Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Ceker Adalah Pasangan Pas untuk Semangkuk Mi Ayam

Iqbal AR oleh Iqbal AR
1 Februari 2022
A A
Ceker Adalah Pasangan Pas untuk Semangkuk Mi Ayam terminal mojok.co

Ceker Adalah Pasangan Pas untuk Semangkuk Mi Ayam (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam dunia kuliner Indonesia, mi ayam dikenal sebagai makanan yang sangat fleksibel. Mi ayam dapat dinikmati di mana saja, dan dalam kondisi apa saja. Pun dengan berbagai macam tipe mi ayam, yang keseluruhannya nyaris tanpa cela. Mau itu mi ayam Solo, mi ayam Bangka, atau mi ayam-mi ayam lainnya.

Selain itu, item pendamping mi ayam juga enak-enak. Mau pakai pangsit goreng atau rebus, suwiran atau potongan ayam, semuanya cocok dan tentu saja mempunyai kenikmatannya masing-masing.

Nah, bicara soal item pendamping atau topping mi ayam, ada satu topping yang bisa dibilang sangat cocok, atau paling cocok dengan mi ayam. Topping tersebut adalah ceker.

Dalam khazanah mi ayam, popularitas ceker bisa dibilang berada di tengah-tengah, kadang ada, kadang juga tidak ada. Lebih tepatnya, tidak semua kedai mi ayam menyediakan menu mi ayam dengan topping ceker. Maklum, posisi ceker sebagai topping mi ayam tidak sepopuler suwiran ayam atau potongan ayam yang kecil-kecil.

Di luar sana pula, banyak orang yang mungkin tidak suka dengan ceker. Entah karena tidak cocok dengan perpaduan mi ayam dan topping ini, atau malah jijik dengan topping itu sendiri. Sebuah sikap yang wajar, sebab ceker juga sebuah makanan yang belum dianggap lumrah oleh semua orang. Kalau yang suka ya suka banget, yang tidak suka ya tidak suka banget. Namun, sungguhlah merugi orang-orang yang tidak suka dengannya, sebab kenikmatan yang didapatkan dari semangkuk mi ayam dengan topping ceker bisa dibilang melampaui mi ayam dengan topping-topping lainnya.

Saya akan jelaskan alasan mengapa ceker adalah pasangan yang pas untuk mi ayam. Alasan ini agak subjektif, memang, tapi cukup masuk akal, kok.

Pertama, adanya ceker ini bisa memperkaya tekstur dalam semangkuk mi ayam. Kita semua tahu bahwa tekstur mi ayam itu cenderung lembut, bahkan tipe mi karet sekali pun masih dalam taraf lembut. Kalau pakai topping ayam yang biasa, yang mana juga masih bertekstur lembut, jelas tidak ada variasinya. Gitu-gitu aja, lah.

Dengan adanya ceker, kekayaan tekstur dalam semangkuk mi ayam akan lebih variatif. Perpaduannya pun menjadi satu perpaduan yang paripurna, serta menyenangkan untuk dinikmati. Kelembutan mi ayam, ditambah dengan kenyal dan keras, yang cenderung crunchy dari tekstur ceker (kalau kita makan dengan tulang-tulang jarinya), tentu saja akan menambah kenikmatannya. Apalagi kalau ia sudah dibumbui dengan bumbu yang pekat dan meresap (biasanya bumbu manis). Sudah pasti, ini akan menambah cita rasa serta kenikmatan dalam semangkuk mi ayam.

Baca Juga:

4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta

Panduan Menikmati Mie Ayam dengan Saos Menurut Anak Pedagang. Beda Jenis, Beda Saosnya

Kedua, jangankan dipadukan dengan mi ayam, memakan ceker itu sendiri saja juga enak. Lupakan dulu soal selera, soal suka atau tidak suka, sebab itu akan mematikan pembahasan soal ceker. Sensasi “ngerokoti” ceker (kalau kata orang Jawa), mulai dari lengan, jari-jarinya, sampai telapak cekernya itu sungguh tiada duanya. Apalagi kalau jumlah topping ini dalam seporsi mi ayam tersebut lebih dari satu, tentu saja nikmatnya akan berlebih.

Beberapa kedai mi ayam yang punya menu ini biasanya memberikan opsi untuk menambah toppingnya. Tentu saja ini bisa jadi pilihan yang tepat. Pasalnya, kalau makan semangkuk mi ayam hanya dengan satu, dua, atau tiga ceker itu agak kurang.

Makanya, mereka menyediakan pilihan ekstra ceker, dan kita bisa minta tambah lagi, dua, atau tiga potong lagi. Bayangkan beberapa potongnya itu dipadukan dengan semangkuk mi ayam yang sudah kita tahu sendiri kenikmatannya, pasti akan menjadi pengalaman makan mi ayam yang “mencerahkan.” Gurih, manis, berpadu jadi satu. Ah, nikmat sekali.

Itulah bagaimana peran topping ini dalam semangkuk mi ayam. Tentu saja ini bukan tanpa alasan. Sebab, mi ayam dengan topping ayam suwir atau potongan ayam kecil-kecil itu jujur agak membosankan. Adanya topping ini tentu saja bisa menambah variasi dalam dunia mi ayam. Sepakat tidak sepakat, ceker ini adalah pasangan yang pas untuk mi ayam.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2022 oleh

Tags: cekermi ayamsuwiran ayam
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Bakso Memang Enak, tapi Mi Ayam Lebih Sempurna terminal mojok

Bakso Memang Enak, tapi Mi Ayam Lebih Sempurna

29 Maret 2021
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

10 Makanan Legendaris Kota Wonogiri selain Mi Ayam

22 November 2022
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain

18 Januari 2024
Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain terminal mojok.co

Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain

29 September 2020
4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget terminal mojok.co

4 Mi Ayam Kota Depok yang Enak Banget

16 November 2021
Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu terminal mojok

Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu

7 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.