian masih sekolah, saya nggak merekomendasikan potongan cepmek ini karena kemungkinan besar kalian bakal tetap kena razia rambut di sekolah. Tapi, kalau kalian sudah kuliah atau sudah kerja, terserah saja mau potong model satu ini. Siap-siap mental saja kalau pas ketemu emak kalian terus blio protes karena menganggap rambut kalian berubah jadi aneh!

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Memangnya Katalog Model Rambut di Tukang Cukur Itu Ada Gunanya?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2023 oleh

Tags: cepmekcukur rambutcukur rambut priagaya rambutModel Rambuttukang cukur rambut
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

Lika-liku Pemilik Rambut Keriting: Diejek di Kampung Halaman Sendiri, Diapresiasi di Tempat Lain

Lika-liku Pemilik Rambut Keriting: Diejek di Kampung Halaman Sendiri, Diapresiasi di Tempat Lain

29 Maret 2023
3 Kesamaan Garut dan Madura Selain Dikenal sebagai Penghasil Tukang Cukur terminal mojok.co

Merayakan Satu Dekade Romantisme Saya dengan Pangkas Rambut Bang Salim

13 Maret 2020
model rambut pangkas rambut mojok

Tips bagi para Lelaki agar Memiliki Model Rambut yang Cocok Saat Pangkas Rambut

8 September 2020
Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur Mojok

Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur

7 April 2024
7 Alasan untuk Meninggalkan Medsos Lain dan Beralih ke TikTok terminal mojok.co

Kemunculan (Kembali) Mas-mas Rambut Emo: Uraian dalam Kacamata Teori Konspirasi

10 Mei 2020
Pangkas Rambut Madura: Tetap Eksis Meski Digempur Barbershop Kekinian

Pangkas Rambut Madura: Tetap Eksis Meski Digempur Barbershop Kekinian

30 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

11 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Mengenal Ampo, Camilan Khas Tuban yang Terbuat dari Tanah Liat Mojok.co

Ampo, Makanan Khas Tuban Nggak Akan Pernah Saya Coba

10 Maret 2026
7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir (Pexels) tiktok

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

12 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup
  • Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK
  • Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa
  • Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna
  • Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas
  • Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.